Langkah-langkah Dalam Penelitian Pendidikan Yang Wajib Diketahui

Langkah-langkah Dalam Penelitian Pendidikan Yang Wajib Diketahui Langkah-langkah Dalam Penelitian Pendidikan Yang Wajib Diketahui tesisPenelitian pendidtesisikan merupakan penelitian ilmiah yang dilakukan untuk menciptakan penemuan baru, khususnya di bidang pendidikan. Pada dasarnya, penelitian adalah hasil dari rasa keingintahuan yang menjadi sifat dasar yang dimiliki oleh manusia. Seperti halnya penelitian yang lain, penelitian pendidikan dapat terlaksana karena adanya ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh manusia. Ilmu pengetahuan ini didasari oleh dua teori kebenaran yaitu koheresi dan korespondensi. Koheresi menyatakan bahwa suatu pernyataan dapat dikatakan benar apabila pernyataa tersebut konsisten dengan pernyataan sebelumnya, sedangkan korspondensi menyatakan bahwa suatu pernyataan dapat dikatakan benar apabila pernyataan tersebut didasarkan atas fakta atau realita. Jadi, dalam hal ini penelitian merupakan suatu pembuktian yang dapat memperkuat atau membenarkan suatu pernyataan.

Demikian juga dengan penelitian pendidikan, penelitian ini merupakan suatu upaya untuk memperoleh kebenaran atas suatu hal dengan berdasar pada proses berpikir ilmiah yang kemudian dituangkan dalam metode ilmiah. Metode ilmiah yang digunakan dalam proses penelitian terdiri dari dua unsur yaitu pengamatan dan penalaran. Hal ini untuk membuktikan bahwa suatu pernyataan dapat dibuktikan kebenarannya berdasarkan fakta yang ada.

Dalam mengerjakan penelitian pendidikan, ada empat langkah utama dari metode ilmiah yang akan mendasari langkah-langkah dari penelitian. Langkah yang pertama yaitu merumuskan masalah. Dalam hal ini peneliti harus dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk dicari jawabannya. Jika tidak ada permasalahan yang dicari pemecahannya, maka tidak akan bisa dilakukan penelitian karena pada dasarnya penelitian dilakukan untuk memecahkan suatu masalah.

Langkah yang kedua dalam penelitian pendidikan yaitu mengajukan hipotesis. Hipotesis merupakan dugaan-dugaan sementara atas jawaban dari pertanyaan yang telah diajukan sebelumnya. Hipotesis ini dapat diperoleh melalui pengkajian dari berbagai teori yang berkaitan dengan bidang ilmu yang dijadkan sebagai dasar perumusan masalah.

Langkah yang ketiga yaitu verifikasi data. Pada langkah ini peneliti mengumpulkan data-data secara empiris dan kemudian mengolah dan menganalisis data tersebut untuk menguji kebenaran dari hipotesis. Data empiris yang digunakan harus bisa menguji hipotesis.

Langkah yang terakhir yang dilakukan dalam penelitian pendidikan yaitu menarik kesimpulan. Untuk memperoleh kesimpulan, peneliti harus menentukan jawaban-jawaban yang bersifat definitif atas setiap pertanyaan yang diajukan. Kesimpulan dari penelitian merupakan jawaban atas rumusan masalah penelitian sehingga telah teruji kebenarannya.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, anda dapat memperoleh pembenaran atas penelitian pendidikan yang anda lakukan. Selain itu, metode di atas juga dapat dijadikan sebgai penelitian ilmiah di bidang yang lain juga.

Incoming search terms:

Mengenal Lebih Dekat–Skripsi Model Pembelajaran

Skripsi model pembelajaran adalah salah satu bentuk skripsi yang disusun oleh mahasiswa yang mengambil program studi bidtesisang pendidikan. Model pembelajaran merupMengenal Lebih Dekat--Skripsi Model Pembelajaran Mengenal Lebih Dekat--Skripsi Model Pembelajaran copy4 BOOKSakan suatu rangkain antara pendekatan, strategi, metode, teknik, dan taktik pembelajaran. Pada dasarnya model pembelajaran merupakan suatu bentuk pembelajaran yang sudah tergambar dari awal sampai akhir yang secara khas disajikan oleh guru. Dengan kata lain, model pembelajaran in dapat disebut sebagai bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, serta teknik pembelajaran. Selain itu, metode pembelajaran juga dapat diartikan sebagai suatu cara ynag digunakan oleh tenaga pendidik yang berfungsi untuk merealisasikan rencana-rencana yang telah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Menurut Bruce Joyce dan Marsha Weil yang terdapat dalam sebuah buku yang ditulis oleh Dedi Supriawan dan A. Benyamin Surasega, model pebelajaran dibagi menjadi empat kelompok, yaitu :

  1. Model interaksi sosial,
  2. Model pengolahan informasi,
  3. Model personal-humanistik, dan
  4. Model modifikasi tingkah laku.

Bagi anda yang akan menyusun skripsi model pembelajaran, anda dapat memilh salah satu kelompok model pembelajaran tersebut.

Di samping itu, ada beberapa macam metode pembelajaran yang dapat digunakan oleh tenaga pendidik dalam merealisasikan model pembelajaran yang terdiri dari ceramah, demonstrasi, diskusi, simulasi, laboratorium, pengalaman lapangan, brainstorming, debat, simposium, dan lain sebagainya. Dalam hal ini, tenaga pendidik harus mampu melaksanakan tugasnya secara profesional yaitu dengan cara memahami dan memiliki ketrampilan yang memadai dalam mengembangkan berbagai model pembelajaran yang kreatif, efektif, dan menyenangkan.

Jika anda ingin menggunakan model pembelajaran sebagai bahan penelitian skripsi, anda dapat mencoba mencermati upaya-upaya reformasi pembelajaran yang sedang berkembang di Indonesia, khusunya di daerah sekitar anda. Anda juga dapat melakukan penelitian terhadap model pembelajaran yang digunakan di sekolah-sekolah yang ada di sekitar anda. Selain itu, skripsi model pembelajaran yang akan anda tulis juga dapat berisi perbandingan antara model pembelajaran yang digunakan oleh tenaga pendidik satu dengan tenaga pendidik yang lain.

Sebenarnya banyak sekali aspek dari model pembelajaran yang dapat digunakan sebagai bahan penelitian untuk skripsi model pembelajaran yang akan disusun. Dalam hal ini, anda harus mampu menganalisa fenomena menarik yang ada dalam sebuah proses pembelajaran. Sehingga, anda dapat menyajikannya dalam sebuah susunan skripsi yang apik dan memberikan kontribusi terhadap perkembangan dunia pedidikan yang ada di daerah anda.

Incoming search terms: