Dampak Akuisisi Kinerja Keuangan Perusahaan Go Public

Skripsi Ekonomi~ Analisis Dampak Akuisisi Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pengakuisisi Pada Perusahaan Go Public Di Bursa Efek Indonesia Periode 2005-2006

akuntansi (1) Dampak Akuisisi Kinerja Keuangan Perusahaan Go Public Dampak Akuisisi Kinerja Keuangan Perusahaan Go Public akuntansi 11

Latar Belakang Skripsi

Pertumbuhan internal dilakukan dengan cara memperluas kegiatan perusahaan yang sudah ada, misalnya dengan cara menambahkan kapasitas pabrik, menambah produk atau mencari pasar baru. Sementara merger dilakukan dengan menggabungkan dua atau lebih perusahaan dimana salah satu nama perusahaan yang bergabung tetap digunakan sedangkan yang lain dihilangkan dan akuisisi dilakukan dengan pembelian seluruh atau sebagian kepemilikan suatu perusahaan.

Di Amerika Serikat, aktivitas akuisisi merupakan hal biasa terjadi. Bahkan di era 1980an telah terjadi kira-kira 55.000 aktivitas sehingga tahun 1980an disebut sebagai dekade merger mania (Hitt, 2002). Sementara di Indonesia aktivitas akuisisi mulai marak dilakukan seiring dengan majunya pasar modal di Indonesia. Beberapa contoh perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang melakukan akuisisi diantaranya adalah PT Semen Gresik yang mengakuisisi PT Semen Padang, dan PT Nutricia yang mengakuisisi PT Sari Husada.

Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah di atas, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah :

  1. Apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan Current Ratio (CR) antara sebelum dan sesudah akuisisi pada perusahaan go public di Indonesia?
  2. Apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan Quick Ratio (QR) antara sebelum dan sesudah akuisisi pada perusahaan go public di Indonesia?
  3. Apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan  Fixed Asset Turn  Over (FAT) antara sebelum dan sesudah akuisisi pada perusahaan go public di Indonesia?
  4. Apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan  Total Asset Turn Over (TAT) antara sebelum dan sesudah akuisisi pada perusahaan go public di Indonesia?
  5. Apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan Debt to Total Asset Ratio (DA) antara sebelum dan sesudah akuisisi pada perusahaan go public di Indonesia?
  6. Apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan  Debt to Equity Ratio (DE) antara sebelum dan sesudah akuisisi pada perusahaan go public di Indonesia?
  7. Apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan  Return on Investment (ROI) antara sebelum dan sesudah akuisisi pada perusahaan go public di Indonesia?
  8. Apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan Return on Equity (ROE) antara sebelum dan sesudah akuisisi pada perusahaan go public di Indonesia?

Tujuan Penelitian 

Dalam penelitian ini judul yang diambil adalah Analisis Dampak Akuisisi Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pengakuisisi Pada Perusahaan  Go Public Di Bursa Efek Indonesia Periode 2005-2006. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak aksi perusahaan dalam melakukan akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan pengakusisi dengan pertimbangan sinergi yang diharapkan dapat terlihat dalam jangka waktu satu sampai tiga tahun sesudah akuisisi.  Kinerja keuangan pada penelitian ini diukur dengan menggunakan rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuidtesisitas, rasio aktivitas, rasio  leverage dan rasio profitabilitas dengan jangka waktu antara  tiga tahun sebelum dengan tiga tahun sesudah akuisisi.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisa data dan pembahasan, sehingga dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

Tidak terdapat perbedaan Current Ratio, Quick Ratio, Fixed Asset Turnover, Total Asset Turn Over, Return On Investment, dan Return On Equity pada periode tiga tahun sebelum dan tiga tahun sesudah pengumuman akuisisi. Terdapat perbedaan Debt to Total Asset Ratio  dan  Debt to Equity Ratio pada periode satu tahun sebelum dengan satu sampai tiga tahun sesudah pengumuman akuisisi.

Hasil pengujian dari kedelapan rasio menunjukkan bahwa enam  rasio yang diujikan tidak terdapat perbedaan antara tiga tahun sebelum dan tiga tahun sesudah dilakukannya akuisisi. Namun terdapat dua rasio yang menunjukkan perbedaan antara tiga tahun sebelum dan tiga tahun sesudah akuisisi, yaitu Debt to Total Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio. Terdapatnya perbedaan variabel  Debt to Total Asset Ratio  dan Debt to Equity Ratio sebelum dan sesudah akuisisi, kemungkinan disebabkan perusahaan menggunakan sebagian kekayaan pemilik perusahaan yang dimiliki untuk melakukan pembiayaan akusisi yang dilakukannya. Hal ini kemungkinan menyebabkan hutang pengakuisisi semakin bertambah dengan adanya akuisisi untuk operasional perusahaan.

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *