Invent

penulisan skripsi


Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Melakukan Bimbingan Skripsi

Bimbingan skripsi merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mendapatkan arahan, bantuan, saran, dan koreksi atas skripsi yang sedang disusun. Banyak sekali mahasiswa yang mengeluhkan betapa susahnya membuat janji dengan dosen untuk melakukan bimbingan skripsi dan menunggu sangat lama karena harus giliran dengan mahasiswa lain yang juga melakukan bimbingan. Ada juga yang sampai frustasi karena harus melakukan revisi berulang-ulang pada saat bimbingan skripsi. Belum lagi kalau dosen pembimbing sering marah-marah karena masih terdapat kesalahan di sana sini pada skripsi anda. Hal tersebut sebenarnya merupakan suatu tantangan yang harus dihadapi oleh mahasiswa demi meraih gelar sarjana. Selain itu, tantangan-tantangan dalam proses penulisan skripsi akan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja nantinya.

Saat ini bimbingan skripsi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mahasiswa tidak harus bertatap muka secara langsung tetapi bisa juga menggunakan media elektronik untuk berkomunikasi seperti handphone dan internet. Jadi mahasiswa dapat melakukan bimbingan skripsi melalui sms, telepon atau chatting di internet. Selain itu, untuk menghemat pengeluaran, terutama untuk menekan biaya yang digunakan untuk mengeprint draft skripsi, mahasiswa dapat mengirimkan file skripsi mereka melalui email. Namun tentu saja tidak semua dosen pembimbing bersedia memberikan bimbingan dengan cara tersebut. Anda harus pandai-pandai melobi dosen anda untuk mempermudah penyelesaian skripsi anda.

Untuk memperlancar proses penyusunan skripsi anda, pada saat bimbingan skripsi anda harus siap dengan materi yang akan anda konsultasikan, serta perkembangan dari hasil kerja anda. Jangan sampai anda datang ke dosen pembimbing anda tanpa membawa materi apapun. Tentu saja dosen anda bisa marah besar. Agar bimbingan skripsi anda efektif, anda dapat membuat janji dengan dosen pembimbing minimal tiga kali seminggu. Anda harus bisa menunjukkan bahwa anda bersungguh-sungguh dalam mengerjakan skripsi anda. Semakin sering anda melakukan bimbingan skripsi, maka akan semakin cepat pula proses penyusunan skripsi anda.

Selama bimbingan skripsi, anda harus berusaha untuk tidak membuat dosen pembimbing anda kecewa. Hal ini akan mempersulit anda dalam menyelesaikan skripsi, sehingga proses penyelesaiannya juga akan memakan waktu yang lama. Tunjukkan pada dosen pebimbing anda bahwa anda punya semangat dan motivasi yang besar untuk segera menyelesaikan skripsi anda. Selain itu anda juga harus disiplin dalam setiap pertemuan yang sudah anda sepakati dengan dosen pembimbing anda, demi kelancaran dan kemudahan anda dalam proses penyusunan skripsi anda.

Read more...


Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Menyusun Skripsi Keperawatan

Skripsi merupakan salah satu syarat kelulusan yang wajib dipenuhi bagi para mahasiswa yang mengenyam pendidikan di perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Penulisan skripsi diwajibkan bagi mereka yang mengambil jurusan S1 untuk bidang studi apapun. Bagi anda yang mengambil jurusan S1 ilmu keperawatan juga diwajibkan untuk menyusun skripsi keperawatan. Skripsi ini memiliki tujuan agar para mahasiswa tidak hanya memahami materi-materi yang diberikan selama kuliah, tetapi juga paham akan penerapannya dalam kehidupan. Skripsi ini berbentuk karya tulis ilmiah yang berisi penelitian terhadap suatu permasalahan atau fenomena yang terjadi di rumah sakit, puskesmas, lingkungan sekitar, di masyarakat, dan lain-lain.

Bagi mahasiswa keperawatan yang mampu menulis skripsi, mahasiswa tersebut dianggap sudah mampu memadukan antara pengetahuan dari bidang ilmu yang dipelajari dengan ketrampilan untuk memahami, menganalisis, memaparkan, dan menjelaskan suatu masalah yang berhubungan dengan bidang keperawatan. Biasanya, skripsi keperawatan ini juga erat kaitannya dengan bidang kesehatan. Ada bermacam-macam fenomena yang dapat diangkat menjadi sebuah skripsi. Anda dapat mengamati rumah sakit, klinik, atau puskesmas tempat anda praktek sewaktu menempuh pendidikan dan menggali hal-hal menarik apa yang bisa anda gunakan sebagai topik untuk skripsi anda.

Ada berbagai macam skripsi keperawatan yang bisa dijadikan referensi untuk skripsi anda. Mungkin dengan mencari informasi tentang skripsi-skripsi keperawatan dapat membantu anda untuk lebih mudah menemukan topik yang menarik, yang sekiranya dapat diangkat menjadi sebuah skripsi. Beberapa contoh skripsi keperawatan antara lain Hubungan Karakteristik Perawat Terhadap Pengetahuan Kegawatdaruratan Pasien Amuk di RSJ, Hubungan Kegiatan Klinik Sanitasi Dengan Kejadian Penyakit Diare di Puskesmas, Pengaturan Diet Pada Lansia Dengan Hipertensip, Analisis Perbedaan Berat Badan Sebelum dan Sesudah Menggunakan KB Suntik di BPS, atau Asuhan Kebidanan: Kehamilan, Persalinan, BBL dan Nifas.

Dalam menyusun sebuah skripsi keperawatan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, judul skripsi harus menarik, unik, dan merupakan representasi dari permasalahan yang dibahas dalam skripsi anda. Kedua, permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi tersebut harus jelas dan sesuai dengan fenomena yang ada. Ketiga, isi dari skripsi harus saling berhubungan dengan judul dan permasalahan yang sudah dirumuskan. Keempat, kesimpulan yang dibuat harus mencakup keseluruhan pembahasan dari skripsi. Kelima, anda harus menambahkan saran anda yang akan menghubungkan antara teori yang anda gunakan dalam skrpsi dengan fenomena yang terjadi.

Read more...


Tips dan Trik agar mencontoh Skripsi Tidak Sama Dengan Melakukan Plagiat

Pembuatan skripsi pada dasarnya adalah kegiatan mencontoh. Anda tidak bisa membuat penulisan skripsi jika tidak mencontoh dari sumber-sumber penulisan yang lain seperti artikel, opini, berita, dokumentasi, buku, tugas akhir yang lain, dan sumber-sumber lain yang bersifat ilmiah. Namun demikian, karena penulisan skripsi adalah kegiatan yang bersifat formal, maka ada cara-cara tertentu dalam mencontoh. Jika anda mengikuti cara-cara tersebut maka anda dapat mengerjakan tugas akhir skripsi dengan mudah tanpa menyanding label seorang plagiat.

Etika Mencontoh

Walaupun tidak terlalu direkomendasikan mahasiswa bisa mengkutip sumber atau referensi dari suatu skripsi untuk digunakan di skripsi yang akan dia buat. Namun demikian, ada etikanya dalam dalam mengkutip atau mencontoh suatu skripsi. Etika yang harus anda perhatikan adalah sebagai berikut:

- Sumber asli yang Anda kutip sulit untuk dicari. Dengan demikian, jika buku asli yang ingin anda gunakan merupakan buku yang gampang dicari, lebih baik mengkutip dari buku aslinya. Beberapa contoh buku yang gampang ditemui misalnya adalah Manajemen Pemasaran dari Hani Handoko, Manajemen Sumber Daya Manusia dari Henry Simamora, teori Kepuasan Pelanggan dari Fandi Ciptono, Buku Periklanan dari Frans Jefkin, dan lain sebagainya.

- Jangan mengkutip terlalu banyak teori dari satu buku. Usahakan menggunakan kombinasi buku-buku, artikel, hasil seminar, opini, berita yang terbaru untuk mendukung penelitian anda. Buku-buku yang anda gunakan dan tercantum di daftar pustaka sebenarnya bukan hanya untuk gaya-gaya saja. Semakin banyak buku referensi yang digunakan seharusnya menunjukkan bahwa semakin banyak buku yang pernah anda baca, anda pelajari, dan anda pahami.

Teknik Kutip Mengkutip

Mencontoh dalam hal ini selanjutnya saya sebut sebagai mengkutip. Ada dua bentuk kutipan, yaitu : mengutip langsung dan mengutip tidak langsung. Perbedaaannya terlihat pada bentuk kutipan. Jika menggunakan kutipan langsung, anda tidak mengubah atau memberikan tambahan pada naskah yang asli. Adapun karakteristik dari kutipan langsung adalah sebagai berikut:
- Tulisan yang di kutip tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan naskah aslinya
- Penulisan biasanya di awali dan di akhiri dengan tanda kutip “ ”
- Untuk penulisan kutipan yang terdiri dari 4 baris atau lebih biasanya dibuat menjadi satu (1) spasi
- Diberikan tulisan sumber kutipan

Adapun yang dimaksud dengan kutipan tidak langsung adalah bentuk kutipan yang diintegrasikan dengan teks. Karakteristik dari kutipan tidak langsung adalah sebagai berikut:
- Kutipan menjadi satu dengan naskah teks tugas akhir.
- Tidak ada perbedaan jarak antar baris dengan teks yang asli
- Tidak perlu dicantumkan tanda kutip
- Diberikan tulisan sumber kutipan

Read more...


Cara menyelesaikan Skripsi secara Instan

Sebenarnya skripsi hanyalah proses penulisan sesuatu yang sudah ada (hanya mendeskripsikan atau menggambarkan) sesuatu yang akan di teliti. Hal itu sudah cukup untuk ukuran mahasiswa strata s1. Mahasiswa tidak perlu mencari hal yang aneh-aneh atau menciptakan sesuatu yang orisinil. Hal tersebut hanya akan memakan waktu dalam penyelesaian skripsi.

Skripsi sering kali dianggap sebagai tugas yang menakutkan. Sebenarnya skripsi dapat dianggap sebagai tugas kuliah biasa, namun harus di susun dengan urutan dan prosedur tertentu. Jika anda sudah memahami bagaimana proses pembuatan skripsi maka semuanya akan terlihat instan.

Perencanaan Skripsi
1. Pilihkan 1 atau 2 tema yang menarik bagi anda.
Perencanaan di tahap awal yang saya maksud di sini adalah perencanaan yang terkait dengan TEMA penelitian. Tema berbeda dengan judul skripsi. Tema bersifat lebih umum atau lebih luas dibandingkan dengan judul skripsi.

2. Cek referensi yang berhubungan dengan tema yang dipilih
Setelah anda memilih sebuah tema, maka ada baiknya Anda mengecek ketersediaan referensi yang berkaitan dengan tema yang Anda pilih. Karena terkadang tema-tema tertentu mempunya referensi yang sulit diperoleh. Misalnya tema yang berkaitan dengan stock-split referensinya lebih mudah diperoleh dibandingkan dengan reverse stock split. Untuk mengecek referensi anda bisa berkunjung ke perpustakaan online atau digilib.

3. Mencari penelitian terdahulu yang relevan.
Anda harus mencari penelitian terdahulu yang relevan dengan tema skripsi yang Anda pilih. Biasanya diperlukan 3 sampai 5 (minimal) penelitian terdahulu yang relevan.

Organisasi File
1. Organisasi file untuk mendukung Bab I
Pada bab I biasanya dibahas mengenai latar belakang masalah. Oleh karenanya anda perlu mencari data tentang sesuatu yang menjadi masalah. Data yang diperoleh harus mampu menunjukkan adanya gap atau kesenjangan antara teori dan praktek. Hal tersebut diperlukan untuk mendukung skripsi Anda, karena skripsi harus dimulai dari adanya suatu masalah. Gunakan artikel, hasil seminar atau naskah publikasi, berita, opini untuk mendukung Bab I.

2. Organisasi file untuk mendukung Bab II
Pada bab II biasanya digunakan teori-teori yang mendukung penelitian dan penelitian terdahulu yang pernah digunakan.

3. Organisasi file untuk mendukung Bab III
Pada bab III biasanya dituliskan metodologi yang akan anda gunakan.

Pelaksanaan skripsi
Setelah semua data atau file sudah selesai anda organisasi, maka saatnya anda menulis. Tuliskan ketika anda merasa dalam keadaan nyaman. Tuliskan apa yang ada di kepala Anda. Pada saat ini anda tidak perlu takut untuk melakukan kesalahan.

Evaluasi hasil penulisan
Jika sudah melakukan penulisan, maka mintalah saran kepada teman atau dosen untuk menilai hasil penulisan skripsi Anda. Jangan takut akan kritik dan saran dari dosen anda atau teman anda. Jika anda merasa tidak sesuai dengan masukan dari mereka maka diskusikan.

Semoga skripsi Anda bisa cepat selesai secara Instan. Tapi bukankah mie Instan saya juga perlu waktu untuk memasaknya sebelum dapat di nikmati.

Read more...


Trik-trik Efisien Untuk Menyelesaikan Penulisan Skripsi Dengan Mudah

Salah satu syarat akademik yang harus dipenuhi mahasiswa dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi adalah penulisan skripsi. Menulis skripsi bagi sebagian besar mahasiswa menjadi suatu tantangan yang cukup sulit untuk dilalui. Bahkan ada beberapa yang menyerah dan membiarkan skripsinya terbengkalai selama berbulan-bulan. Ada juga yang menyerah dan meminta bantuan dari penyedia jasa penulisan skripsi dengan membayar sejumlah uang yang nominalnya tidak sedikit. Namun tetap lebih banyak jumlah mahasiswa yang berhasil menyelesaikan skrpsinya sendiri dan dengan hasil yang memuaskan.

Sebenarnya penulisan skripsi merupakan salah satu cara pembelajaran bagi mahasiswa semester akhir yang akan segera menghadapi dunia kerja. Proses-proses yang harus dilalui mahasiswa dalam menyelesaikan skripsinya juga akan ditemui di dunia kerja nantinya. Misalnya, ketika mengerjakan skripsi yang harus selesai sesuai jadwal pengumpulan yang sudah ditetapkan, hal ini seperti ketika harus menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan permintaan atasan. Kemudian pada saat melobi dosen pembimbing, ini seperti yang terjadi di dunia kerja yaitu ketika kita harus melobi klien. Atau mungkin juga pada saat bimbingan skripsi mahasiswa sering dimarahi dosen. Hal ini dapat melatih mahasiswa untuk kuat mental jika nanti dalam dunia kerja dimarahi oleh atasan. Sebenarnya banyak sekali pembelajaran-pembelajaran yang dapat diambil dari proses penulisan skripsi.

Untuk menghindari rasa putus asa dalam proses menulis skripsi, anda harus mempunyai motivasi dan tekad yang kuat untuk menyelesaikan skripsi tersebut. Sebagai contoh, motivasi anda dalam menyelesaikan skripsi adalah agar segera memperoleh gelar sarjana dan membanggakan orang tua, agar tidak membayar uang kuliah lagi pada semester berikutnya, agar segera lulus kuliah dan mencari pekerjaan untuk membantu orang tua, dan sebagainya.

Untuk mempermudah anda dalam menyusun skripsi, sangat disarankan agar anda memilih topik yang benar-benar anda kuasai dan sesuai dengan minat yang anda suka. Dengan mengerjakan suatu hal yang anda kuasai dan senangi, tentunya segala sesuatunya akan berjalan lebih mudah dan lancar. Sehingga waktu, energi, dan biaya yang anda keluarkan untuk penulisan skripsi akan sangat efektif dan efisien.

Selain itu, anda juga harus aktif dan disiplin pada waktu berkonsultasi dengan dosen pembimbing. Dosen pembimbing akan sangat menghargai mahasiswanya yang rajin, punya motivasi tinggi, dan tidak kenal putus asa. Anda juga harus bisa menunjukkan bahwa anda sungguh-sungguh dalam penulisan skripsi anda, dan anda juga benar-benar ingin menyelesaikan skripsi tersebut. Ini akan membantu anda dalam menyelesaikan skripsi dengan mudah.

Read more...


Tips Mudah Dalam Menyusun Skripsi Pendidikan

Skripsi merupakan syarat mutlak kelulusan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan Strata Satu (S1) di perguruan tinggi. Apapun jurusan yang diambil, setiap mahasiswa wajib menyusun skripsi untuk memenuhi SKS (Sistem Kredit Semester). Skripsi sendiri memiliki enam Sistem Kredit Semester. Skripsi juga dianggap sebagai titik puncak perjuangan mahasiswa dalam menyelesaikan kuliahnya. Ada banyak pelajaran yang akan diambil dari penyusunan skripsi seperti tidak mudah putus asa, kesabaran, ketekunan, dan lain-lain, yang nantinya akan sangat diperlukan untuk mengahadapi dunia kerja.

Bagi anda yang mengambil jurusan di bidang pendidikan seperti pendidikan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan sebagainya, tentunya ada langkah-langkah atau metode yang sedikit berbeda dari jurusan yang bukan pendidikan. Hal ini dikarenakan jurusan pendidikan lebih difokuskan pada sistem pengajaran. Biasanya mahasiswa jurusan pendidikan melakukan penelitian di sekolah-sekolah. Misalnya, ada skripsi yang membahas faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru dalam mengajar, tentang sistem pendidikan di sekolah tertentu, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, dasar-dasar menulis skripsi pendidikan sebenarnya hampir sama dengan penulisan skripsi pada umumnya. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh mahasiswa adalah mengajukan judul skripsi kepada dosen pmbimbing. Setelah judul skripsi sudah disetujui, langkah kedua adalah mengajukan proposal skripsi, yang kemudian dilanjutkan dengan seminar proposal skipsi. Dalam seminar proposal skripsi ini, mahasiswa menjelaskan garis besar penelitian atau materi yang akan disusun menjadi sebuah skripsi kepada dosen. Langkah selanjutnya adalah melakukan penelitian. Selama penelitian, mahasiswa harus mencatat data-data penting yang nantinya akan dianalisa, diolah, dan diambil kesimpulannya. Setelah skripsi selesai disusun, kemudian skripsi tersebut diuji oleh dosen pembimbing dan dosen penguji dalam sebuah sidang skripsi. Dalam sidang skripsi tersebut, mahasiswa akan diberi pertanyaan tentang penelitiannya. Kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan setiap detail dari skripsi dan mempertahankan argumennya merupakan faktor yang penting untuk menentukan lulus tidaknya skripsi tersebut.

Skripsi pendidikan atau skripsi yang lain memerlukan kecermatan dalam penyusunannya. Hal ini karena isi dari sebuah skripsi harus bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Oleh karena itu, mahasiswa hendaknya sering berkonsltasi dengan dosen pembimbing untuk menghindari kesalahan yang fatal saat sidang skripsi. Bisa jadi kesalahan tersebut membuat mahasiswa tidak lulus ujian skripsi sehingga harus mengulang lagi pada semester berikutnya. Oleh karena itu, akan lebih baik apabila mahasiswa yang akan membuat skripsi benar-benar fokus pada penelitiannya dan mengolah datanya dengan benar.

Read more...


Tips dan Triks, Menciptakan Ide Baru dalam Pembuatan Judul Skripsi Manajemen (Disertai Contoh)

Skripsi adalah salah satu Tugas Akhir untuk mahasiswa strata s1 yang menjadi salah syarat mutlat bagi mahasiswa agar lulus dan mendapat gelar Sarjana. Walaupun sering kali tugas akhir skripsi tidak berhubungan dengan pekerjaan yang akan ditekuni oleh mahasiswa setelah lulus, namun demikian alangkah baiknya jika tema skripsi yang diangkat dalam penelitian memiliki manfaat yang riil bagi mahasiswa. Manfaat riil tersebut diantaranya adalah mahasiswa mampu mengaplikasikan secara riil ilmu yang diperoleh di perkuliahan. Bahkan akan lebih baik lagi jika skripsi yang diangkat juga memberikan manfaat di dunia kerja, baik dia sebagai karyawan di perusahaan, PNS maupun sebagai entrepreneur atau wiraswasta.

Oleh karenanya, sangat disayangkan jika Skripsi dikerjakan secara sembarangan dan bahkan asal menjiplak skripsi/tesis yang sudah tersedia di perpustakaan. Bahkan jika mau jeli, adanya digilib atau digital librabry atau perpustakaan online memperbesar kemungkinan mahasiswa untuk menjiplak skripsi/tesis. Namun jika hal itu yang terjadi maka saya berpikir bahwa mahasiswa sendiri yang akan rugi.

Contoh skripsi sebenarnya tidak di larang dalam penulisan tugas akhir baik itu dalam bentuk skripsi, tesis, maupun disertasi. Ingat, dalam tugas akhir ada istilah penelitian terdahulu. Penelitian terdahulu adalah kumpulan tugas akhir yang sudah selesai yang menjadi dasar dari penulisan skripsi Anda saat ini. Jadi dengan adanya contoh skripsi Anda akan lebih mudah untuk melakukan penulisan tugas akhir.

Triks Mengubah Contoh Skripsi Menjadi Ide Original

Sebenarnya tidak ada yang benar-benar baru dalam penulisan skripsi. Dalam level sarjana strata s1, mahasiswa sebenarnya hanya di suruh menggambarkan atau menceritakan sesuatu yang sudah ada, dan bukan disuruh untuk mencari sesuatu yang benar-benar baru. Untuk itu ada beberapa trik dan tips untuk mendapatkan ide baru dari sebuah contoh skripsi.

- Mengganti atau menambah satu atau lebih variabel penelitian
Dengan mengganti atau menambah variabel dalam penelitian, maka penelitian yang anda lakukan menjadi benar-benar fress. Misalnya Skripsi 1 menunjukkan pengaruh variabel A dan B terhadap Y, kemudian Skripsi 2 menunjukkan pengaruh variabel B dan C terhadap Y. Maka Anda membuat penelitian tentang pengaruh variabel A dan C terhadap Y. Bisa juga anda membuat penelitian tentang pengaruh variabel A, B, dan C terhadap Y. Simple bukan?

- Mengganti objek penelitian atau karakteristik responden
Mengganti objek penelitian sudah bisa mengubah karakteristik dari penelitian terdahulu. Misalkan Skripsi yang terdahulu adalah skripsi manajemen pemasaran yang mengambil meneliti produk HP merek Nokia dibandingkan dengan produk HP merek Cina. Anda bisa meneliti dengan tema yang sama tetapi menggantinya dengan merek Blackberry dan Merek Apple. Alasannya yang bisa diambil misalnya, Blackberry dan Apple sedang naik daun. Dengan mengganti merek anda juga otomatis akan mengubah responden. Jika HP merek Nokia dan merek Cina biasanya diambil responden kelas menengah kebawah, untuk merek Blackberry dan Merek Apple anda harus mengambil responden dari kelas menengah ke atas.

- Mengganti permasalahan dalam penelitian
Sering kali sekali kita menemukan varianbel “Kinerja” pada skripsi manajemen produksi atau manajemen sumber daya manusia. Bahkan jika ada mahasiswa yang mengangkat tema tersebut dianggap sebagai tema yang usang. Tetapi bagaimana jika ada seorang mahasiswa menemukan masalah yang unik, menarik pada suatu perusahaan, sbb:

Perusahaan A memiliki nilai kehilangan / loss value yang disebabkan bahan baku tidak digunakan secara optimal. Kondisi itu dari hasil wawancara dengan pihak manajemen perusahaan disebabkan rendahnya kinerja karyawan, sebab secara teknis alat atau mesin yang digunakan sudah baik. Jika perusahaan itu mengalami kerugian sebesar 10 Milyar akibat proses itu dan perusahaan memiliki 4 pabrik, berarti jika masalah itu dapat diselesaikan ada kemungkinan akan terjadi penghematan sebesar 4 Milyar. Dengan ada cerita-cerita seperti itu, maka skripsi akan bermanfaat. Skripsi mampu memecahkan masalah

Jadi sebenarnya tidak sulit untuk membuat tugas akhir skripsi yang orisinil bukan?

Read more...

Contact us!

Anda bisa menghubungi kami dengan beberapa cara

  • user_white Jl. Sawojajar No. 30 Panembahan Kraton Yogyakarta, 55131
  • speech_white Tel. 0817 9448 173
  • mail_white E-mail: idtesis@gmail.com
  • thumb_up YM : cs_idtesis

Visit also our social profiles:

Scroll to top