Contoh Skripsi Pariwisata – Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata

Contoh Skripsi Pariwisata – Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata

BAB I : PENDAHULUAN

Penyelenggaraan Otonomi Daerah dengan memberikan kewenangan yang luas, nyata, dan bertanggung jawab kepada daerah secara proporsional yang dimulai sejak tanggal 1 Januari 2001 merupakan tuntutan yang harus segera ditindaklanjuti. Dalam kerangka penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang lebih berdaya guna dan berhasil guna, bersih, transparan dan bertanggung jawab seperti yang telah ditetapkan dalam UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah telah melahirkan paradigma baru dalam pelaksanaan Otonomi Daerah, yang meletakkan otonomi penuh, luas dan bertanggung jawab pada Daerah Kabupaten atau Kota. Daerah dituntut untuk mengembangkan penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pemerintah harus melakukan program kegiatan yang benar-benar menyentuh pada kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan potensi daerahnya, sehingga masyarakat dapat menerima dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program pemerintah. Untuk itu dengan adanya Otonomi Daerah, pemerintah daerah mencari sendiri sumber- sumber pendapatan untuk perkembangan daerahnya sendiri.

Obyek wisata merupakan salah satu sumber pendapatan daerah kabupaten Karanganyar yang cukup penting. Banyak obyek wisata yang ada di kabupaten Karanganyar, dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

Pengunjung Objek Wisata

 

Melihat data yang diperolah dari Dinas Pariwisata di atas dapat dilihat bahwa jumlah pengunjung di seluruh obyek wisata di Kabupaten Karanganyar mengalami penurunan dari tahun 2007 – 2008. Obyek wisata Grojogan Sewu yang mempunyai pengunjung terbanyak juga mengalami penurunan pengunjungnya. Permintaan wisatawan dalam negeri terhadap obyek wisata Grojogan Sewu mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Penurunan tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor antara lain Tiket Masuk Grojogan Sewu, Tiket Masuk Obyek Wisata Pengganti, Tarif Hotel, Pendapatan Perkapita Jawa Tengah dan juga Jumlah Penduduk Jawa Tengah. Selain faktor di atas bisa juga dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain.

Pintu Masuk Taman Wisata Grojokan Sewu

Menurut teori di atas maka Permintaan Wisatawan Dalam Negeri terhadap obyek wisata Grojogan Sewu dipengaruhi oleh: harga barang satu, yaitu Tiket Masuk Wisata Grojogan Sewu; harga barang dua yaitu Tiket Masuk Wisata Pengganti; harga barang n, yaitu Tarif Hotel Sekitar Obyek Wisata Grojogan Sewu; pendapatan konsumen yang siap dibelanjakan, yaitu Pendapatan Perkapita Jawa Tengah, dan faktor lainnya adalah Jumlah Penduduk Jawa Tengah.

Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar hanya membuat laporan tentang wisatawan dalam negeri yang mengunjungi obyek wisata Grojogan Sewu, tidak mencatat wisatawan asingnya.

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijabarkan, maka rumusan masalahnya adalah :

1. Bagaimana pengaruh Tiket Masuk OWGS (Obyek Wisata Grojogan ?Sewu), Tiket Masuk Wisata Pengganti, Tarif Hotel Sekitar OWGS, Pendapatan Perkapita Jawa Tengah, dan Jumlah Penduduk Jawa Tengah terhadap Permintaan Wisatawan Dalam Negeri terhadap OWGS?

2. Bagaimana sifat Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap OWGS?

 

C. KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan hasil analisis dengan permasalahan dan tujuan dalam penelitian ini, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

Grojokan Sewu Karangan Anyar Solo Jawa Tengah

1. Variabel Tiket Masuk Obyek Wisata Grojogan Sewu berpengaruh negatif ?terhadap variabel Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu, dan permintaannya bersifat elastis, artinya Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu tergantung pada Tiket Masuk Obyek Wisata Grojogan Sewu.

2. Variabel Tiket Masuk Obyek Wisata Pengganti berpengaruh positif terhadap variabel Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu dan permintaannya bersifat elastis, artinya Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu tergantung pada Tiket Masuk Obyek Wisata Pengganti.

3. Variabel Tarif Hotel Sekitar Obyek Wisata Grojogan Sewu berpengaruh negatif terhadap variabel Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu dan bersifat elastis, artinya Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu tergantung pada Tarif Hotel Sekitar Obyek Wisata Grojogan Sewu, tetapi pengaruhnya lebih kecil dibandingkan dengan pengaruh Tiket Masuk OWGS.

4. Variabel Pendapatan Perkapita Jawa Tengah berpengaruh positif terhadap variabel Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu dan permintaannya bersifat inelastis, artinya Permintaan Wisatawan Dalam Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu sangat tergantung pada Pendapatan Perkapita Jawa Tengah, pengaruhnya masih lebih besar bila dibandingkan dengan pengaruh Tiket Masuk OWGS.

5. Variabel Jumlah Penduduk Jawa Tengah berpengaruh positif terhadap variabel Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu dan permintaannya bersifat elastis, artinya Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata Grojogan Sewu tergantung pada Jumlah Penduduk Jawa Tengah.

6. Penelitian ini mempunyai keterbatasan dalam pencarian data Tarif Hotel.

Incoming search terms:

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
Contoh Skripsi Pariwisata – Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Wisatawan Dalam Negeri Terhadap Obyek Wisata | admin | 4.5

Leave a Reply

Email
Print