Analisis Struktur Ekonomi Provinsi Di Indonesia

Skripsi EkonomiAnalisis Struktur Ekonomi Provinsi Di Indonesia Tahun 2004 – 2009

pendapatan Analisis Struktur Ekonomi Provinsi Di Indonesia Analisis Struktur Ekonomi Provinsi Di Indonesia pendapatan

Latar Belakang Skripsi 

Secara umum dapat dikatakan bahwa kegiatan ekonomi berhubungan erat dengan pola perkembangan, jenis ekonomi dan perubahan peranan berbagai kegiatan ekonomi. Berkaitan hal tersebut, maka analisis pembangunan ekonomi daerah perlu dilakukan secara lebih konperhensif dengan melibatkan berbagai faktor baik ekonomi mikro maupun ekonomi makro. Keberhasilan pembangunan dalam  suatu daerah terkait dengan keadaan sumber  daya yang dimilikinya, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Keunggulan akan sumber daya yang dimilikinya akan membuat suatu daerah lebih berkembang.

Dengan mengetahui struktur perekonomian, maka kita dapat menilai konsentrasi lapangan usaha yang sangat dominan pada suatu daerah. Terdapat hubungan antara lapangan usaha dan penduduk suatu daerah. Menurut Lewis, perekonomian suatu daerah harus mengalami transformasi struktural dari tradisional ke industri, yang ditunjukkan dengan semakin besarnya kontribusi sektor non pertanian dari waktu ke waktu terhadap total PDRB.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, perumusan masalah dalam penelitian ini adalah:

  1. Bagaimana struktur ekonomi  provinsi di Indonesia  berdasarkan  analisis Kontribusi Sektoral dan Shift Share (SS) tahun 2004 – 2009?
  2. Bagaimana kondisi ekonomi  provinsi di Indonesia  berdasarkan pendekatan  Tipologi Klassen  dan  Model Rasio Pertumbuhan  (MRP) tahun 2004 – 2009 ?

Tujuan Penelitian 

Tujuan penelitian ini adalah:

a) menganalisis struktur ekonomi provinsi di Indonesia berdasarkan analisis Kontribusi sektoral dan  Shift Share  (SS)  tahun 2004  –  2009, dan

b) menganalisis kondisi ekonomi provinsi di Indonesia berdasarkan pendekatan Tipologi Klassen dan Model Rasio Pertumbuhan (MRP) tahun 2004  –  2009. Data yang digunakan adalah PDRB provinsi dan PDB Indonesia pada tahun    2004 – 2009.

Kesimpulan   

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada Bab IV dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Berdasarkan analisis  Kontribusi Sektoral  dan  Shift Share  (SS)  dapat diketahui bahwa  struktur perekonomian Provinsi di Indonesia pada  tahun 2004-2009 cenderung mengarah ke sektor sekunder (yaitu sektor industri pengolahan; sektor  listrik, gas dan air bersih dan sektor konstruksi) dan sektor tersier (yaitu  sektor  perdagangan, hotel dan restoran; sektor pengangkutan dan komunikasi; sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan dan sektor jasa-jasa).

2. Berdasarkan  Tipologi Klassen dan  Model Rasio Pertumbuhan (MRP) terhadap ekonomi Provinsi di Indonesia,   dapat diketahui bahwa kegiatan yang  signifikan  adalah  sektor konstruksi;  sektor  perdagangan, hotel dan restoran;  sektor pengangkutan dan komunikasi dan sektor  keuangan, real estate dan jasa perusahaan.  Sementara  kegiatan  ekonomi  yang potensial untuk dikembangkan  adalah  sektor pertanian;  sektor industri  serta  sektor listrik, gas dan air bersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *