Kontribusi Pajak Penerangan Jalan Terhadap PAD

Skripsi Ekonomi~ Kontribusi  Pajak Penerangan Jalan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Wonogiri

Penerangan Jalan Kontribusi  Pajak Penerangan Jalan Terhadap PAD Kontribusi  Pajak Penerangan Jalan Terhadap PAD Penerangan Jalan

Prinsip otonomi yang nyata dan bertanggung jawab bagi pemerintah daerah  pada dasarnya adalah untuk membantu pemerintah pusat dalam menyelenggarakan pemerintahan. Untuk dapat melakukan tujuan dari prinsip tersebut, maka kepala  daerah diberikan wewenang untuk melaksanakan berbagai urusan pemerintahan sebagai urusan rumah tangganya sendiri.

Sebagai daerah otonomi, daerah mempunyai kewenangan untuk menyelenggarakan pemerintahannya sendiri dan bertanggung jawab atas kepentingan masyarakatnya berdasarkan prinsip-prinsip keterbukaan. Salah satu tolak ukur finansial yang dapat digunakan untuk melihat kesiapan daerah dalam menjalankan prinsip otonomi daerah adalah dengan melihat besarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan bahwa yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Seberapa besar kontribusi pajak penerangan jalan terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Wonogiri.
  2. Bagaimana perbandingan antara realisasi dan target penerimaan pajak penerangan jalan Kabupaten Wonogiri selama tiga tahun (2009-2011)
  3. Seberapa besar kenaikan atau Penurunan Penerimaan Pajak Penerangan Jalan Kabupaten Wonogiri selama tiga tahun anggaran (2009-2011).
  4. Hambatan-hambatan apa saja yang muncul dalam pemungutan pajak penerangan jalan di Kabupaten Wonogiri.
  5. Upaya-upaya apa saja yang dilakukan oleh pihak DPPKAD Kabupaten Wonogiri.

Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Kontribusi penerimaan pajak penerangan jalan terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Wonogiri mengalami penurunan dari tahun 2009 dan 2010 yang besarnya sama yaitu sebesar 0,13% sedangkan di tahun 2011 sebesar 0,10%.  Karena adanya penggunaan-penggunaan tenaga listrik yang illegal, sehingga dapat merugikan pemerintah daerah dan juga sulit untuk ditelusuri pajaknya secara adil.
  2. Realisasi penerimaan pajak penerangan jalan selama tahun anggaran 2009-2011 belum mencapai target yang telah ditetapkan. Prosentase capaian penerimaan pajak air tanah pada tahun 2009 sebesar 126,44%. Mengalami penurunan  sebesar 121,86% pada tahun 2010, kemudian juga mengalami penurunan di tahun 2011 sebesar 112,64%.
  3. Realisasi dan kontribusi yang dicapai dalam pemungutan pajak penerangan jalan di DPPKAD Kabupaten Wonogiri masih belum optimal karena pemungutan pajak penerangan jalan masih memiliki kelemahan-kelemahan yang perlu diperbaiki lagi.
Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *