Analisis Faktor-faktor Keterlambatan Publikasi Laporan Keuangan

Skripsi EkonomiAnalisis Pengaruh Profitabilitas, Solvabilitas, Likuidtesisitas, Dan Kepemilikan Publik Terhadap Keterlambatan Publikasi  Laporan Keuangan  (Studi Empiris pada Perusahaan Nonmanufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

uang laporan Analisis Faktor-faktor Keterlambatan Publikasi Laporan Keuangan Analisis Faktor-faktor Keterlambatan Publikasi Laporan Keuangan uang laporan

Latar Belakang Skripsi

Tuntutan akan kepatuhan  untuk menyampaikan laporan keuangan secara  tepat waktu  telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang pasar modal yang menyatakan bahwa perusahaan publik wajib untuk menyampaikan laporan keuangannya secara berkala disertai laporan insidental lainnya kepada Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam). Ketentuan lainnya yang lebih  spesifik diatur dalam Keputusan Ketua Bapepam Nomor 86/PM/1996 tentang keterbukaan informasi yang harus segera diumumkan kepada publik, Keputusan Ketua Bapepam Nomor 36/PM/2003 tentang kewajiban penyampaian laporan keuangan secara berkala, dan Keputusan Ketua Bapepam Nomor 134/BL/2006 tentang kewajiban penyampaian laporan keuangan tahunan bagi emiten atau perusahaan publik. Menurut Bapepam, perusahaan wajib mempublikasikan laporan keuangan tahunannya  selambat-lambatnya pada akhir bulan ketiga setelah tanggal laporan keuangan, yaitu tanggal 31 Maret.

Keterlambatan dalam mempublikasikan laporan keuangan dapat menjadi indikasi bahwa terdapat masalah dalam laporan keuangan emiten sehingga memerlukan waktu yang lebih lama untuk menerbitkan laporan keuangan tersebut pada bursa maupun media cetak lainnya (Masodah dan Mustikaningrum, 2009). Semakin lama waktu publikasi laporan keuangan tertunda, maka semakin banyak kemungkinan berkembangnya rumor-rumor negatif mengenai perusahaan dan hal ini dapat  mempengaruhi keputusan yang akan diambil.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah penelitian adalah berikut ini.

  1. Apakah  profitabilitas dapat  mempengaruhi  keterlambatan publikasi laporan keuangan?
  2. Apakah solvabilitas dapat mempengaruhi keterlambatan publikasi laporan keuangan?
  3. Apakah  likuiditas dapat  mempengaruhi  keterlambatan publikasi laporan keuangan?
  4. Apakah kepemilikan publik dapat mempengaruhi keterlambatan publikasi laporan keuangan?

Tujuan Penelitian 

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris dan mengetahui pengaruh  profitabilitas (PM),  solvabilitas (TDTA),  likuiditas  (CR), dan kepemilikan publik  (KP) terhadap  keterlambatan publikasi laporan keuangan (LAG).  Sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 51 perusahaan nonmanufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang dipilih melalui metode  purposive sampling  dari jumlah populasi. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa  profitabilitas (PM),  solvabilitas (TDTA),  likuiditas  (CR)  memiliki pengaruh terhadap  keterlambatan publikasi laporan keuangan (LAG).  Namun, hasil analisis juga menunjukkan bahwa kepemilikan publik  (KP)  tidak berpengaruh terhadap  keterlambatan publikasi laporan keuangan (LAG).

Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dan diuraikan dalam bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan berikut ini.

 

  1. Hipotesis pertama  dapat diterima, artinya profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan publikasi laporan  keuangan.  Semakin besar nilai profitabilitas, maka semakin kecil keterlambatan perusahaan dalam mempublikasikan laporan keuangannya atau  sebaliknya semakin kecil  nilai profitabilitas, maka semakin  besar  keterlambatan perusahaan dalam mempublikasikan laporan keuangannya  Kesimpulan ini diambil berdasarkan hasil analisis data yang menunjukkan bahwa nilai signifikansi dalam regresi berganda untuk variabel profitabilitas adalah sebesar 0,008 lebih kecil dari nilai signifikansi yang dapat ditoleransi, yakni 0,05  atau 5% dengan nilai koefisien regresi -0,286.
  2. Hipotesis kedua dapat diterima, artinya solvabilitas berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan publikasi laporan keuangan.  Semakin besar nilai solvabilitas, maka semakin besar pula keterlambatan perusahaan dalam mempublikasikan laporan keuangannya atau sebaliknya semakin kecil nilai solvabilitas, maka semakin kecil pula keterlambatan perusahaan dalam mempublikasikan laporan keuangannya.  Kesimpulan ini diambil berdasarkan hasil analisis data yang menunjukkan bahwa nilai signifikansi  dalam regresi berganda untuk variabel solvabilitas adalah sebesar 0,041 lebih kecil dari  nilai  signifikansi  yang dapat ditoleransi, yakni 0,05 atau 5% dengan nilai koefisien regresi 0,424.
  3. Hipotesis ketiga dapat diterima, artinya  likuiditas berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan publikasi laporan keuangan.  Semakin besar nilai likuiditas, maka semakin  besar pula  keterlambatan perusahaan dalam mempublikasikan laporan keuangannya atau  sebaliknya semakin  kecil nilai  likuiditas, maka semakin kecil pula keterlambatan perusahaan dalam mempublikasikan laporan keuangannya.  Kesimpulan ini diambil berdasarkan hasil analisis data yang menunjukkan bahwa nilai signifikansi dalam regresi berganda untuk variabel likuiditas  adalah sebesar 0,053 lebih kecil  dari nilai  signifikansi yang dapat ditoleransi, yakni 0,1 atau 10% dengan nilai koefisien regresi 0,114.
  4. Hipotesis keempat  tidak dapat diterima, artinya kepemilikan publik tidak berpengaruh signifikan  terhadap keterlambatan publikasi laporan keuangan. Kesimpulan ini diambil berdasarkan hasil analisis data yang menunjukkan bahwa nilai signifikansi dalam regresi berganda untuk variabel kepemilikan publik adalah sebesar 0,934 lebih besar dari  nilai signifikansi yang dapat ditoleransi, yakni 5% maupun 10%  dengan nilai koefisien regresi  -0,012.
Incoming search terms:

Mengapa Skripsi Audit Begitu Penting?

Mengapa Skripsi Audit Begitu Penting? Mengapa Skripsi Audit Begitu Penting? tesisMenulis skripsi seringkali menjadi sesuatu yang sangat menyita energi, pikiran, dan biaya bagi mayoritas mahasiswa. Apalagi kalau program studi yang diambil merupakan program studi yang mata kuliahnnya memerlukan usaha keras dalam mencapai kelulusan, misalnya program studi akuntansi. Ada macam-macam konsentrasi dalam program studi akuntansi yang dapat dijadikan topik untuk penulisan skripsi, salah satunya adalah audit. Skripsi audit berhubungan dengan laporan keuangan suatu perusahaan atau bisnis tertentu. Karena skripsi ini berhubungan dengan angka-angka, maka tentu saja sangat diperlukan ketelitian dalam pengerjaannya. Hal ini untuk menghindari kesalahan dalam penghitungannya serta untuk menghasilkan informasi tentang laporan keuangan yang handal dan terpercaya sebagai dasar pengambilan suatu keputusan dalam suatu perusahaaan.

Dalam mengerjakan skripsi audit, mahasiswa harus mengerti standar audit sebagai pedoman yang telah ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yang terdiri dari standar umum, standar pekerjaan lapangan, dan standar pelaporan. Standar umum adalah standar audit yang merupakan cerminan dari kualitas pribadi yang wajib dimiliki oleh seorang auditor dan standar ini mengharuskan seorang auditor untuk memiliki keahlian serta pelatihan teknis yang cukup dalam melaksanakan prosedur audit. Sedangkan standar pekerjaan lapangan dan standar pelaporan berfungsi untuk mengatur auditor dalam hal pengumpulan data dan kegiatan-kegiatan yang lain, yang dilaksanakan selama melakukan audit dan mewajibkan auditor untuk menyusun suatu laporan atas laporan keuangan yang diauditnya secara keseluruhan.

Dengan menyusun skripsi audit, secara tidtesisak langsung mahasiswa akuntansi juga belajar menjadi auditor atau akuntan publik. Dalam suatu perusahaaan, laporan audit mempunyai arti penting dan laporan ini harus disajikan dalam bentuk laporan keuangan yang benar, sesuai dengan standar akuntansi yang lazim sehingga laporan audit tersebut dapat digunakan secara optimal dalam rangka melaksanakan fungsi manajemen. Hasil dari laporan audit dapat menunjukkan apakah laporan keuangan dan hasil operasi perusahaan klien sudah disajikan secara wajar atau tidak karena hal ini akan memberikan pengaruh terhadap kemajuan suatu perusahaan.

Salah satu contoh yang dapat dijadikan referensi untuk bahan skripsi audit anda adalah Persepsi Akuntan Pendidikan Dan Akuntan Publik Terhadap Teknologi Informasi Yang Harus di Kuasai Oleh Akuntan. Skripsi audit ini bertujuan untuk menguji perbedaan persepsi antara akuntan pendidik dan akuntan publik terhadap teknologi informasi yang harus dikuasai oleh akuntan dan mengamati kecukupan muatan teknologi informasi yang terdapat dalam kurikulum pendidikan tinggi akuntansi serta melihat pendapat dari kedua kelompok terhadap peranan akuntan dalam proses perancangan sistem informasi yang berbasis komputer. Anda juga dapat menganalisis topik lain untuk dijadikan skripsi audit. Pastikan laporan keuangan yang akan anda buat menggunakan data-data yang valid.

Incoming search terms: