Analisis Pengaruh Struktur Modal Pada Industri Asuransi

Skripsi EkonomiAnalisis Pengaruh Struktur Modal Terhadap Profitabilitas Dengan Tingkat Inflasi Sebagai Variabel Kontrol Pada Industri Asuransi Di Indonesia

modal-ventura Analisis Pengaruh Struktur Modal Pada Industri Asuransi Analisis Pengaruh Struktur Modal Pada Industri Asuransi modal ventura

Latar Belakang Skripsi 

Struktur modal merupakan unsur penting dalam suatu perusahaan, karena baik dan buruknya suatu struktur modal ini akan berpengaruh langsung erhadap posisi financial perusahaan. Penentuan struktur modal merupakan salah satu keputusan penting yang harus diambil perusahaan oleh manajer keuangan dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan.  Menurut  Agus Sartono (1996),  bahwa semakin besar penggunaan hutang dalam struktur modal maka akan semakin meningkatkan  ROI  suatu perusahaan, karena penggunaan hutang dalam operasional perusahaan memberikan peluang untuk penambahan keuntungan yang berasal dari tambahan volume dan jenis usaha atau investasi yang dibiayai dari hutang. Seperti halnya perusahaan lain, dalam perusahaan asuransi dimana hutang dialokasikan untuk pembiayaan beberapa nvestasi  yang memberikan tingkat keuntungan yang maksimum.  Sehingga Debt Ratio  (DR)  memiliki pengaruh yang positif terhadap profitabilitas perusahaan.

Reserve to Liability  dalam struktur modal suatu perusahaan memberikan ndikasi penting mengenai kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya.  Cadangan  dalam  perusahaan asuransi berupa uang yang dikelompokkan dalam tiga akun yaitu kas, pemasukan premi dan pemasukan reinsurers. Dengan  cadangan  tersebut perusahaan langsung dapat membayar kewajibannya. Semakin besar rasio cadangan terhadap hutang maka semakin besar pula tingkat keuntungan yang akan diperoleh perusahaan.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa  rasio  cadangan  hutang  memiliki pengaruh yang positif terhadap profitabilitas suatu perusahaan.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang diuraikan sebelumnya, maka pokok masalah yang akan dibahas adalah sebagai berikut:

  1. Apakah variabel Debt Ratio  (DR)  dan Reserve to Liability (RL)  secara simultan mempunyai pengaruh  terhadap profitabilitas pada industri asuransi di Indonesia?
  2. Apakah variabel  Debt Ratio  (DR)  mempunyai pengaruh  terhadap profitabilitas pada industri asuransi di Indonesia?
  3. Apakah variabel  Reserve to Liability (RL)  mempunyai pengaruh terhadap profitabilitas pada industri asuransi di Indonesia?

Tujuan Penelitian

Penelitian ini dilakukan untuk menguji  pengaruh   struktur modal  yang diwakili oleh variabel  current ratio  dan  debt ratio  terhadap  profitabilitas perusahaan di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Surabaya tahun 2005-2009, dengan menggunakan variabel kontrol  tingkat inflasi.

Kesimpulan 

Berdasarkan hasil analisis data dari penelitian yang  telah dilakukan tentang pengaruh  struktur modal  yaitu  Reserve to Liability (RL)  dan  Debt Ratio(DR)  yang dikontrol  oleh variabel  tingkat inflasi  terhadap  profitabilitas (ROI) perusahaan asuransi yang go public di bursa efek Indonesia, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Variabel struktur modal yaitu  Reserve to Liability (RL)  dan  Debt Ratio(DR)  tidtesisak perpengaruh secara bersama-sama  terhadap profitabilitas (ROI).  Sedangkan variabel struktur modal yang  dikontrol oleh tingkat inflasi secara  bersama-sama  berpengaruh terhadap profitabilitas (ROI). Sehingga ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil analisis pengaruh  secara bersama-sama  yang tidak dan menggunakan tingkat inflasi sebagai variabel kontrol.
  2. Reserve to Liability (RL) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROI).  Current Ratio (CR)  juga berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROI) tingkat inflasi sebagai variabel kontrol. Ini menunjukkan bahwa  Reserve to Liability (RL)  dari hasil kedua analisis  sama-sama mempunyai pengaruh yang negatif  tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROI). 3.  Debt Ratio  (DR)  berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas (ROI) dengan atau tidak menggunakan tingkat inflasi sebagai variabel kontrol.
  3. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat inflasi memiliki pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *