Menentukan Judul Skripsi Hukum Dengan Benar

Menentukan Judul Skripsi Hukum Dengan Benar Menentukan Judul Skripsi Hukum Dengan Benar tesisBagi mahasiswa semester akhir fakultas hukum yang akan memperoleh gelar sarjana, menulis skripsi merupakan salah satu syarat kelulusan yang wajib dipenuhi. Program studi ilmu hukum dibagi menjadi beberapa konsentrasi yang meliputi hukum pidana, hukum perdata, hukum acara, hukum tata negara, hukum ekonomi, hukum agraria, hukum bisnis, hukum lingkungan, dan hukum internasional. Banyak sekali judul skripsi hukum yang tersedia di internet dan perpustakaan yang dapat digunakan sebagai acuan atau sumber inspirasi dalam mengerjakan skripsi bidang studi hukum.

Berikut ini adalah contoh-contoh judul skripsi hukum yang dapat membantu anda, khususnya mahasiswa fakultas hukum yang akan menyusun skripsi, diantaranya Asas-asas umum pemerintahan yang baik sebagai dasar pembatalan keputusan tata usaha negara dalam kaitannya dengan Pasal 53 Ayat (2) Undang-undang No. 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, Kewenangan mengadili sengketa tata usaha negara dalam kaitannya dengan ketentuan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, Pertanggungjawaban Pidana Presiden Republik Indonesia Menurut Sistem Ketatanegaraan Indonesia, Peranan DPRGR periode 1965-1971 dalam menegakkan kehidupan ketatanegaraan yang konstitusional berdasarkan UUD 1945, Kekuasaan Kehakiman Yang Merdeka: Suatu Penelitian Tentang Pola Pembinaan Hakim Pada Peradilan Tata Usaha Negara, dan masih banyak lagi judul-judul skripsi hukum yang lain.

Untuk menghasilkan skripsi yang berkualitas, judul skripsi hukum juga harus menarik dan kreatif, serta tidak menjiplak dari skripsi-skripsi yang sudah ada. Sebelum membuat judul untuk skripsi, anda harus menentukan topik yang akan anda gunakan sebagai bahan pembahasan untuk skripsi anda. Topik skripsi dapat anda peroleh dari peristiwa-peristiwa atau fenomena-fenomena di sekitar anda yang ada kaitannya dengan hukum. Setelah anda menemukan topik untuk skripsi yang akan anda susun, langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah berkonsultasi dengan dosen pembimbing. Dosen pembimbing akan mengarahkan anda untuk langkah-langkah selanjutnya.

Dalam menentukan judul skripsi hukum, anda juga memerlukan persetujuan dari dosen pembimbing terlebih dahulu. Judul skripsi harus mewakili keseluruhan penjelasan dari skripsi yang anda buat.  Mungkin hal ini terlihat sepele, namun sebenarnya judul skripsi merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam penyusunan skripsi. Ada kalanya mahasiswa harus mengganti judul skripsinya berulang-ulang sampai judul tersebut dirasa layak untuk dijadikan judul skripsi. Setelah judul skripsi anda mendapat persetujuan dari dosen pembimbing, anda dapat menginjak ke langkah selanjutnya.

Incoming search terms:

Langkah-langkah Penyusunan Skripsi Hukum

Langkah-langkah Penyusunan Skripsi Hukum Langkah-langkah Penyusunan Skripsi Hukum tesisIlmu Hukum adalah salah satu jurusan kuliah di perguruan tinggi yang banyak diminati oleh para calon mahasiswa. Pengertian hukum ada bermacam-macam, namun yang paling populer adalah definisi hukum menurut dua ahli hukum yaitu Bellefroid dan Jhering. Menurut Bellefroid, hukum yang berlaku dalam suatu masyarakat berfungsi untuk mengatur tata tertib yang ada di masyarakat dan didasarkan atas kekuasaan yang ada di dalam masyarakat tersebut. Sedangkan menurut Jhering, hukum merupakan sebuah kondisi kehidupan sosial dalam arti luas, yang mendapat jaminan dari kekuasaan negara melalui cara paksaan yang bersifat eksternal.

Bagi anda yang mengambil jurusan ilmu hukum, tentunya anda harus menyusun skripsi hukum. Skripsi bagi jurusan ilmu hukum ada beberapa macam, antara lain Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Lingkungan, Hukum Tata Negara, Hukum Internasional, Hukum Agraria, Hukum Ekonomi, dan Hukum Bisnis. Dalam menyusun skripsi ini, anda bisa memilih bidang hukum yang anda kuasai sehingga akan mempermudah anda dalam menyelesaikan skripsi tersebut.

Bila berbicara mengenai skripsi hukum, ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh mahasiswa yang akan menyusun skripsi. Langkah yang pertama adalah pencarian awal. Dalam pencarian awal ini anda harus menentukan topik atau materi apa yang akan bahas dalam skripsi anda, beserta teori-teori atau kajian-kajian yang akan anda gunakan. Langkah yang kedua adalah membuat judul disertai surat pernyataan bahwa judul tersebut belum pernah ditulis sebelumnya oleh siapapun dan murni merupakan karya anda sendiri.

Kemudian langkah yang ketiga adalah mengajukan judul skripsi hukum anda kepada ketua bagian bidang hukum yang anda gunakan dalam skripsi anda. Misalnya, jika anda mengambil bidang hukum perdata, maka anda harus mengumpulkannya pada Ketua Bidang Hukum Perdata. Setelah judul skripsi anda disetujui oleh Ketua Bagian yang bersangkutan, langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah berkonsultasi dengan pembimbing skripsi. Anda dapat memilih pembimbing skripsi yang kompetent dalam bidang ilmu hukum yang anda gunakan dalam skripsi anda.

Langkah berikutnya adalah mengajukan proposal skripsi hukum anda kepada dosen pembimbing dan setelah disetujui maka anda dapat melakukan bimbingan skripsi. Tentu saja dalam mengerjakan skripsi anda akan melakukan penelitian sebagai pembahasan untuk skripsi anda. Setelah keseluruhan pembahasan skripsi anda dinyatakan benar dan layak, maka anda siap untuk melakukan unjian skripsi atau yang lebih umum dikenal dengan sidang skripsi. Jika anda ingin lulus ujian skripsi ini, maka anda harus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dari dosen penguji dan mempertahankan argumen anda.

Incoming search terms: