Analisis Brand Loyalty Merek Bakery Roti Kecil

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Brand Loyalty Merek Bakery Roti Kecil Di Kota Surakarta

toko roti Analisis Brand Loyalty Merek Bakery Roti Kecil Analisis Brand Loyalty Merek Bakery Roti Kecil toko roti1

 Merek suatu produk bisa dianggap sebagai aset terbesar bagi perusahaan, karena merek yang telah sukses di pasar memiliki potensi yang besar untuk mampu menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Hal ini cukup beralasan karena suatu merek mampu menimbulkan kesan yang mendalam di benak konsumen yang mampu mengubah paradigma dan pikiran konsumen sehingga merek itu mampu tertanam secara kontinyu di benak konsumen.

Merek yang prestisius memiliki ekuitas merek yang kuat  (brandequity). Semakin kuat ekuitas merek suatu produk, semakin kuat daya tariknya untuk menggiring konsumen mengkonsumsi produk tersebut yang selanjutnya akan menghantarkan perusahaan meraup keuntungan dari waktu ke waktu. Pemahaman elemen-elemen ekuitas merek dan perilaku merek serta pengukurannya sangat diperlukan untuk menyusun langkah strategis dalam meningkatkan eksistensi merek dan selanjutnya menaklukkan pasar.

Rumusan masalah

1.Apakah merek bakery Roti Kecil telah menciptakan loyalitas konsumen ?

2.Bagaimana hasil pemetaan brand loyalty pada Roti Kecil yang didtesisasarkan pada tingkatannya seperti Switcher, Habitual buyer, Satisfiedbuyer, Liking the Brand dan Committed buyer ?

Tujuan Penelitian 

Tujuan peneltian ini dilakukan adalah untuk mengetahui seberapa jauh tingkat loyalitas konsumen menggunakan merek Roti Kecil selama ini. Penelitian ini dilakukan di head office Roti Kecil jalan Ovensari, Kadilangu, Baki, Sukoharjo. Populasi dari penelitian ini adalah konsumen Roti Kecil yang pernah mengkonsumsi produk-produk Roti Kecil lebih dari satu (1) kali di kotamadya Surakarta. Sampel yang diambil berjumlah 100 orang dan responden yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah konsumen Roti Kecil yang pernah mengkonsumsi produk-produk Roti Kecil lebih dari satu (1) kali di kotamadya Surakarta khususnya di cabang Urip Sumoharjo,Veteran dan RM Said. Teknik pengambilan sampling dilakukan dengan menggunakan metode  convenience sampling. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara, penyebaran kuesioner, studi pustaka dan observasi langsung ke objek penelitian.

Kesimpulan

1.Roti Kecil mempunyai konsumen yang paling banyak pada tingkat satisfied buyer yaitu 61% atau 61 orang dari 100 orang yang mengkonsumsi. Kondisi ini cukup bagus, karena rata-rata konsumen  Roti  Kecil  menyatakan  puas  saat  mereka mengkonsumsi Roti Kecil selama ini.

2.Konsumen yang berada pada tingkat liking the brand cukup banyak yaitu 56% atau 56 orang dari 100 orang yang mengkonsumsi. Hal ini juga menunjukkan hasil yang cukup baik, hanya saja jika menuruti trend grafik piramida terdapat kecenderungan untuk semakin tinggi levelnya semakin banyak konsumennya.

3.Sekalipun menunjukkan penurunan dibandingkan dengan tingkat satisfied buyer, namun tingkat  liking the brand Roti Kecil masih menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan bahwa konsumen menyukai Roti Kecil selama ini.

4. Konsumen Roti Kecil yang tergolong  switcher cukup sedikit yaitu  23% atau 23 orang dari 100 orang yang mengkonsumsi Roti Kecil.  76Sedangkan yang termasuk pembeli kebiasaan cukup besar yaitu 47% atau 47 orang.

5. Pada tingkat  committed buyer, jumlah konsumen menurun jauh dibandingkan pada tingkat satisfied buyer dan liking the brand yaitu 26% atau 26 orang. Dapat disimpulkan bahwa konsumen Roti Kecil masih belum menunjukkan loyalitas mereka selama ini kepada Roti Kecil.

6. Konsumen Roti Kecil masih sebatas pada tahap puas dan menyukai Roti Kecil, belum sepenuhnya menunjukkan loyalitas mereka terhadap Roti Kecil yang ditandai dengan sedikitnya konsumen yang merekomendasikan maupun mempromosikan Roti Kecil kepada orang lain.

7. Roti Kecil memiliki keunggulan yang belum bisa ditandingi oleh para pesaingnya yaitu kapasitas stok produknya yang cukup banyak sehingga apabila konsumen melakukan pembelian atau pesanan dalam kondisi mendadak dapat segera terpenuhi saat hari itu juga.

Analisis Brand Loyalty Pada Pelanggan

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Brand Loyalty Pada Pelanggan PT Astra Internasional Tbk Daihatsu Solo Baru

astra indonesia Analisis Brand Loyalty Pada Pelanggan Analisis Brand Loyalty Pada Pelanggan astra indonesia

Latar Belakang Skripsi 

Suatu perusahaan dituntut untuk dapat menghasilkan suatu merek yang berbeda dari para pesaing lainnya. Perusahaan yang dapat mengeluarkan merek yang kuat lah, yang nantinya akan mendapatkan kesetiaan yang besar dari para konsumen. Merek yang kuat pastinya juga memiliki ekuitas uatu perusahaan dituntut untuk dapat menghasilkan suatu merek yang berbeda dari para pesaing lainnya. Perusahaan yang dapat mengeluarkan merek yang kuat lmerek ( brand equity ) yang kuat pula.

Semakin kuat ekuitas merek perusahaan otomotif, semakin kuat pula daya tarik pelanggan untuk tetap setia menggunakan produk ataupun jasa yang ditawarkan perusahaan. Hal tersebut dapat menguntungkan bagi perusahaan, karena dapat meraih keuntungan serta penjualan yang meningkat.Pada era globalisasi sekarang ini, merek menjadi aset perusahaan yang sangat bernilai. Untuk itu merek perlu dikelola, dikembangkan, diperkuat, ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat memberikan keuntungan kompetitif

Rumusan Masalah 

  1. Bagaimana tingkat loyalitas pelanggan terhadap pembelian mobil merek Daihatsu ?

Tujuan Penelitian 

  1. Kegiatan Penelitian ini diadakan dengan tujuan yaitu ingin mengetahui seberapa besar tingkat pembelian mobil pada merek Daihatsu

Kesimpulan 

Hasil dari analisis data yang telah diolah oleh penulis dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 100 responden yang telah melakukan pembelian pada PT Astra Internasional Tbk Daihatsu Solo Baru maka dapat

ditarik kesimpulan sebagai berikut ini :

  1. Berdasarkan analisis profil responden yang pernah melakukan pembelian pada PT Astra Internasional Tbk Daihatsu Solo Baru diketahui jumlah responden berjenis kelamin laki – laki lebih mendominasi yaitu sebanyak 87% atau 87 orang dengan usia berkisar 32 – 40 tahun serta berprofesi sebagai seorang wiraswasta yang berpenghasilan lebih dari Rp 2 juta.
  2. Sebanyak 16% atau 16 orang masuk ke dalam kategori  switcher yaitu konsumen yang mudah tertarik oleh produk atau jasa dengan berbagai merek yang ditawarkan oleh  seorang sales.
  3. Sebanyak 56% atau 56 orang merupakan konsumen yang sudah terbiasa mendengar atau tidtesisak asing dengan merek Daihatsu sehingga melakukan pembelian. Oleh karena itu, konsumen tersebut masuk ke dalam kategori habitual buyer.
  4. Sebanyak 80% atau 80 orang merupakan konsumen pada tingkatan satisfied buyer yaitu konsumen yang telah merasakan puas terhadap produk merek Daihatsu.
  5. Pada tingkatan liking the brand sebanyak 79% atau 79 orang benar – benar menyukai produk dengan merek Daihatsu.
  6. Pada tingkatan  commited buyer terdapat 78% atau 78 responden yang menyatakan bangga setelah menggunakan produk merek Daihatsu dan memiliki komitmen yang kuat untuk tetap setia terhadap satu merek.

Faktor-faktor Yang Berpengaruh Terhadap Nilai Perusahaan

Skripsi Ekonomi Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Leverage Dan Profitabilitas Sebagai Variabel Pemoderasi  (Studi Kasus Pada Perusahaan High Profile yang Terdaftar di BEI)

Nilai perusahaan Faktor-faktor Yang Berpengaruh Terhadap Nilai Perusahaan Faktor-faktor Yang Berpengaruh Terhadap Nilai Perusahaan Nilai perusahaan

 

Latar Belakang Skripsi 

Perusahaan akan mengungkapkan suatu informasi jika informasi tersebut dapat meningkatkan nilai perusahaan. Perusahaan dapat menggunakan informasi tanggung jawab sosial sebagai keunggulan  kompetitif perusahaan. Perusahaan yang memiliki kinerja lingkungan dan sosial yang baik akan direspon positif oleh investor melalui peningkatan harga saham. Apabila perusahaan memiliki kinerja lingkungan dan sosial yang buruk maka akan muncul keraguan dari investor sehingga direspon negatif melalui penurunan harga saham (Rustiarini, 2010).

Belkaoui dan Karpik (1989) menyatakan keputusan untuk mengungkapkan informasi sosial akan mengikuti suatu pengeluaran untuk pengungkapan yang menurunkan pendapatan. Sesuai dengan teori agensi maka manajemen perusahaan dengan tingkat  leverage yang tinggi akan mengurangi pengungkapan tanggung jawab sosial yang dibuatnya agar tidtesisak menjadi sorotan dari debtholders.

Perumusan Masalah

1.   Apakah corporate social responsibility mempengaruhi nilai perusahaan?

2. Apakah  leverage  memoderasi hubungan antara  corporate social responsibility dan nilai perusahaan?

3. Apakah profitabilitas  memoderasi hubungan antara  corporate social responsibility dan nilai perusahaan?

Tujuan Penelitian 

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui:

(1)  Pengaruh  corporate  social responsibility  terhadap  nilai  perusahaan

(2)  Pengaruh  corporate  social  responsibility terhadap  nilai  perusahaan  dengan  leverage  sebagai  variabel  moderasi

(3)  Pengaruh corporate  social  responsibility  terhadap  nilai  perusahaan  dengan  profitabilitas  sebagai variabel  moderasi.

Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan corporate social responsibility  terhadap nilai perusahaan, serta untuk mengetahui  leverage dan profitabilitas sebagai variabel pemoderasi dalam hubungan  corporate social responsibility dan nilai perusahaan pada perusahaan high profile yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2009. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi sederhana dan regresi berganda dengan menggunakan bantuan program IBM SPSS Statistics 19. Analisis dan pembahasan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut.

1.  Pengungkapan  corporate social responsibility berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.

2.  Leverage  sebagai variabel pemoderasi tidak dapat mempengaruhi hubungan corporate social responsibility dan nilai perusahaan.

3.  Profitabilitas sebagai variabel pemoderasi tidak dapat mempengaruhi hubungan antara corporate social responsibility dan nilai perusahaan.

Analisis Faktor Keuangan Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Faktor Keuangan Dan Faktor Lingkungan  Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan  Pemerintah Daerah  (Studi Kasus pada Kabupaten/ Kota Provinsi Jawa Tengah)

akun Analisis Faktor Keuangan Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Analisis Faktor Keuangan Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan akun

Latar Belakang 

Tuntutan yang tinggi terhadap kinerja dan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah ini berujung pada kebutuhan pengukuran kinerja pemerintah daerah. Pengukuran kinerja pemerintah daerah mempunyai banyak tujuan, tujuan tersebut paling tidtesisak untuk meningkatkan kinerja dan meningkatkan akuntabilitas pemerintah daerah. Untuk itu pemerintah daerah dituntut untuk mampu membangun ukuran kinerja yang baik. Ukuran kinerja yang disusun tidak dapat hanya dengan menggunakan satu ukuran, oleh karena itu perlu ukuran yang berbeda untuk tujuan yang berbeda. Hal inilah yang kadang membuat konflik. Ukuran kinerja mempengaruhi ketergantungan antar unit kerja yang ada dalam satu unit kerja (Mardiasmo, 2002: 299).

Di dalam UU No. 32 Tahun 2004 pasal 6 ayat (2) menjelaskan evaluasi terhadap kemampuan pemerintah daerah adalah dengan penilaian menggunakan sistem pengukuran kinerja serta indikator-indikatornya yang meliputi masukan, keluaran, hasil, manfaat dan dampak. Pengukuran dan indikator kinerja digunakan untuk membandingkan antara satu daerah dengan daerah lain, dengan angka rata-rata secara nasional untuk masing-masing tingkat pemerintahan, atau dengan hasil tahun-tahun sebelumnya untuk masing-masing daerah.

Rumusan Penelitian 

Berdasarkan uraian di atas maka dapat dirumuskan masalahnya sebagai berikut :

1.  Apakah  revenue berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah?

2.  Apakah  expenditure berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah?

3.  Apakah  real estate  berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah?

4.  Apakah taxes berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah?

5.  Apakah  employment berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah?

6.  Apakah unemployment berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah?

7.  Apakah  population berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah?

Tujuan Penelitian 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor keuangan dan faktor lingkungan yang mempengaruhi kinerja keuangan (financial performance) dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan menguji pengaruh revenue, expenditure, real estate, taxes, employment, unemployment dan  population sebagai variabel independen, terhadap kinerja keuangan sebagai variabel dependen.

Kesimpulan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini terdapat 2 variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah yaitu  revenue dan expenditure. Dengan adanya  revenue yang cukup mengindikasikan bahwa pemerintah daerah mempunyai jumlah dana yang cukup untuk mendanai proses operasional dalam rangka penyediaan jasa pelayanan pada masyarakat sehingga dapat berpengaruh pada kinerja keuangan pemerintah daerah. Jumlah expenditure  yang mampu memberikan hasil yang maksimal untuk penyediaan jasa pelayanan pada masyarakat dapat berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah.

Hasil pengujian data juga mengindikasikan bahwa jumlah taxes, real estate, employment dan unemployment tidak berpengaruh pada kinerja pemerintah daerah. Hasil ini mengindikasikan bahwa pemerintah daerah belum mampu menggunakan hasil penerimaan pajak secara efisien sehingga tidak mampu mempengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah. Selain itu, hasil ini juga mengindikasikan bahwa pemerintah daerah belum mampu melakukan pengakuan, pengukuran, penilaian serta penyajian real estate yang dimiliki oleh pemerintah daerah sehingga jumlah real estate tersebut tidak mempengaruhi kinerja pemerintah daerah. Hasil pengujian data juga mengindikasikan bahwa jumlah  employment dan  unemployment tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah.

Pengaruh Konservatisme Akuntansi Perusahaan

Skripsi Ekonomi~ Pengaruh Konservatisme Akuntansi, Asset Growth Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas  Masa Depan Perusahaan

akuntansi (1) Pengaruh Konservatisme Akuntansi Perusahaan Pengaruh Konservatisme Akuntansi Perusahaan akuntansi 11

Latar Belakang Skripsi

Fitzsimmons et al.(2005) tingkat pertumbuhan aset merupakan sinyal yang baik yang menunjukkan potensi peningkatan profitabilitas perusahaan. Keputusan investasi yang dilakukan oleh perusahaan diharapkan memberikan dampak positif bagi perusahaan yaitu meningkatnya laba dimasa depan. Apabila keputusan investasi yang dilakukan manajer tepat, maka aliran kas masa depan perusahaan juga tinggi karena  return atas investasi tersebut. Sehingga apabila tingkat pertumbuhan aktiva perusahaan tinggi, investor akan merespon hal tersebut dengan memberikan nilai yang tinggi kepada perusahaan karena berarti akan akan potensi keuntungan dimasa depan yang tinggi pula. Semakin tinggi tingkat pertumbuhan aset semakin tinggi pula laba yang dihasilkan yang berarti semakin tinggi juga profitabilitas perusahaan.  Fairfield  et al.(2002) menyatakan bahwa pertumbuhan perusahaan dapat berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan dimasa depan.

Komponen laba perusahaan berupa akrual dan arus kas dapat digunakan untuk menilai prospek kinerja perusahaan dimasa depan.  Pertumbuhan perusahaan akan dipengaruhi oleh aktiva yang dimiliki oleh perusahaan. Perusahaan yang memiliki aktiva yang besar memiliki banyak dana yang digunakan untuk melakukan investasi baru.  Investasi yang dilakukan perusahaan diharapkan akan dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan dimasa depan. Hal inilah yang  mendasari pemikiran  bahwa ukuran perusahaan akan berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan dimasa depan.

Perumusan Masalah

1.  Apakah konservatisme berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas masa depan perusahaan?

2.  Apakah tingkat pertumbuhan perusahaan berpengaruh terhadap profitabilitas masa depan perusahaan?

3.  Apakah  ukuran perusahaan berpengaruh terhadap profitabilitas masa depan perusahaan?

Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konservatisme akuntansi, asset growth dan  ukuran perusahaan terhadap  profitabilitas masa depan perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2006-2008.  Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indoensia.

Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh  konservatisme akuntansi,  asset growth dan  ukuran perusahaan terhadap  profitabilitas masa depan perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2006-2008. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa :

1.  Konservatisme akuntansi berpengaruh terhadap  profitabilitas masa depan perusahaan.  Akrual sebagai proksi konservatisme berpengaruh negatif terhadap profitabilitas masa depan. Perusahaan dengan akrual negatif akan memiliki profitabilitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan perusahaan dengan akrual positif. Hal tersebut berarti perusahaan yang menerapkan akuntansi konservatif akan memiliki profitabilitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan perusahaan yang tidtesisak konservatif. Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian Ahmed dan Duellman (2007).

2.  Asset growth tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas masa depan perusahaan. Hasil penelitian ini  tidak mendukung hasil penelitian Fairfield et al. (2002).

3.  Ukuran perusahaan  berpengaruh terhadap profitabilitas masa depan perusahaan. Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian Fitzsimmons et al. (2005).