Evaluasi Sistem Akuntansi Pengeluaran Barang

Skripsi Ekonomi~ Evaluasi Sistem Akuntansi Pengeluaran Barang Pada Pt Amalia Surya Cemerlang Klaten

Laporan Skripsi 

Sistem akuntansi merupakan organisasi formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasikan sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan (Mulyadi, 1997: 3). Sedangkan sistem pengendalian intern meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen (Mulyadi, 1997: 165).

PT Amalia Surya Cemerlang merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidtesisang meubel. Sebagai suatu perusahaan manufaktur, maka persediaan bahan baku dan bahan penolong memiliki arti yang sangat penting karena merupakan aset perusahaan, dimana dana yang ditanamkan di dalam persediaan sangat besar dan persediaan bahan baku dan bahan penolong ini digunakan dalam proses produksi. Di dalam melaksanakan proses produksi, bagian produksi harus meminta barang pada bagian gudang. Untuk memperoleh barang dari gudang diperlukan formulir atau dokumen yang digunakan untuk mencatat terjadinya transaksi pengeluaran barang sehingga dapat digunakan sebagai bukti tertulis untuk pencatatan lebih lanjut.

Perumusan Masalah

Dalam pembahasan ini penulis menganalisis tentang pengeluaran barang dari gudang, baik bahan baku maupun bahan penolong. Penulis merumuskan masalah sebagai berikut: “Apakah sistem akuntansi pengeluaran barang pada PT Amalia Surya Cemerlang sudah efektif dan efisien?”.

Tujuan Penelitian 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana sistem akuntansi pengeluaran barang pada PT ASC Klaten, apakah sudah efektif atau belum. Data yang diperoleh penulis dari PT ASC Klaten dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara kepada bagian yang terkait, kuesioner, observasi, studi pustaka dan mengumpulkan dokumen-dokumen yang ada dalam perusahaan yang berkaitan dengan transaksi pengeluaran barang.

Kesimpulan 

1. Bagian yang terkait

Bagian yang terkait dalam transaksi pengeluaran barang dilaksanakan oleh bagian–bagian yang terpisah, yaitu: bagian gudang, bagian produksi, dan bagian akuntansi.  Secara umum pelaksanaan transaksi pengeluaran barang berjalan efektif dan efisien. Masing-masing bagian melaksanakan pekerjaan sesuai dengan fungsinya.

2. Dokumen

Dokumen yang digunakan dalam transaksi pengeluaran barang, yakni Laporan Proses Pembahanan dan Laporan Pendistribusian Komponen bernomor urut tercetak, tetapi pendistribusian belum dilakukan ke bagian yang terkait, tidak terdapatnya tanda tangan penyerah barang (bagian gudang) dan tidak terdapat indek silang dengan Surat Perintah Kerja yang digunakan sebagai dasar penerbitan.

3. Catatan akuntansi

Transaksi pengeluaran barang yang terjadi dicatat ke dalam kartu gudang, kartu persediaan, kartu harga pokok produk, kartu biaya, dan jurnal umum didasarkan atas dokumen-dokumen pendukung. Hal ini menunjukkan prosedur pencatatan tersebut efektif. Pencatatan ke dalam kartu persediaan, kartu harga pokok produk, kartu biaya dan jurnal umum menggunakan komputer sehingga data yang dihasilkan lebih cepat dan akurat. Ini menunjukkan efisiensi di dalam pencatatannya.

4. Jaringan prosedur

Jaringan prosedur yang membentuk sistem pengeluaran bahan baku pada PT ASC Klaten yaitu prosedur pengeluaran dan pencatatan. Sedangkan untuk pengeluaran bahan penolong yaitu prosedur permintaan, pengeluaran dan pencatatan. Secara umum prosedur-prosedur yang ada sudah berjalan efektif dan efisien, karena dilakukan oleh bagian-bagian yang terpisah serta menggunakan dokumen dan catatan akuntansi yang memadai.

5.Laporan

Belum ada laporan yang berisi penerimaan barang, penggunaan barang dan persediaan barang baik bahan baku maupun bahan penolong dalam unit maupun dalam rupiah.

 

 

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *