Analisis Pengaruh Informasi Terhadap Laporan Tahunan

Skripsi Ekonomi~ Pengaruh Informasi Keuangan Dan Non Keuangan Terhadap Tingkat Kelengkapan Pengungkapan Sukarela Dalam Laporan Tahunan Perusahaan (Studi Empiris terhadap Perusahaan Property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2005-2007)

akuntansi (1)

Latar Belakang Skripsi

Besarnya biaya dan manfaat pengungkapan informasi tertentu berbeda antara perusahaan satu dengan perusahaan yang lain. Biaya langsung pengungkapan informasi bagi perusahaan yang besar akan lebih rendah karena terdapatnya unsur biaya tetap. Kerugian persaingan yang diakibatkan oleh pengungkapan informasi mengenai riset dan pengembangan lebih besar untuk perusahaan yang bergerak dalam industri obat dibanding dengan industri lain.

Oleh karena itu,  trade off biaya dan manfaat pengungkapan informasi secara sukarela kemungkinan dipengaruhi oleh karakteristik-karakteristik tertentu. Penelitian tentang kelengkapan pengungkapan dalam laporan tahunan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya merupakan hal yang penting dilakukan. Dimana akan memberikan gambaran tentang sifat perbedaan kelengkapan pengungkapan antar perusahaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta dapat memberikan petunjuk tentang kondisi perusahaan pada suatu masa pelaporan. Dalam pencapaian efisiensi dan sebagai sarana akuntabilitas publik, pengungkapan laporan menjadi faktor yang signifikan.  Pengungkapan laporan keuangan dapat dilakukan dalam bentuk penjelasan mengenai kebijakan akuntansi yang ditempuh, kontinjensi, metode persediaan, dan jumlah saham yang beredar dan ukuran alternatif, misalnya pos-pos yang dicatat dalam historical cost.

Perumusan Masalah

1.  Apakah informasi keuangan (likuiditas, leverage, profitabilitas, ukuran perusahaan) berpengaruh terhadap tingkat kelengkapan pengungkapan sukarela laporan tahunan perusahaan property yang terdaftar di BEI?

2.  Apakah informasi non keuangan (kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional) berpengaruh terhadap tingkat kelengkapan pengungkapan sukarela laporan tahunan perusahaan property yang terdaftar di BEI

Tujuan Penelitian 

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh informasi keuangan dan non keuangan terhadap tingkat kelengkapan pengungkapan sukarela laporan tahunan perusahaan property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2005-2007. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perusahaan property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.  Sampel diambil dengan metode purposive sampling.

Kesimpulan 

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh informasi keuangan dan non keuangan terhadap tingkat kelengkapan pengungkapan sukarela laporan tahunan perusahaan property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2005-2007. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua persamaan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 15  For Windows. Dari hasil analisis data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa :

1.  Likuiditas tidak berpengaruh signifikan  terhadap tingkat pengungkapan sukarela pada tingkat signifikansi 5%. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi sebesar 0.490.

2.  leverage  berpengaruh signifikna terhadap tingkat pengungkapan sukarela. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0.004.

3.  Profitabilitas berpengaruh signifikan  terhadap tingkat pengungkapan sukarela. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0.017.

4.  Ukuran perusahaan  berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan sukarela. Hal ini dapat dibuktikan  dengan nilai signifikansi sebesar 0.004.

5.  kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan sukarela. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi sebesar 0.580.

6.  kepemilikan institusional  tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan sukarela. Hal  ini dapat dibuktikan  dengan nilai signifikansi sebesar 0.294.

Pengaruh Konservatisme Akuntansi Perusahaan

Skripsi EkonomiPengaruh Konservatisme Akuntansi, Asset Growth Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas  Masa Depan Perusahaan

akuntansi (1)

Latar Belakang Skripsi

Fitzsimmons et al.(2005) tingkat pertumbuhan aset merupakan sinyal yang baik yang menunjukkan potensi peningkatan profitabilitas perusahaan. Keputusan investasi yang dilakukan oleh perusahaan diharapkan memberikan dampak positif bagi perusahaan yaitu meningkatnya laba dimasa depan. Apabila keputusan investasi yang dilakukan manajer tepat, maka aliran kas masa depan perusahaan juga tinggi karena  return atas investasi tersebut. Sehingga apabila tingkat pertumbuhan aktiva perusahaan tinggi, investor akan merespon hal tersebut dengan memberikan nilai yang tinggi kepada perusahaan karena berarti akan akan potensi keuntungan dimasa depan yang tinggi pula. Semakin tinggi tingkat pertumbuhan aset semakin tinggi pula laba yang dihasilkan yang berarti semakin tinggi juga profitabilitas perusahaan.  Fairfield  et al.(2002) menyatakan bahwa pertumbuhan perusahaan dapat berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan dimasa depan.

Komponen laba perusahaan berupa akrual dan arus kas dapat digunakan untuk menilai prospek kinerja perusahaan dimasa depan.  Pertumbuhan perusahaan akan dipengaruhi oleh aktiva yang dimiliki oleh perusahaan. Perusahaan yang memiliki aktiva yang besar memiliki banyak dana yang digunakan untuk melakukan investasi baru.  Investasi yang dilakukan perusahaan diharapkan akan dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan dimasa depan. Hal inilah yang  mendasari pemikiran  bahwa ukuran perusahaan akan berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan dimasa depan.

Perumusan Masalah

1.  Apakah konservatisme berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas masa depan perusahaan?

2.  Apakah tingkat pertumbuhan perusahaan berpengaruh terhadap profitabilitas masa depan perusahaan?

3.  Apakah  ukuran perusahaan berpengaruh terhadap profitabilitas masa depan perusahaan?

Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konservatisme akuntansi, asset growth dan  ukuran perusahaan terhadap  profitabilitas masa depan perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2006-2008.  Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indoensia.

Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh  konservatisme akuntansi,  asset growth dan  ukuran perusahaan terhadap  profitabilitas masa depan perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2006-2008. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa :

1.  Konservatisme akuntansi berpengaruh terhadap  profitabilitas masa depan perusahaan.  Akrual sebagai proksi konservatisme berpengaruh negatif terhadap profitabilitas masa depan. Perusahaan dengan akrual negatif akan memiliki profitabilitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan perusahaan dengan akrual positif. Hal tersebut berarti perusahaan yang menerapkan akuntansi konservatif akan memiliki profitabilitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan perusahaan yang tidak konservatif. Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian Ahmed dan Duellman (2007).

2.  Asset growth tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas masa depan perusahaan. Hasil penelitian ini  tidak mendukung hasil penelitian Fairfield et al. (2002).

3.  Ukuran perusahaan  berpengaruh terhadap profitabilitas masa depan perusahaan. Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian Fitzsimmons et al. (2005).