Analisis Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap OWGS

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu Di Kabupaten Karanganyar  (Tahun 1992 – 2006)

grojogan sewu Analisis Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap OWGS Analisis Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap OWGS grojogan sewu

Latar Belakang Skripsi 

Faktor keuangan merupakan faktor yang esensial dalam mengukur tingkat kemampuan daerah dalam melaksanakan otonominya. Keadaan keuangan daerahlah yang menentukan bentuk dan ragam kegiatan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Sumber pendapadatan daerah menurut Undang-undang No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, terdiri dari (1) Pendapatan Asli Daerah yaitu hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan; (2) Dana Perimbangan; (3) Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah.  Dari sejumlah pendapatan daerah tersebut di atas, upaya penghimpunan yang paling diutamakan adalah pada Pendapatan Asli Daerah(PAD), mengingat PAD adalah sumber yang sering dijadikan ukuran sebagai kemampuan daerah dalam menyelenggarakan otonomi daerah dan salah satu sumber PAD yang dihimpun setelah pajak daerah.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijabarkan, maka rumusan masalahnya adalah :

  1. Bagaimana  pengaruh Tiket Masuk  OWGS (Obyek Wisata Grojogan Sewu), Tiket Masuk Wisata Pengganti, Tarif Hotel Sekitar  OWGS, Pendapatan Perkapita  Jawa Tengah, dan Jumlah Penduduk  Jawa Tengah terhadap Permintaan Wisatawan Dalam Negeri terhadap OWGS ?
  2. Bagaimana sifat Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap OWGS?

 Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dengan permasalahan dan tujuan dalam penelitian ini, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

  1. Variabel Tiket Masuk Obyek Wisata Grojogan Sewu berpengaruh negatif terhadap variabel Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu, dan  permintaannya  bersifat  elastis, artinya  Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu tergantung pada Tiket Masuk Obyek Wisata  Grojogan Sewu.
  2. Variabel  Tiket Masuk  Obyek Wisata Pengganti berpengaruh  positif terhadap variabel Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu dan  permintaannya  bersifat  elastis, artinya  Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu tergantung pada Tiket Masuk Obyek Wisata Pengganti.
  3. Variabel Tarif Hotel Sekitar Obyek Wisata Grojogan Sewu berpengaruh negatif  terhadap variabel Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu dan bersifat  elastis, artinya Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu tergantung pada Tarif Hotel Sekitar Obyek Wisata Grojogan Sewu, tetapi pengaruhnya lebih kecil dibandingkan dengan pengaruh Tiket Masuk OWGS.
  4. Variabel Pendapatan Perkapita Jawa Tengah berpengaruh positif  terhadap variabel Permintaan Wisatawan  Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu dan  permintaannya  bersifat inelastis, artinya Permintaan Wisatawan Dalam Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu  sangat tergantung pada  Pendapatan Perkapita Jawa Tengah, pengaruhnya masih lebih besar bila dibandingkan dengan pengaruh Tiket Masuk OWGS.
  5. Variabel  Jumlah Penduduk Jawa Tengah berpengaruh positif  terhadap variabel Permintaan Wisatawan  Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu dan  permintaannya  bersifat  elastis, artinya Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu  tergantung pada Jumlah Penduduk Jawa Tengah.