Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pedagang Barang Antik

Skripsi Ekonomi~ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pedagang Barang Antik Di Pasar Windujenar Surakarta

barang antik Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pedagang Barang Antik Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pedagang Barang Antik barang antik

Latar Belakang Skripsi 

Pada saat ini keberadaan pasar tradisional yang dahulu merupakan pusat perekonomian telah sedikit demi sedikit ditinggalkan oleh para konsumennya dengan alasan yang beragam mulai dari alasan ketersediaan sarana dalam pasar, kebersihan pasar sampai alasan keamanan pasar. Salah satu alasan yang membuat orang masih berbelanja di pasar tradisionaladalah adanya proses tawar menawar yang menimbulkan kedekatan personal dan emosional antara penjual dan pembeli. Hal ini yang tidtesisak mungkin didapatkan ketika berbelanja dipasar modern (Smeru, 2007: 10). Pemerintah Kota Surakarta seharusnya menyadari bahwa keberadaan pasar tradisional sebagai pusat kegiatan ekonomi masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas. Perhatian Pemerintah Kota Surakarta tersebut dapat dibuktikan dengan melakukan revitalisasi pasar tradisional diberbagai tempat.

Target yang dituju sangat sederhana dan menyentuh hal yang sangat mendasar. Selama ini pasar tradisional selalu identik dengan tempat belanja yang kumuh, kotor serta berbau tidak enak, dan karenanya hanya didatangi oleh kelompok masyarakat kelas bawah. Gambaran pasar seperti di atas harus diubah menjadi tempat yang bersih dan nyaman bagi pengunjung. Dengan demikian, masyarakat dari semua kalangan akan tertarik untuk datang dan melakukan transaksi jual beli di pasar tradisional.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka penulis memberikan perumusan masalah sebagai berikut:

1.  Apakah variabel modal dagang, tingkat pendidikan, pengalaman berdagang, dan waktu usaha berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan pedagang barang antik di Pasar Windujenar Surakarta.

2.  Apakah kendala dan hambatan yang dihadapi oleh pedagang barang antik di Pasar Windujenar Surakarta dalam mencapai keberhasilan setelah Pasar Windujenar mengalami revitalisasi.

Tujuan Penelitian 

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh modal, tingkat pendidikan, pengalaman berdagang, dan waktu usaha terhadap keberhasilan pedagang barang antik di Pasar Windujenar Surakarta yang diukur lewat laba yang didapat. Selain itu juga untuk mengetahui ada tidaknya dan jenis hambatan yang dikeluhkan padagang untuk mencapai keberhasilan.

Kesimpulan

Berdasarkan analisis yang dilakukan pada bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1.  Modal dagang berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keberhasilan pedagang, artinya peningkatan modal dagang akan meningkatkan keberhasilan pedagang. Tingkat pendidikan berpengaruh secara positif tetapi tidak signifikan, artinya semakin tinggi tingkat pendidikan belum tentu akan meningkatkan keberhasilan pedagang. Pengalaman berdagang berpengaruh positif dan signifikan, artinya semakin lama pengalaman berdagang maka akan meningkatkan keberhasilan pedagang. Waktu usaha berpengaruh positif dan signifikan, artinya semakin lama waktu berdagang maka akan meningkatkan keberhasilan pedagang.

2.  Para pedagang di Pasar Windujenar masih mengalami hambatan setelah adanya revitalisasi pasar. Hambatan-hambatan tersebut adalah (i) Pengunjung pasar masih sepi, (ii) Terbatasnya modal pedagang, dan (iii) Tingkat persaingan yang tinggi antar pedagang. Dari ke-3 (tiga) hambatan tersebut hambatan yang paling banyak dikeluhkan oleh pedagang barang antik di Pasar Windujenar adalah pengunjung pasar yang sepi.

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *