Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Niat Pembelian Online

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Niat Pembelian Online Dengan Motivasi Belanja Konsumen Sebagai Pemoderasi  (Studi pada Mahasiswa FE UNS)

belanja online Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Niat Pembelian Online Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Niat Pembelian Online belanja online

Latar Belakang Skripsi 

Pembelian online merupakan isu yang menarik diteliti karena studi mengindikasikan adanya divergensi model yang digunakan untuk fenomena tersebut (Lihat Ramayah dan Ignatius, 2005;  Kanguno & Jain, Chen-Ya Wang et al, 2009;  Watchravesringkan, 2010).  Keragaman kemungkinan dikarenakan oleh masing-masing model hanya dapat menjelaskan

objek dan setting yang berbeda. Kondisi yang demikian memberikan peluang pada studi ini untuk mengkonstruksi sebuah model yang dapat menjelaskan niat untuk membeli produk secara online. Model yang dikembangkan dalam penelitian ini bertumpu pada empat variabel amatan yaitu  perceived usefulness, perceived ease to use, perceived innovativeness,  dan  perceived risk. Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing variabel amatan yang digunakan untuk mengembangkan model.

Rumusan Masalah

  1. Apakah  perceived usefulness  berpengaruh pada  intention to  online purchase?
  2. Apakah  perceived  ease of use  berpengaruh pada  intention to  online purchase?
  3. Apakah perceived innovativeness berpengaruh pada intention to online purchase?
  4. Apakah perceived risk perpengaruh pada intention to online purchase ?
  5. Apakah  consumer shopping motivation memoderasi hubungan  perceived usefulness dan intention to purchase online
  6. Apakah  consumer shopping motivation memoderasi hubungan antara perceied ease of use dan intention to online purchase?
  7. Apakah  consumer shopping  motivation memoderasi hubungan antara perceived innovativeness dan intention to online purchase?
  8. Apakah  consumer shopping  motivation memoderasi hubungan antara perceived risk dan intention to online purchase?

Tujuan Penelitian 

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan proses pembentukan niat membeli produk secara online. Niat membeli produk secara online sebagai variabel dependen yang dipengaruhi oleh manfaat yang dirasakan, kemudahan  yang dirasakan, keinovatifan yang dirasakan, dan resiko yang dirasakan. Dalam model, motivasi belanja konsumen sebagai variabel yang memoderasi hubungan antara variabel-variabel ini.

Simpulan

Hasil analisis mengindikasikan bahwa niat untuk membeli  secara  online  dipengaruhi oleh  perceived usefulness, perceived ease to use, dan perceived risk. Selain itu, motivasi belanja  memperkuat hubungan antara perceived risk  pada niat untuk berbelanja  online. Hal ini mengindikasikan bahwa  perceived usefulness, perceived ease to use,  dan  perceived risk dipertimbangkan penting oleh konsumen pada saat berbelanja  online. Oleh karena itu, diperlukan pemberian stimulus bagi konsumen sehingga dapat meningkatkan niat untuk berbelanja online.

Perceived usefulness  dapat ditingkatkan dengan mendesain  website yang dapat memberikan manfaat bagi konsumen dalam berbelanja  online. Stimulus yang disarankan untuk meningkatkan  perceived usefulness  yaitu memberikan informasi produk yang lengkap dan  up to date  mengenai deskripsi produk dan harga serta adanya daftar ketersedian produk yang jelas dan up to date.

 

 

Incoming search terms:

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impulse Buying Merek

Skripsi Ekonomi Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impulse  Buying Pada Merek Super T-Shirt (Studi pada Pengunjung Matahari Department Store Singosaren )

merek Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impulse Buying Merek Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impulse Buying Merek merek

Latar Belakang Skripsi 

Saat ini perkembangan bisnis retail di Indonesia sangat pesat. Hal tersebut berawal dari keberadaan pasar tradisional yang mulai tergeser oleh munculnya berbagai jenis pasar modern, sehingga berbagai macam pusat perbelanjaan eceran bermunculan dengan berbagai macam bentuk dan ukuran.

Beberapa contoh bentuk pusat perbelanjaan modern misalnya  mall, upermarket, department store, shopping center, dan hypermarket. Salah satu usaha yang telah berkembang pesat saat ini adalah usaha ritel dalam bentuk department store. Dengan semakin banyaknya  department store  yang ada, maka diperlukan strategi yang jitu untuk menarik para konsumen.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas, maka rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1.  Apakah terdapat pengaruh shopping lifestyle terhadap impulse buying?

2.  Apakah terdapat pengaruh fashion involvement terhadap impulse buying?

3.  Apakah terdapat pengaruh pre-decision stage terhadap impulse buying?

4.  Apakah terdapat pengaruh post-decision stage terhadap impulse buying?

5.  Apakah terdapat pengaruh  shopping lifestyle,  fashion involvement,  pre-decision stage, dan  post-decision stage  secara bersama-sama terhadap impulse buying?

Tujuan Penelitian 

Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui  pengaruh dari shopping lifestyle, fashion involvement, pre-decision stage, dan  post-decision stage  terhadap  impulse buying  baik secara parsial maupun simultan.

Kesimpulan 

Berdasarkan hasil analisis data pada bab sebelumnya maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1.  Hasil pengujian uji t atau uji parameter penduga (uji pengaruh secara parsial) diperoleh hasil: Variabel  shopping  lifestyle  dan  fashion involvement  tidtesisak  berpengaruh terhadap  impulse buying, sedangkan variabel  pre-decision stage  dan post-decision stage berpengaruh signifikan terhadap impulse buying.

2.  Dari uji secara simultan diperoleh hasil bahwa  variabel  shopping lifestyle, fashion involvement, pre-decision stage, dan  post-decision stage  secara bersama-sama atau serentak berpengaruh signifikan terhadap variabel impulse buying.

Analisis Consumer Shopping Brand Distro Clothing

Skripsi Ekonomi~ Analisis Consumer Shopping Value, Satisfaction Terhadap Loyalty Retail Apparel Brand Distro Clothing (Studi Kasus Pelanggan Distro Tomcat Surakarta)

distro baju Analisis Consumer Shopping Brand Distro Clothing Analisis Consumer Shopping Brand Distro Clothing distro baju

Latar Belakang Skripsi 

Banyak  distro clothing  yang menawarkan barang dan jasa yang sejenis  penawaran yang menarik. Konsumen tentunya akan memilih  distro clothing  yang memberikan nilai tertinggi dengan mempertimbangkan banyak faktor yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhannya.Distro clothing  perlu mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen untuk membeli barang dan jasa yang ditawarkan perusahaan. Pengetahuan ini penting bagi  distro clothing untuk meningkatkan omset penjualan. Tanpa keputusan pembelian dari konsumen maka tidtesisak akan terjadi permintaan barang dan jasa. Dengan pembelian tersebut diharapkan konsumen loyal terhadap kinerja  distro clothing.  Banyak faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen. Penelitian ini memodifikasi dalam membeli barang apparel yang sebelumnya dilakukan oleh Jason Carpenter dan Ann Farihurst di Amerika Serikat,

mengemukakan bahwa variabel loyalitas adalah  hedonic shopping benefits  dan  utilarian shopping benefits. Variabel  hedonic shopping benefits  telah didokumentasikan dan diuji seperti kegembiraan, penimbulan, kegembiraan, bersifat pesta, angan khayal, khayalan, petualangan,  dll.  (e.g., Babin et al., 1994; Bloch & Richins, 1983; Sherry, 1990; Fischer & Arnold,1990; Hirschman, 1983)  (dalam Shin Kim 2006), sedang  aspek perilaku konsumen utilitarian diarahkan ke arah memuaskan suatu kebutuhan ekonomi atau fungsional (Babin et al., 1994). Tercapainya  customer satisfaction  yang diterima dari konsumen diharapkan terbentuk customer loyalty  sehingga dapat memberikan efek dari  word of mouth  yang dapat digambarkan sebagai komunikasi informal yang diarahkan kepada konsumen yang lain tentang  kepemilikan, pemakaian, karakteristik jasa dan barang atau para penjual mereka (Westbrook, 1987)

Perumusan Masalah

  1. Apakah  utilatarian shoping benefits  mempunyai pengaruh pada  satisfaction retail apparel brand distro clothing?
  2. Apakah hedonic shoping benefits mempunyai pengaruh pada customer satisfaction retail apparel brand distro clothing?
  3. Apakah customer satisfaction mempunyai pengaruh pada customer loyalty retail apparel brand distro clothing?
  4. Apakah  customer  satisfaction  mempunyai pengaruh  word of mouth  pelanggan  retail apparel brand distro clothing?
  5. Apakah customer loyalty mempunyai pengaruh word of mouth pelanggan retail apparel brand distro clothing?

Tujuan Penelitian 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh  Analisis  Pengaruh Consumer Shopping Value, Kepuasan Terhadap Loyalitas Retail Apparel Brand Distro Clothing.  Sampel dalam penelitian ini adalah customer dari Distro Clothing. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah confinience sampling, yaitu teknik pengambilan sampel adalah orang-orang yang mudah ditemui atau berada pada waktu yang tepat, serta mudah dijangkau. Jumlah yang sampel yang diambil sebanyak 125 dan merupakan custumer dari distro Tomcat disurakarta.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian seperti yang telah diuraikan pada bab sebelumnya dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu :

  1. Terdapat pengaruh positif dan signifikan utilitarian shoping benefits terhadap customer satisfaction. Hal ini berarti semakin tinggi  utilarian shoping benefits  maka semakin besar kepuasan konsumen terhadap Distro Tomcat Surakarta.
  2. Terdapat pengaruh positif  dan  signifikan  hedonic shoping benefits  terhadap  customer satisfaction. Hal ini berarti semakin tinggi hedonic shoping benefits dalam berbelanja di Distro Tomcat Surakarta maka  customer satisfaction  retail apparel brand distro clothing.
  3. Terdapat pengaruh positif  dan  signifikan  customer satisfaction  terhadap  customer loyalty. Hal ini berarti semakin tinggi  kepuasan konsumen dalam berbelanja di Distro Tomcat Surakarta, maka semakin besar pula  customer loyalty  retail apparel brand distro clothing.
  4. Tidak terdapat pengaruh  langsung positif dan signifikan customer satisfaction  terhadap word of mouth. Hal ini berarti  besar kecilnya kepuasan dalam berbelanja di Distro Tomcat Surakarta belum mampu memberikan dorongan untuk merekomendasikan kepada orang lain terhadap keunggulan dan kelebihan Distro Tomcat Surakarta.
  5. Terdapat pengaruh secara positif  dan  signifikan  customer loyalty  terhadap  word of mouth brand retail apparel distro clothing. Hal ini berarti  semakin tinggi loyalitas konsumen dalam berbelanja di Distro Tomcat Surakarta maka semakin besar word of mouth retail apparel brand distro clothing.
  6. Berdasarkan kesimpulan no.4 dan no.5 maka dapat dinyatakan bahwa  customer satisfaction  mempunyai pengaruh tidak langsung terhadap  word of mouth  melalui customer loyalty. Hal ini berarti  customer loyalty merupakan mediasi antara pengaruh customer satisfaction terhadap word of mouth.