Analisis Permintaan Internet Speedy

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Internet Speedy Di Surakarta

speedy Analisis Permintaan Internet Speedy Analisis Permintaan Internet Speedy speedy1

Latar Belakang Skripsi 

Jaringan dan  jangkauan  telekomunikasi terus diperluas dengan menggunakan teknologi maju dan sesuai, serta meningkatkan mutu dan efisiensi pelayanannya.  Fasilitas telekomunikasi umum terus dikembangkan di seluruh tanah air sehingga makin tersebar dan menjangkau masyarakat luas.Pembangunan prasarana telekomunikasi baik untuk jaringan dalam negeri maupun internasional senantiasa terus ditingkatkan agar memenuhi permintaan masyarakat pengguna jasa telekomunikasi yang terus meningkat.

Faktor perhubungan dan telekomunikasi merupakan faktor penunjang utama berbagai aktifitas pembangunan yang dilaksanakan di semua daerah. Seperti kita ketahui wilayah Indonesia terdiri dari  ribuan pulau yang mencakup wilayah sedemikian luas dan secara geografis sulit dijangkau dalam waktu singkat terutama untuk daerah-daerah yang transportasinya tidtesisak lancar. Jelas keberadaan jasa telekomunikasi manjadi amat penting, sebab jasa telekomunikasi mampu berperan sebagai sarana penyambung yang efektif dan efisien.

Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan diatas, maka dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut:

  1. Bagaimana dan seberapa besar faktor-faktor pendapatan pelanggan, jumlah anggota keluarga, dan tarif Internet Speedy mempengaruhi  permintaan Internet Speedy di Surakarta?
  2. Bagaimana tingkat elastisitas pendapatan pelanggan, jumlah anggota keluarga, dan tarif Internet Speedy terhadap permintaan Internet Speedy di Surakarta?

Tujuan Penelitian 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  pendapatan  pelanggan, jumlah anggota keluarga dan tarif Internet Speedy terhadap  permintaan  Internet Speedy di Surakarta. Dalam penelitian ini data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dari jawaban atas kuesioner yang diajukan kepada responden yaitu pelanggan Internet Speedy di wilayah Surakarta. Selain itu juga terdapat data sekunder yang berasal dari berbagai arsip dan publikasi dari PT TELKOM Surakarta, Badan Pusat Statistik BPS Kota Surakarta dan sumber-sumber lain yang mendukung dalam penelitian ini.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh pendapatan pelanggan, jumlah anggota keluarga dan tarif Internet Speedy terhadap permintaan  Internet Speedy dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

  1. Hasil Analisis Model Regresi Linier Berganda

a. Variabel pendapatan terhadap permintaan Internet Speedy. Variabel pendapatan secara parsial berpengaruh positif terhadap permintaan  Internet Speedy di Surakarta namun tidak signifikan pada tingkat 5%. Yang mungkin apabila pendapatan naik maka akan diiringi meningkatnya  permintaan  Internet Speedy. Hipotesis yang menyatakan pendapatan pelanggan berpengaruh positif terhadap  permintaan  Internet Speedy tidak dapat diterima.

b. Variabel jumlah anggota keluarga terhadap permintaan Internet Speedy. Variabel jumlah anggota keluarga  memiliki pengaruh negatif terhadap  permintaan  Internet Speedy di Surakarta pada tingkat signifikan 5%. Koefisien regresi variabel jumlah anggota keluarga  diperoleh  –1170,206. Apabila jumlah anggota keluarga  naik sebesar 1 satuan, maka permintaan  Internet Speedy akan turun sebesar 1170,206. Hipotesis yang menyatakan jumlah anggota keluarga berpengaruh negatif terhadap permintaan  Internet Speedy diterima. Hal ini disebabkan karena semakin banyak orang dalam satu keluarga, akan semakin meningkat pula kebutuhan hidupnya (pokok), sehingga akan berusaha sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sedangkan akses internet yang merupakan kebutuhan sekunder akan diusahakan  untuk ditekan serendah mungkin penggunaannya untuk mengurangi pengeluaran yang semakin banyak.  . Variabel tarif Internet Speedy terhadap permintaan Internet Speedy. Variabel tarif Internet Speedy  memiliki pengaruh positif terhadap permintaan  Internet Speedy di Surakarta pada tingkat signifikan 5%. Koefisien regresi variabel tarif Internet Speedy  diperoleh 1,096. Apabila tarif Internet Speedy  naik sebesar 1 satuan, maka  permintaan  Internet Speedy akan naik sebesar 1,096. Hipotesis yang menyatakan tarif Internet Speedy  berpengaruh negatif terhadap  permintaan  Internet Speedy tidak dapat diterima,   hal ini disebabkan dengan pemilihan tarif internet yang semakin besar menunjukkan bahwa kebutuhan internet responden juga semakin besar, sehingga meningkatkan  permintaan  internet speedy, sebaliknya jika tarif yang dipilih kecil maka permintaan Internet Speedy juga akan kecil.