Tahap-tahap Yang Perlu Dilakukan Dalam Menyusun Skripsi Keuangan

Tahap-tahap Yang Perlu Dilakukan Dalam Menyusun Skripsi Keuangan Tahap-tahap Yang Perlu Dilakukan Dalam Menyusun Skripsi Keuangan tesisSkripsi merupakan suatu karya tulis ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa yang menempuh pendidtesisikan Strata Satu (S1) dan berisi penjelasan-penjelasan tentang hasil penelitian terhadap suatu fenomena atau permasalahan dalam bidang ilmu tertentu, berdasarkan teori-teori atau kaidah-kaidah ilmu yang diajarkan dalam berbagai mata kuliah di perguruan tinggi. Salah satu skripsi yang merupakan pengaplikasian dari bidang kuliah adalah skripsi keuangan. Skripsi ini disusun oleh mahasiswa fakultas ekonomi dari berbagai konsentrasi seperti manajemen, akuntansi, perbankan, perpajakan, dan sebagainya.

Dalam menyusun skripsi keuangan, mahasiswa dapat mengambil data dari berbagai sumber seperti perkantoran, industri-industri, perusahaan, dan bidang bisnis lain yang melakukan transaksi keuangan. Namun, tidak semua bidang bisnis bersedia memberikan data-data transaksi keuangannya karena diaggap sebagai sesuatu yang sangat privat. Oleh karena itu, anda harus pandai-pandai melobi orang-orang di bagian keuangan atau bisa juga anda mencari data dari kenalan anda sehingga anda tidak terlalu menemui banyak kesulitan dalam pengambilan data tersebut.

Seperti penyusunan skripsi pada umumnya, ada beberapa tahapan-tahapan yang harus anda lakukan dalam menyelesaikan skripsi keuangan. Tahap yang pertama adalah menentukan topik, judul, dan permasalahan. Untuk menentukan topik, anda dapat melihat dari hal-hal yang ada di sekitar anda, misalnya industri kecil yang sedang maju di daerah anda, atau bisnis lain yang sedang trend di lingkungan anda. Judul yang anda buat untuk skripsi harus berbeda dari skripsi-skripsi yang sudah ada. Anda dituntut untuk kreatif dan membuat judul yang menarik sehingga nantinya orang akan tertarik untuk membaca skripsi anda. Dalam menentukan masalah, anda harus menyesuaikannya dengan judul skripsi sehingga akan ada korelasi antara judul dan pembahasan-pembahasan yang ada di dalamnya.

Tahap yang kedua adalah mengumpulkan data-data yang diperlukan dan kemudian mengolah, menganalisa, dan menyimpulkannya dalam suatu karya tulis. Antara permasalahan, pembahasan, dan kesimpulan harus saling berhubungan. Anda harus dapat menjelaskan analisa anda berdasarkan teori keuangan tertentu sehingga skipsi anda akan menjadi skripsi keuangan yang berkualitas. Anda juga dapat menambahkan saran yang berisi solusi sederhana untuk menunjukkan benang merah antara teori dan kenyataan dari data-data yang ada.

Tahap yang ketiga adalah mempertahankan fakta-fakta yang sudah anda susun dalam skripsi dalam ujian skripsi. Sangat disarankan untuk menyiapkan sumber-sumber terpercaya yang dapat mendukung argumen dan skripsi keuangan anda, misalnya dari buku-buku tentang keuangan dan sebagainya.

Incoming search terms:

Mengapa Skripsi Audit Begitu Penting?

Mengapa Skripsi Audit Begitu Penting? Mengapa Skripsi Audit Begitu Penting? tesisMenulis skripsi seringkali menjadi sesuatu yang sangat menyita energi, pikiran, dan biaya bagi mayoritas mahasiswa. Apalagi kalau program studi yang diambil merupakan program studi yang mata kuliahnnya memerlukan usaha keras dalam mencapai kelulusan, misalnya program studi akuntansi. Ada macam-macam konsentrasi dalam program studi akuntansi yang dapat dijadikan topik untuk penulisan skripsi, salah satunya adalah audit. Skripsi audit berhubungan dengan laporan keuangan suatu perusahaan atau bisnis tertentu. Karena skripsi ini berhubungan dengan angka-angka, maka tentu saja sangat diperlukan ketelitian dalam pengerjaannya. Hal ini untuk menghindari kesalahan dalam penghitungannya serta untuk menghasilkan informasi tentang laporan keuangan yang handal dan terpercaya sebagai dasar pengambilan suatu keputusan dalam suatu perusahaaan.

Dalam mengerjakan skripsi audit, mahasiswa harus mengerti standar audit sebagai pedoman yang telah ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yang terdiri dari standar umum, standar pekerjaan lapangan, dan standar pelaporan. Standar umum adalah standar audit yang merupakan cerminan dari kualitas pribadi yang wajib dimiliki oleh seorang auditor dan standar ini mengharuskan seorang auditor untuk memiliki keahlian serta pelatihan teknis yang cukup dalam melaksanakan prosedur audit. Sedangkan standar pekerjaan lapangan dan standar pelaporan berfungsi untuk mengatur auditor dalam hal pengumpulan data dan kegiatan-kegiatan yang lain, yang dilaksanakan selama melakukan audit dan mewajibkan auditor untuk menyusun suatu laporan atas laporan keuangan yang diauditnya secara keseluruhan.

Dengan menyusun skripsi audit, secara tidtesisak langsung mahasiswa akuntansi juga belajar menjadi auditor atau akuntan publik. Dalam suatu perusahaaan, laporan audit mempunyai arti penting dan laporan ini harus disajikan dalam bentuk laporan keuangan yang benar, sesuai dengan standar akuntansi yang lazim sehingga laporan audit tersebut dapat digunakan secara optimal dalam rangka melaksanakan fungsi manajemen. Hasil dari laporan audit dapat menunjukkan apakah laporan keuangan dan hasil operasi perusahaan klien sudah disajikan secara wajar atau tidak karena hal ini akan memberikan pengaruh terhadap kemajuan suatu perusahaan.

Salah satu contoh yang dapat dijadikan referensi untuk bahan skripsi audit anda adalah Persepsi Akuntan Pendidikan Dan Akuntan Publik Terhadap Teknologi Informasi Yang Harus di Kuasai Oleh Akuntan. Skripsi audit ini bertujuan untuk menguji perbedaan persepsi antara akuntan pendidik dan akuntan publik terhadap teknologi informasi yang harus dikuasai oleh akuntan dan mengamati kecukupan muatan teknologi informasi yang terdapat dalam kurikulum pendidikan tinggi akuntansi serta melihat pendapat dari kedua kelompok terhadap peranan akuntan dalam proses perancangan sistem informasi yang berbasis komputer. Anda juga dapat menganalisis topik lain untuk dijadikan skripsi audit. Pastikan laporan keuangan yang akan anda buat menggunakan data-data yang valid.

Incoming search terms: