Mengenal Metode Penelitian Kualitatif Sebagai Acuan Penulisan Skripsi Kualitatif

Mengenal Metode Penelitian Kualitatif Sebagai Acuan Penulisan Skripsi Kualitatif Mengenal Metode Penelitian Kualitatif Sebagai Acuan Penulisan Skripsi Kualitatif tesisDalam penyusunan skripsi, salah satu jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan proses pencarian data guna memahami masalah sosial yang didtesisasari pada penelitian yang menyeluruh, dibentuk oleh kata-kata, dan diperoleh dari situasi yang alamiah.

Jenis penelitian ini berkebalikan dengan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan angka-angka dalam penelitiannya. Demikian pula jika anda akan menyusun skripsi, anda harus mengetahu apakah anda akan menyusun skripsi kualitatif atau kuantitatif. Hal ini tergantung pada jenis objek yang akan gunakan dalam penelitian untuk skripsi anda.

Pada umumnya, skripsi kualitatif bertujuan untuk menggali informasi secara lebih mendalam, menjawab pertanyaan mengapa, memungkinkan untuk mendapatkan hal-hal yang tersirat, mendapatkan suatu hipotesa, dan sebagainya. Sedangkan jenis-jenis penelitian kualitatif yang dapat digunakan untuk menyusun skripsi anda adalah biografi, fenomenologi, Grounded theory, etnografi, dan studi kasus.

Penelitian biografi merupakan studi tentang individu beserta pengalamannya yang dituliskan kembali dengan cara mengumpulkan dokumen dan arsip-arsip yang ada. Penelitian fenomenologi adalah suatu penelitian yang mencoba mengungkap atau menjelaskan makna konsep atau fenomena tentang pengalaman yang didasari oleh kesadaran yang terjadi pada beberapa individu.

Penelitian kualitatif berikutnya disebut Grounded theory. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan atau menemukan suatu teori yang ada hubungannya dengan situasi tertentu, di mana individu dapat saling berhubungan, bertindak, atau terlibat dalam suatu proses sebagai respon terhadap suatu peristiwa. Ada juga penelitian etnografi yang merupakan uraian dan penafsiran suatu budaya atau sistem kelompok sosial. Penelitian yang terakhir adalah studi kasus, yakni studi yang mengeksplorasi suatu masalah dengan batasan terperinci, memiliki pengambilan data yang mendalam, dan juga menyertakan berbagai sumber informasi.

Dalam menyusun skripsi kualitatif, ada empat metode pengumpulan data yang dapat anda terapkan yaitu:

  • wawancara,
  • observasi,
  • dokumen, dan
  • Focus Group Discussion.

Wawancara merupakan metode penelitian yang digunakan untuk pembuktian terhadap informasi atau keterangan yang diperoleh sebelumnya. Saat wawancara, sangat disarankan untuk memulainya dengan pertanyaan yang mudah, dan anda harus menghindari pertanyaan multiple.

Metode yang kedua adalah observasi, yakni melalukan pengamatan terhadap suatu objek, tempat, pelaku, kegiatan, kejadian atau peristiwa, dan waktu. Jika anda menggunakan dokumen, data yang akan anda analisis berupa surat-surat, cinderamata, catatan harian, laporan, foto, dan sebagainya.

Metode yang terakhir adalah Focus Group Discussion, ini adalah teknik pengumpulan data yang sangat umum digunakan untuk skripsi kualitatif dengan tujuan untuk menemukan makna dari sebuah tema berdasarkan pemahaman dari sebuah kelompok.

Incoming search terms:

Tips Mudah Dalam Menyusun Skripsi Pendidikan

Tips Mudah Dalam Menyusun Skripsi Pendidikan Tips Mudah Dalam Menyusun Skripsi Pendidikan tesisSkripsi Pendidtesisikan – Skripsi merupakan syarat mutlak kelulusan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan Strata Satu (S1) di perguruan tinggi. Apapun jurusan yang diambil, setiap mahasiswa wajib menyusun skripsi untuk memenuhi SKS (Sistem Kredit Semester). Skripsi sendiri memiliki enam Sistem Kredit Semester. Skripsi juga dianggap sebagai titik puncak perjuangan mahasiswa dalam menyelesaikan kuliahnya. Ada banyak pelajaran yang akan diambil dari penyusunan skripsi seperti tidak mudah putus asa, kesabaran, ketekunan, dan lain-lain, yang nantinya akan sangat diperlukan untuk mengahadapi dunia kerja.

Bagi anda yang mengambil jurusan di bidang pendidikan seperti pendidikan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan sebagainya, tentunya ada langkah-langkah atau metode yang sedikit berbeda dari jurusan yang bukan pendidikan. Hal ini dikarenakan jurusan pendidikan lebih difokuskan pada sistem pengajaran. Biasanya mahasiswa jurusan pendidikan melakukan penelitian di sekolah-sekolah. Misalnya, ada skripsi yang membahas faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru dalam mengajar, tentang sistem pendidikan di sekolah tertentu, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, dasar-dasar menulis skripsi pendidikan sebenarnya hampir sama dengan penulisan skripsi pada umumnya. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh mahasiswa adalah mengajukan judul skripsi kepada dosen pmbimbing. Setelah judul skripsi sudah disetujui.

Langkah kedua adalah mengajukan proposal skripsi, yang kemudian dilanjutkan dengan seminar proposal skipsi. Dalam seminar proposal skripsi ini, mahasiswa menjelaskan garis besar penelitian atau materi yang akan disusun menjadi sebuah skripsi kepada dosen.

Langkah ketiga adalah melakukan penelitian. Selama penelitian, mahasiswa harus mencatat data-data penting yang nantinya akan dianalisa, diolah, dan diambil kesimpulannya. Setelah skripsi selesai disusun, kemudian skripsi tersebut diuji oleh dosen pembimbing dan dosen penguji dalam sebuah sidang skripsi. Dalam sidang skripsi tersebut, mahasiswa akan diberi pertanyaan tentang penelitiannya. Kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan setiap detail dari skripsi dan mempertahankan argumennya merupakan faktor yang penting untuk menentukan lulus tidaknya skripsi tersebut.

Skripsi pendidikan atau skripsi yang lain memerlukan kecermatan dalam menyusun skripsi. Hal ini karena isi dari sebuah skripsi harus bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Oleh karena itu, mahasiswa hendaknya sering berkonsltasi dengan dosen pembimbing untuk menghindari kesalahan yang fatal saat sidang skripsi. Bisa jadi kesalahan tersebut membuat mahasiswa tidak lulus ujian skripsi sehingga harus mengulang lagi pada semester berikutnya. Oleh karena itu, akan lebih baik apabila mahasiswa yang akan membuat skripsi benar-benar fokus pada penelitiannya dan mengolah datanya dengan benar.

Cara menyelesaikan Skripsi secara Instan

Cara menyelesaikan Skripsi secara Instan Cara menyelesaikan Skripsi secara Instan tesisSebenarnya skripsi hanyalah proses penulisan sesuatu yang sudah ada (hanya mendeskripsikan atau menggambarkan) sesuatu yang akan di teliti. Hal itu sudah cukup untuk ukuran mahasiswa strata s1. Mahasiswa tidtesisak perlu mencari hal yang aneh-aneh atau menciptakan sesuatu yang orisinil. Hal tersebut hanya akan memakan waktu dalam penyelesaian skripsi.

Skripsi sering kali dianggap sebagai tugas yang menakutkan. Sebenarnya skripsi dapat dianggap sebagai tugas kuliah biasa, namun harus di susun dengan urutan dan prosedur tertentu. Jika anda sudah memahami bagaimana proses pembuatan skripsi maka semuanya akan terlihat instan.

Perencanaan Skripsi
1. Pilihkan 1 atau 2 tema yang menarik bagi anda.
Perencanaan di tahap awal yang saya maksud di sini adalah perencanaan yang terkait dengan TEMA penelitian. Tema berbeda dengan judul skripsi. Tema bersifat lebih umum atau lebih luas dibandingkan dengan judul skripsi.

2. Cek referensi yang berhubungan dengan tema yang dipilih
Setelah anda memilih sebuah tema, maka ada baiknya Anda mengecek ketersediaan referensi yang berkaitan dengan tema yang Anda pilih. Karena terkadang tema-tema tertentu mempunya referensi yang sulit diperoleh. Misalnya tema yang berkaitan dengan stock-split referensinya lebih mudah diperoleh dibandingkan dengan reverse stock split. Untuk mengecek referensi anda bisa berkunjung ke perpustakaan online atau digilib.

3. Mencari penelitian terdahulu yang relevan.
Anda harus mencari penelitian terdahulu yang relevan dengan tema skripsi yang Anda pilih. Biasanya diperlukan 3 sampai 5 (minimal) penelitian terdahulu yang relevan.

Organisasi File
1. Organisasi file untuk mendukung Bab I
Pada bab I biasanya dibahas mengenai latar belakang masalah. Oleh karenanya anda perlu mencari data tentang sesuatu yang menjadi masalah. Data yang diperoleh harus mampu menunjukkan adanya gap atau kesenjangan antara teori dan praktek. Hal tersebut diperlukan untuk mendukung skripsi Anda, karena skripsi harus dimulai dari adanya suatu masalah. Gunakan artikel, hasil seminar atau naskah publikasi, berita, opini untuk mendukung Bab I.

2. Organisasi file untuk mendukung Bab II
Pada bab II biasanya digunakan teori-teori yang mendukung penelitian dan penelitian terdahulu yang pernah digunakan.

3. Organisasi file untuk mendukung Bab III
Pada bab III biasanya dituliskan metodologi yang akan anda gunakan.

Pelaksanaan skripsi
Setelah semua data atau file sudah selesai anda organisasi, maka saatnya anda menulis. Tuliskan ketika anda merasa dalam keadaan nyaman. Tuliskan apa yang ada di kepala Anda. Pada saat ini anda tidak perlu takut untuk melakukan kesalahan.

Evaluasi hasil penulisan
Jika sudah melakukan penulisan, maka mintalah saran kepada teman atau dosen untuk menilai hasil penulisan skripsi Anda. Jangan takut akan kritik dan saran dari dosen anda atau teman anda. Jika anda merasa tidak sesuai dengan masukan dari mereka maka diskusikan.

Semoga skripsi Anda bisa cepat selesai secara Instan. Tapi bukankah mie Instan saya juga perlu waktu untuk memasaknya sebelum dapat di nikmati.

Incoming search terms:

Trik-trik Efisien Untuk Menyelesaikan Penulisan Skripsi Dengan Mudah

Trik-trik Efisien Untuk Menyelesaikan Penulisan Skripsi Dengan Mudah Trik-trik Efisien Untuk Menyelesaikan Penulisan Skripsi Dengan Mudah tesisSalah satu syarat akademik yang harus dipenuhi mahasiswa dalam menempuh pendidtesisikan di perguruan tinggi adalah penulisan skripsi. Menulis skripsi bagi sebagian besar mahasiswa menjadi suatu tantangan yang cukup sulit untuk dilalui. Bahkan ada beberapa yang menyerah dan membiarkan skripsinya terbengkalai selama berbulan-bulan. Ada juga yang menyerah dan meminta bantuan dari penyedia jasa penulisan skripsi dengan membayar sejumlah uang yang nominalnya tidak sedikit. Namun tetap lebih banyak jumlah mahasiswa yang berhasil menyelesaikan skrpsinya sendiri dan dengan hasil yang memuaskan.

Sebenarnya penulisan skripsi merupakan salah satu cara pembelajaran bagi mahasiswa semester akhir yang akan segera menghadapi dunia kerja. Proses-proses yang harus dilalui mahasiswa dalam menyelesaikan skripsinya juga akan ditemui di dunia kerja nantinya. Misalnya, ketika mengerjakan skripsi yang harus selesai sesuai jadwal pengumpulan yang sudah ditetapkan, hal ini seperti ketika harus menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan permintaan atasan. Kemudian pada saat melobi dosen pembimbing, ini seperti yang terjadi di dunia kerja yaitu ketika kita harus melobi klien. Atau mungkin juga pada saat bimbingan skripsi mahasiswa sering dimarahi dosen. Hal ini dapat melatih mahasiswa untuk kuat mental jika nanti dalam dunia kerja dimarahi oleh atasan. Sebenarnya banyak sekali pembelajaran-pembelajaran yang dapat diambil dari proses penulisan skripsi.

Untuk menghindari rasa putus asa dalam proses menulis skripsi, anda harus mempunyai motivasi dan tekad yang kuat untuk menyelesaikan skripsi tersebut. Sebagai contoh, motivasi anda dalam menyelesaikan skripsi adalah agar segera memperoleh gelar sarjana dan membanggakan orang tua, agar tidak membayar uang kuliah lagi pada semester berikutnya, agar segera lulus kuliah dan mencari pekerjaan untuk membantu orang tua, dan sebagainya.

Untuk mempermudah anda dalam menyusun skripsi, sangat disarankan agar anda memilih topik yang benar-benar anda kuasai dan sesuai dengan minat yang anda suka. Dengan mengerjakan suatu hal yang anda kuasai dan senangi, tentunya segala sesuatunya akan berjalan lebih mudah dan lancar. Sehingga waktu, energi, dan biaya yang anda keluarkan untuk penulisan skripsi akan sangat efektif dan efisien.

Selain itu, anda juga harus aktif dan disiplin pada waktu berkonsultasi dengan dosen pembimbing. Dosen pembimbing akan sangat menghargai mahasiswanya yang rajin, punya motivasi tinggi, dan tidak kenal putus asa. Anda juga harus bisa menunjukkan bahwa anda sungguh-sungguh dalam penulisan skripsi anda, dan anda juga benar-benar ingin menyelesaikan skripsi tersebut. Ini akan membantu anda dalam menyelesaikan skripsi dengan mudah.

Tips dan Trik agar mencontoh Skripsi Tidak Sama Dengan Melakukan Plagiat

Tips dan Trik agar mencontoh Skripsi Tidak Sama Dengan Melakukan Plagiat Tips dan Trik agar mencontoh Skripsi Tidak Sama Dengan Melakukan Plagiat tesisPembuatan skripsi pada dasarnya adalah kegiatan mencontoh. Anda tidtesisak bisa membuat penulisan skripsi jika tidak mencontoh dari sumber-sumber penulisan yang lain seperti artikel, opini, berita, dokumentasi, buku, tugas akhir yang lain, dan sumber-sumber lain yang bersifat ilmiah. Namun demikian, karena penulisan skripsi adalah kegiatan yang bersifat formal, maka ada cara-cara tertentu dalam mencontoh. Jika anda mengikuti cara-cara tersebut maka anda dapat mengerjakan tugas akhir skripsi dengan mudah tanpa menyanding label seorang plagiat.

Etika Mencontoh

Walaupun tidak terlalu direkomendasikan mahasiswa bisa mengkutip sumber atau referensi dari suatu skripsi untuk digunakan di skripsi yang akan dia buat. Namun demikian, ada etikanya dalam dalam mengkutip atau mencontoh suatu skripsi. Etika yang harus anda perhatikan adalah sebagai berikut:

– Sumber asli yang Anda kutip sulit untuk dicari. Dengan demikian, jika buku asli yang ingin anda gunakan merupakan buku yang gampang dicari, lebih baik mengkutip dari buku aslinya. Beberapa contoh buku yang gampang ditemui misalnya adalah Manajemen Pemasaran dari Hani Handoko, Manajemen Sumber Daya Manusia dari Henry Simamora, teori Kepuasan Pelanggan dari Fandi Ciptono, Buku Periklanan dari Frans Jefkin, dan lain sebagainya.

– Jangan mengkutip terlalu banyak teori dari satu buku. Usahakan menggunakan kombinasi buku-buku, artikel, hasil seminar, opini, berita yang terbaru untuk mendukung penelitian anda. Buku-buku yang anda gunakan dan tercantum di daftar pustaka sebenarnya bukan hanya untuk gaya-gaya saja. Semakin banyak buku referensi yang digunakan seharusnya menunjukkan bahwa semakin banyak buku yang pernah anda baca, anda pelajari, dan anda pahami.

Teknik Kutip Mengkutip

Mencontoh dalam hal ini selanjutnya saya sebut sebagai mengkutip. Ada dua bentuk kutipan, yaitu : mengutip langsung dan mengutip tidak langsung. Perbedaaannya terlihat pada bentuk kutipan. Jika menggunakan kutipan langsung, anda tidak mengubah atau memberikan tambahan pada naskah yang asli. Adapun karakteristik dari kutipan langsung adalah sebagai berikut:
– Tulisan yang di kutip tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan naskah aslinya
– Penulisan biasanya di awali dan di akhiri dengan tanda kutip “ ”
– Untuk penulisan kutipan yang terdiri dari 4 baris atau lebih biasanya dibuat menjadi satu (1) spasi
– Diberikan tulisan sumber kutipan

Adapun yang dimaksud dengan kutipan tidak langsung adalah bentuk kutipan yang diintegrasikan dengan teks. Karakteristik dari kutipan tidak langsung adalah sebagai berikut:
– Kutipan menjadi satu dengan naskah teks tugas akhir.
– Tidak ada perbedaan jarak antar baris dengan teks yang asli
– Tidak perlu dicantumkan tanda kutip
– Diberikan tulisan sumber kutipan

Incoming search terms: