Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impor Gula

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impor Gula  Propinsi Jawa Tengah Periode 1984-2003

impor gula Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impor Gula Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impor Gula impor gula

Latar Belakang Skripsi 

Gula pasir merupakan sumber kalori seperti halnya dengan  jagung, beras,  umbi-umbian,  lemak atau minyak. Gula pasir mempunyai kandungan energi dan nilai  kalori  yang  tinggi  dan  dapat  langsung  dikonsumsi. Gula merupakan  salah satu dari sembilan bahan pokok yang strategis baik sebagai bahan pangan maupun sebagai  sumber  kalori.

Komoditi  ini  selain  dimanfaatkan  sebagai  pemanis, pengawet  dan  pelarut  pada  industri  makanan  dan  minuman.  Oleh  karenanya komoditi  gula  dan  keberadaan  industrinya  membutuhkan  perhatian  dan penanganan  yang  serius  bagi  pemerintah.  Peranan  industri  disamping  sebagai penyedia gula, juga sebagai penyedia lapangan kerja baik ditingkat kebun maupun pa

Rumusan Masalah 

Berdasarkan latar beakag yang telah disampaikan oleh penulis di atas, dapat dirumuskan sebagai berikut :

  1. Bagaimana pengaruh  produksi  gula  tebu (lokal)  terhadap  volume  impor  di  Jawa  Tengah ?
  2. Bagaimana pengaruh  konsumsi  gula penduduk  Jawa Tengah  terhadap  volume  impor  gula  di  Jawa Tengah ?
  3. Bagaimana pengaruh konsumsi gula industri Jawa Tengah terhadap volume impor gula di Jawa Tengah ?
  4. Bagimana pengaruh  harga  gula  lokal  Jawa  Tengah  terhadap  volume  impor  gula  di  Jawa Tengah ?
  5. Bagaimana pengaruh harga gula impor terhadap volume impor gula di Jawa Tengah ?
  6. Bagaimana pengaruh  nilai  tukar  rupiah  dengan  dollar  terhadap  volume  impor  gula  di  Jawa Tengah ?

Tujuan Penelitian 

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  produksi  gula  tebu (lokal)  terhadap  volume  impor  di  Jawa  Tengah,  pengaruh  konsumsi  gula penduduk  Jawa Tengah  terhadap  volume  impor  gula  di  Jawa Tengah,  pengaruh konsumsi gula industri Jawa Tengah terhadap volume impor gula di Jawa Tengah, pengaruh  harga  gula  lokal  Jawa  Tengah  terhadap  volume  impor  gula  di  Jawa Tengah, pengaruh harga gula impor terhadap volume impor gula di Jawa Tengah, pengaruh  nilai  tukar  rupiah  dengan  dollar  terhadap  volume  impor  gula  di  Jawa Tengah.

Kesimpulan 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan produksi gula di Jawa Tengah  tahun  1984-2003 mengalami  penurunan  yang  berfluktuasi.  Berdasarkan hasil  analisis  regresi  linier  berganda  biasa,  variabel  Produksi  gula  tebu  Jawa Tengah  berpengaruh  terhadap  volume  impor  gula  Jawa  Tengah   pada  tingkat signifikansi  5  %  dengan  probabilitas  0,0103.  Konsumsi  gula  penduduk  Jawa Tengah tidtesisak berpengaruh terhadap volume impor gula Jawa Tengah pada tingkat signifikansi 5 % dengan probabilitas 0,2256.

Konsumsi gula industri Jawa Tengah tidak  berpengaruh  terhadap  volume  impor  gula  Jawa  Tengah  pada  tingkat signifikansi  5  %  dengan  probabilitas  0,1970.  Harga  gula  lokal  Jawa  Tengah berpengaruh  terhadap volume  impor gula Jawa Tengah  pada  tingkat signifikansi 5  %  dengan  probabilitas  0,0055  .  Harga  gula  impor  Jawa  Tengah  tidak berpengaruh terhadap volume impor gula Jawa Tengah pada tingkat signifikansi 5 % dengan probabilitas 0,2554 .   Saran yang diajukan dalam penelitian  ini adalah Produksi gula  tebu Jawa Tengah  Jawa  Tengah  dan  harga  gula  lokal  Jawa  Tengah  sangat mempengaruhi volume  impor  gula  Jawa Tengah. Karena  semakin meningkatnya  produksi  gula lokal maka permintaan akan gula  impor akan  semakin menurun. Hal  yang perlu diperhatikan  oleh  Pemerintah  Daerah  Propinsi  Jawa  Tengah  dalam  upaya peningkatan  produktivitas  gula  dan  untuk menekan  laju  impor  gula  di  Propinsi Jawa  Tengah  diantaranya  : Pertama,  perluasan  lahan  pertanian  tebu  diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pasokan bahan baku tebu sehingga pabrik gula dapat menggiling dengan  full capacity (kapasitas penuh).

Perluasan  lahan diarahkan ke lahan-lahan kering agar  tidak  terlalu  terpengaruh oleh  tamanan  lain, seperti padi. Sehingga dengan pasokan bahan baku yang cukup akan mengurangi jumlah impor gula di Jawa Tengah. Kedua, pengadaan bibit tebu yang berkualitas sehingga akan mampu  menghasilkan  kualitas  gula  yang  bagus  bagi  petani  tebu.  Ketiga, penganekaragaman  teknologi  pupuk  kompos  bagi  petani  sehingga  mampu menekan  biaya  produksi  dan  keuntungan  yang  diperoleh  petani  tebu  semakin meningkat.

Hasil  penelitian  ini  semakin  memperkuat  temuan  beberapa  penelitian sebelumnya  bahwa  impor  gula  juga  sangat  dipengaruhi  oleh  harga  gula  lokal. Karena  semakin  tinggi  harga  gula  lokal  maka  permintaan  gula  impor  akan semakin  meningkat.  Pendirian  koperasi  dan  peminjaman  modal  sangat  penting bagi petani  tebu sehingga para petani  tidak  terhambat dana untuk menanam  tebu yang berkualitas,  tetapi disarankan untuk pencairan dana  tersebut  tidak sekaligus tapi secara bertahap.

Incoming search terms: