Judul Skripsi Mirip tetapi Bukan Plagiat

Judul Skripsi Mirip tetapi Bukan Plagiat

Ada pertanyaan yang saya peroleh dari Yahoo! Answes sbb :

gw buat skripsi sudah mau selesai tetapi gw nemuin kl judul skripsi yg gw buat mirip dengan skripsi orang lain kl isi’y g tau mirip’y kayak mana masalah’y cuma dipublis judul’y az g ada abstrak dll, apa yang harus gw perbuat ne gan kl ngulang dari awal berat masalah’y penelitian dah keluar dana dan waktu, dilanjutin atau ngulang dari awal nyari judul baru lagi gan???

Tentu saja ada banyak sekali judul-judul skripsi yang telah dibuat. Namun demikian ada cara tertentu supaya dua skripsi yang memiliki judul yang mirip bukanlah plagiat dari skripsi yang satunya.

Sebuah skripsi dianggap plagiat dari skripsi atau tesis yang lain jika ada kemiripan pada KONTEN atau ISI. Biasanya di tetapkan standar bahwa ada kemiripan sebanyak 30 % dari isi sudah merupakan suatu tindakan plagiat. Kemiripin isi atau konten bisa terjadi pada Bab I, Bab II, Bab III, Bab IV, sampai Bab V. Kemiripan di sini dapat diketahui secara awam dengan adanya kesamaan pada 1 sub-bab dari suatu Bab.

Kalau di negara-negara yang sudah maju dimana perpustaaan dari masing-masing universitas sudah terhubung, mereka memiliki suatu program untuk mengetahui kemiripan konten dari suatu karya tugas akhir dengan tugas akhir yang lain. Dengan demikian, jika ada kemiripan konten maka akan langsung ketahuan dengan sendirinya. Bagaimana pun kita harus waspada jika negara Indonesia sudah maju, maka kemiripan konten ini juga akan terintegrasikan kedalam satu sistem. Entah kapan.

Oleh karenanya walaupun judul dari skripsi kamu mirip dengan skripsi orang atau tesis orang lain tetap PD saja untuk melanjutkan skripsi yang sudah mulai kamu kerjakan. Apalagi jika kamu belum pernah melihat judul skripsi yang judulnya mirip tersebut kemungkinan besar tidak akan terjadi.

Incoming search terms:
Antara Judul Skripsi dan Masalah, Manakah yang Lebih Dahulu?

Antara Judul Skripsi dan Masalah, Manakah yang Lebih Dahulu?

Masalah antara judul skripsi dengan masalah tidak seperti pertanyaan “manakah yang lebih dahulu antara telur dan ayam”.

Sering kali mahasiswa ngotot untuk lebih dahulu mencari judul yang baik dan ideal menurut dia. Padahal awal mula dari suatu penelitian adalah dimulai dari adanya suatu masalah. Ceritanya adalah seperti ini.

Suatu penelitian di awali dengan adanya suatu masalah. Jika tidak ada masalah, biasanya tidak perlu dilakukan penelitian. Masalah inilah yang akan diselesaikan untuk dicarikan solusinya dengan melakukan penelitian. Dengan demikian dapat dibuat runtutan sebagai sebagai berikut :

MASALAH => PENELITIAN => SOLUSI

Namun demikian masalah seperti apakah yang layak untuk diteliti? Apakah setiap masalah layak untuk dilanjutkan menjadi suatu penelitian? Tentu saja tidak. Sebagai contoh seperti ini. Di dalam perusahaan multinasional, terdapat banyak sekali masalah, misal :

– Karyawan A dari divisi B yang sering datang terlambat.
– Hasil produksi terkadang cacat sehingga tidak layak dijual dan mengakibatkan beban bagi perusahaan.
– Adanya konflik antara pihak manajemen dengan beberapa karyawan
– Munculnya konflik personal antara 1 karyawan dengan karyawan yang lain
– Munculnya miss communication antara divisi produksi dengan divisi pemasaran
– Budaya organisasi yang perlu menyesuaikan dengan perkembangan teknologi
– Dan lain sebagainya

Tentu saja tidak mungkin kita akan meneliti semuanya dalam satu skripsi. Alasannya adalah tidak semua masalah bersifat strategis dan penting untuk segera diselesaikan. Masalah yang akan diteliti dalam suatu penulisan tugas akhir skripsi hendaknya bersifat strategis bagi perusahaan. Dengan demikian solusi yang ditawarkan dari penulisan skripsi mampu memberikan banyak manfaat bagi perusahaan. Selain itu masalah yang diteliti dalam satu skripsi harus bersifat fokus dan memiliki keterkaitan antara satu variabel dengan satu variabel yang lain. Dengan demikian, jika suatu masalah tidak berkaitan sama sekali dengan fokus utama penelitian biasanya akan diabaikan.

Setelah masalah ditemukan, maka dibuat suatu rumusan masalah. Rumusan masalah ini memuat beberapa masalah yang akan dibahas di dalam skripsi dan dibuat dalam bentuk kalimat tanya.

Setelah rumusan masalah terbentuk barulah dibuat judul yang mampu mempresentasikan rumusan masalah yang akan dibuat. Dengan demikian, urutannya adalah :

Masalah (ada gap antara harapan dan kenyataan riil) => rumusan masalah => judul penelitian yang mampu mempresentasikan rumusan masalah

Saran dan masukan sangat berguna bagi pengembangan penulisan ini dikemudian hari. Shalam