Analisis Permintaan Kredit Di Bank Tabungan Negara

Skripsi EkonomiAnalisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Di Bank Tabungan Negara (PERSERO) Tbk Kantor Cabang Solo

pelayanan pdam Analisis Permintaan Kredit Di Bank Tabungan Negara Analisis Permintaan Kredit Di Bank Tabungan Negara pelayanan pdam

Latar Belakang Skripsi 

Penyaluran kredit merupakan kegiatan usaha yang mendominasi pengalokasian dana bank. Penggunaan dana untuk penyaluran kredit ini mencapai 70- 80 % dari volume usaha bank. Oleh karena itu sumber utama pendapatan bank berasal dari kegiatan penyaluran kredit dalam bentuk pendapatan bunga (Siamat, 2004).

Terkonsentrasinya usaha bank dalam penyaluran kredit tersebut menyebabkan peranan bank sebagai lembaga keuangan tidtesisak pernah lepas dari permasalahan kredit. Kegiatan kredit ini memberikan tingkat pengembalian yang besar untuk bank namun tingkat pengembalian yang besar tersebut diikuti dengan resiko yang cukup besar dalam kegiatan keditnya. Salah satu bank besar  di Indonesia yang berkontribusi dalam industri perbankan adalah Bank Tabungan Negara (BTN). Bank Tabungan Negara merupakan bank penyalur kredit perumahan terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Bank Indonesia per 31 Desember 2009,  BTN termasuk dalam 10 bank besar di Indonesia berdasarkan jumlah aset dan kredit. Pangsa pasar yang dikuasai BTN sebagai market leader perumahan di Indonesia per akhir Desember 2009 adalah sekitar  25,8 % dari jumlah seluruh kredit perumahan di Indonesia. (Bank Indonesia, 2009)

Rumusan Masalah

Bagaimana pengaruh tingkat pendapatan, jangka waktu pengembalian, tingkat pendidikan,  tingkat suku bunga   terhadap besarnya permintaan kredit di Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Solo?

Tujuan Penelitian 

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan sebarapa besar pengaruh variabel tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, jangka waktu pengembalian dan tingkat suku bunga terhadap permintaan kredit di Bank Tabunga Negara (Persero), Tbk Kantor Cabang Solo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan survey terhadap esponden melalui kuesioner dan wawancara. Dengan sampel sebesar 100  responden dengan eknik sampling  random sampling. Dalam menganalisis digunakan teknik analisis regresi berganda dengan model Log-linier, juga dengan uji-uji statistik (uji t dan uji F) dan uji asumsi klasik.

Kesimpulan

  1. Variabel tingkat pendapatan secara  parsial dengan tingkat signifikan5% di dalam penelitian ini berpengaruh signifikan terhadap permintakredit. Baik pada teori maupun kenyataannya pada permintaan kredit BTN, tingkat pendidikan berpengaruh  signifikan dan positif terhadpermintaan kredit.
  2. Variabel tingkat pendidikan secara parsial dengan tingkat signifikan5% di dalam penelitian ini ternyata berpengaruh siginfikan terhadpermintaan kredit di BTN Kantor Cabang Solo.
  3. Variabel jangka waktu pengembalian kredit secara parsial dengan tingkat signifikansi 5% di dalam penelitian ini ternyata tidak berpengaruh siginifikan terhadap permintaan kredit di BTN Kantor Cabang Solo.
  4. Variabel tingkat suku bunga secara  parsial dengan tingkat signifikansi 5% di dalam penelitian ini ternyata tidak berpengaruh siginifikan terhadap permintaan kredit di BTN Kantor Cabang Solo.
  5. Dari hasil penelitian ke empat variabel tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, jangka waktu pengembalian dan tingkat suku bunga dengan tingkat siginfikansi 5% hanya terdapat dua variabel yaitu tingkat pendapatan dan tingkat pendidikan yang berpengaruh signifikan terhadap permintaan kredit sedangkan variabel lainnya berdasarkan kenyataanya tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan kredit.
  6. Secara bersama-sama keempat  variabel tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, jangka waktu pengembalian dan tingkat suku bunga dengan tingkat signifikansi 5% di dalam  penelitian ini berpengaruh secara signifikan terhadap di bank BTN Kantor Cabang Solo.
Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *