Analisis Probabilitas Ibu Rumah Tangga Untuk Bekerja

Skripsi Ekonomi~Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi  Probabilitas Ibu Rumah Tangga Untuk Bekerja  Di Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo

ibu rt Analisis Probabilitas Ibu Rumah Tangga Untuk Bekerja Analisis Probabilitas Ibu Rumah Tangga Untuk Bekerja ibu rt

Latar Belakang Skripsi 

Seiring dengan proses  pencapaian kesetaraan antara laki-laki dan perempuan melalui proses pelaksanaan program yang telah dilakukan pada seluruh bidtesisang pembangunan, pemerintah melakukan perubahan-perubahan regulasi yang bertujuan untuk mewujudkan pengarusutamaan genderlebih nyata. Hal ini ditunjukkan dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2004-2009. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dengan salah satu agenda utama menciptakan Indonesia yang adil dan demokratis. Pelaksanaan pembangunan yang terdapat program pengarusutamaan gender tersebut bukan hanya dilakukan oleh pemerintah pusat, melainkan juga dilakukan oleh pemerintah daerah. Hal tersebut dilakukan berdasarkan pedoman umum pelaksanaan pengarusutamaan gender di daerah yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2008.

Berbagai regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah mengartikan pembangunan di Indonesia  yang  menuntut peran serta seluruh masyarakat secara aktif untuk berkembang dan maju, tanpa pengecualian antara  laki-laki dan  perempuan.  Potensi kaum  perempuan  sebagai salah satu unsur dalam menunjang pembangunan tidak dapat  diasingkan lagi, baik perannya secara langsung maupun tidak langsung.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang  di atas, rumusan masalah yang akan disajikan adalah:

“Bagaimanakah  pengaruh pendapatan suami, ijin suami, usia, jumlah tanggungan keluarga, dan tingkat pendidikan terhadap probabilitas ibu rumah tangga untuk bekerja di Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo”

Tujuan Penelitian 

Penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel pendapatan suami, ijin dari suami, usia ibu rumah tangga, jumlah tanggungan keluarga, dan tingkat pendidikan terhadap probabilitas ibu rumah tangga untuk bekerja di Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan dapat diambil beberapa kesimpulan, yaitu sebagai berikut :

  1. Besar kecilnya pendapatan suami terbukti tidak berpengaruh terhadap probabilitas ibu rumah tangga untuk bekerja di Kecamatan Purworejo  Kabupaten Purworejo  ketika  menggunakan  tingkat signifikansi  5% dikarenakan keinginan untuk menerapkan ilmu yang mereka peroleh.
  2. Dengan menggunakan tingkat signifikansi 5%, adanya pemberian ijin dari suami terbukti berpengaruh terhadap probabilitas ibu rumah tangga bekerja di Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo.  Estimated odds ibu rumah tangga bekerja yang mendapatkan ijin dari suami 21,35 kali dibandingkan dengan ibu rumah tangga yang bekerja tanpa ijin dari suami.
  3. Usia responden terbukti tidak berpengaruh terhadap keputusan ibu rumah tangga untuk bekerja di Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo pada tingkat  signifikansi  5%. Hasil olahan data primer menunjukkan  rata-rata usia responden yang saat ini bekerja dengan rata-rata usia responden yang saat ini tidak bekerja adalah sama yaitu 41 tahun.  Ibu rumah tangga tersebut memilih cara yang berbeda untuk mengaktualisasikan dirinya, sehingga tidak ada pengaruh usia terhadap probabilitas untuk bekerja.
  4. Banyak sedikitnya jumlah tanggungan keluarga  terbukti tidak berpengaruh terhadap keputusan ibu rumah tangga untuk bekerja di Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo ketika menggunakan  tingkat signifikansi  5%. Hal  ini  dikarenakan  antara lain  kebutuhan ekonomi keluarga seluruh responden rata-rata cukup terpenuhi meskipun jumlah tanggungan keluarganya berbeda-beda.
  5. Pada penggunaan tingkat signifikansi 5%,  tingkat pendidikan responden berpengaruh terhadap probabilitas ibu rumah tangga untuk bekerja  di Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo, dimana jenjang pendidikan yang memiliki pengaruh  adalah jenjang Perguruan Tinggi (PT) sedangkan jenjang pendidikan selain itu tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Hal ini dikarenakan dorongan berperan di dalam dunia kerja sebagian besar hanya dimiliki oleh ibu dengan tingkat pendidikan PT. Besarnya estimated odds  ibu rumah tangga bekerja yang telah menempuh jenjang pendidikan perguruan tinggi 5,340 kali dibandingkan dengan ibu  rumah tangga yang bekerja dengan jenjang pendidikan sekolah dasar.
Incoming search terms:

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Besarnya Pengiriman Remiten TKI

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Besarnya Pengiriman Remiten Dari Tenaga Kerja Indonesia  ( TKI ) Ke Daerah Asal  Tahun 2011 ( Studi kasus Tenaga Kerja Indonesia asal kota Surakarta )

pekerja pln Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Besarnya Pengiriman Remiten TKI Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Besarnya Pengiriman Remiten TKI pekerja pln

Latar Belakang Skripsi 

Indonesia merupakan salah satu negara tujuan investasi dari negara –negara maju karena jumlah penduduknya yang besar dengan upah tenaga kerja yang relatif rendah. Selain itu masyarakat Indonesia yang konsumtif menjadikan Indonesia sebagai pasar yang baik dari produk – produk negara lain. Hal ini disebabkan oleh mutu pendidtesisikan yang sangat rendah yang membuat pola konsumtif dimasyarakatnya.

Tetapi investasi yang ditanamkan para investor baik lokal maupun asing dirasa masih kurang mengingat bahwa masih banyak penduduk Indonesia yang bekerja di luar negeri untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka dan keluarganya. Salah satu pilihan yang mereka ambil adalah menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di beberapa negara yang bisa menerima mereka dan membutuhkan tenaga mereka seperti halnya Malaysia, Singapura, Hongkong dan bahkan sampai ke daerah Timur Tengah. Dorongan untuk memenuhi kebutuhan dan mencari kehidupan yang lebih baik menyebabkan terjadinya migrasi internasional besar-besaran di Indonesia.

Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang maka dapat dirumuskan beberapa masalah sebagai berikut :

  1. Apakah tingkat pendapatan TKI berpengaruh terhadap jumlah remiten yang dikirim oleh TKI ke daerah asal ?
  2. Apakah pengeluaran konsumsi keluarga di daerah asal berpengaruh terhadap jumlah remiten yang dikirim oleh TKI ke daerah asal ?
  3. Apakah jumlah tanggungan keluarga di daerah asal berpengaruh terhadap jumlah remiten yang dikirim oleh TKI ke daerah asal ?
  4.  Apakah total biaya penempatan calon TKI berpengaruh terhadap jumlah remiten yang dikirim oleh TKI ke daerah asal ?

Tujuan Penelitian 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel pendapatan TKI, pengeluaran keluarga TKI, jumlah tanggungan keluarga TKI, dan Biaya penempatan TKI, terhadap remiten yang dikirim oleh TKI ke daerah asal. Diduga variabel pendapatan TKI, pengeluaran keluarga TKI, jumlah tanggungan keluarga TKI, dan Biaya penempatan TKI, berpengaruh secara signifikan terhadap remiten yang dikirim oleh TKI ke daerah asal.

Kesimpulan

Berdasarkan penelitian terhadap Tenaga Kerja Indonesia yang berasal dari kota Surakarta dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Dengan tingkat signifikasi 5%, variabel pendapatan TKI berpengaruh signifikan terhadap jumlah remiten yang dikirim oleh TKI. Hal ini berarti hipotesis yang menyatakan bahwa pendapatan TKI berpengaruh signifikan terhadap jumlah remiten telah terbukti.

2. Dengan tingkat signifikasi 5%, variabel pengeluaran konsumsi keluarga berpengaruh signifikan terhadap jumlah remiten yang dikirim oleh TKI. Hal ini berarti hipotesis yang menyatakan bahwa pengeluaran konsumsi keluarga berpengaruh signifikan terhadap jumlah remiten telah terbukti.

3. Dengan tingkat signifikasi 5%, variabel jumlah tanggungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap jumlah remiten yang dikirim oleh TKI. Hal ini berarti hipotesis yang menyatakan bahwa jumlah tanggungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap jumlah remiten telah terbukti.

4. Dengan tingkat signifikasi 5%, variabel total biaya penempatan TKI berpengaruh signifikan terhadap jumlah remiten yang dikirim oleh TKI. Hal ini berarti hipotesis yang menyatakan bahwa total biaya penempatan TKI berpengaruh signifikan terhadap jumlah remiten telah terbukti.

5. Secara simultan atau bersama – sama variabel pendapatan TKI, pengeluaran konsumsi keluarga, jumlah tanggungan keluarga, dan total biaya penempatan TKI berpengaruh signifikan terhadap jumlah remiten yang dikirim ke daerah asal.

Incoming search terms: