Prediksi Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Non-Keuangan

Skripsi EkonomiAnalisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prediksi Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Non-Keuangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

bursa efek Prediksi Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Non-Keuangan Prediksi Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Non-Keuangan bursa efek1

Latar Belakang Skripsi 

Pada investasi saham, tidtesisak ada jaminan akan adanya pembagian deviden bagi para  shareholder  setiap tahun, karena pembagian deviden tergantung pada besarnya laba yang diperoleh perusahaan dan hasil RUPS. Namun pada investasi obligasi akan memberikan  income  yang tetap kepada investor berupa pembayaran bunga pada waktu yang sudah terjadwal dan investor akan memperoleh pokok utang pada saat jatuh tempo sesuai dengan umur obligasi.

Meskipun obligasi relatif aman dibandingkan dengan saham, namun obligasi tetap memiliki risiko, yaitu  default risk. Default risk  adalah risiko tidak terbayarnya bunga dan pokok utang. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya risiko tersebut sebaiknya calon investor memperhatikan peringkat obligasi. Sari (2004) berpendapat bahwa peringkat obligasi memberikan pernyataan yang informatif dan memberikan sinyal-sinyal tentang probabilitas  default  utang perusahaan. Selain itu, peringkat obligasi merupakan skala risiko dari semua obligasi yang diperdagangkan. Skala ini menunjukkan seberapa aman obligasi tersebut bagi investor (Andry, 200: 232).

Perumusan Masalah

Sesuai dengan latar belakang diatas, maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut:

  1. Apakah ukuran perusahaan (size) mempengaruhi prediksi peringkat obligasi perusahaan?
  2. Apakah  leverage  mempengaruhi prediksi peringkat obligasi perusahaan?
  3. Apakah  profitability  mempengaruhi prediksi peringkat obligasi perusahaan?
  4. Apakah  activity  mempengaruhi prediksi peringkat obligasi perusahaan?
  5. Apakah market value ratio mempengaruhi prediksi peringkat obligasi perusahaan?
  6. Apakah umur obligasi mempengaruhi prediksi peringkat obligasi perusahaan?
  7. Apakah jaminan mempengaruhi prediksi peringkat obligasi perusahaan?

Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti ialah ingin mengetahui bagaimana peringkat obligasi yang dicapai oleh perusahaan non-keuangan pada BEI.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis regresi berganda yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Penelitian ini membuktikan bahwa variabel-variabel independen yang terdiri dari LnSize, LEVDER, PROFDER, ACTTAT, MKTPER, Maturity,  Secure, dan  Trustee  secara bersama-sama berpengaruh terhadap prediksi peringkat obligasi perusahaan (Rating).

2. Dari delapan variabel yang diteliti, terdapat empat variabel yang secara parsial berpengaruh terhadap prediksi peringkat obligasi perusahaan (Rating), yaitu variabel PROFROE, Secure, Maturity, dan LEVDER.

Prediksi Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Keuangan Di BEI

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prediksi  Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Keuangan  Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

bursa efek Prediksi  Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Keuangan Di BEI Prediksi  Peringkat Obligasi Pada Perusahaan Keuangan Di BEI bursa efek1

Latar Belakang Skripsi 

Seorang pemilik modal yang ingin membeli obligasi, sudah seharusnya memperhatikan peringkat obligasi. Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal) mewajibkan setiap obligasi yang diterbitkan di Bursa Efek Indonesia diperingkat oleh lembaga pemeringkat.  Obligasi yang diperingkat  oleh lembaga pemeringkat  bertujuan untuk menilai kinerja perusahaan  dan menyatakan layak atau tidtesisaknya obligasi tersebut diinvestasikan.

Peringkat menunjukkan kualitas investasi obligasi. Lembaga pemeringkat obligasi adalah  lembaga independen yang memberikan informasi pemeringkatan skala risiko, dimana salah satunya adalah sekuritas obligasi sebagai petunjuk sejauh mana keamanan suatu obligasi bagi investor. Keamanan tersebut ditunjukkan oleh kemampuan suatu perusahaan dalam membayar bunga dan melunasi pokok pinjaman (Almilia dan Devi, 2007).

Perumusan Masalah

Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian Almilia  dan Devi  (2007)  yang  meneliti  faktor-faktor yang mempengaruhi  prediksi peringkat obligasi pada perusahaan manufaktur  yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian sebelumnya membagi variabel dependen kedalam investment grade dan non investment. Rentan waktu penelitian pada  tahun 2001 sampai 2005 dan membagi variabel independen ke dalam faktor akuntansi yang terdiri dari pertumbuhan perusahaan  (growth),  ukuran perusahaan  (size),  profitabilitas, dan likuiditas  serta  faktor  non-akuntansi seperti jaminan  (secure), umur obligasi  (maturity)  dan reputasi auditor.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis regresi berganda yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

  1. Penelitian ini membuktikan bahwa variabel-variabel independen yang terdiri dari  ukuran perusahaan  (size),  leverage  (DER),  profitability (ROA),  activity  (TAT),  market value ratio  (PER),  umur obligasi (maturity),  jaminan  (secure), dan  reputasi auditor  secara bersama-sama berpengaruh terhadap prediksi peringkat obligasi  pada  perusahaan keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (rating). Besarnya nilai F hitung adalah 17,163 dengan p-value 0,000. Karena p-value lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa model regresi berganda sangat baik.
  2. Dari delapan variabel yang diteliti, terdapat empat variabel yang secara parsial berpengaruh terhadap prediksi peringkat obligasi perusahaan (rating). Variabel – variabel yang secara statistik signifikan pada ? : 0,05  yaitu variabel  ukuran perusahaan  (size),  profitability  (ROA),  jaminan (secure), dan reputasi auditor.