Analisis Kinerja Dan Potensi Pajak Penerangan Jalan

Skripsi EkonomiAnalisis Kinerja Dan Potensi Pajak Penerangan Jalan Di Kota Surakarta

lapor-pajak Analisis Kinerja Dan Potensi Pajak Penerangan Jalan Analisis Kinerja Dan Potensi Pajak Penerangan Jalan lapor pajak

Latar Belakang Skripsi 

Pemerintah  daerah sama halnya dengan pemerintah pusat, mempunyai kepentingan yang sama dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk mengatur dan  mengurus   rumah  tangganya. Pemerintah daerah membutuhkan dana untuk membangun daerah yang nyata, dinamis, serasi, dan bertanggungjawab.Pembiayaan pemerintahan dan pembangunan daerah bersumber pada Pendapatan Asli Daerah itu sendiri. Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan negara  dan pembangunan nasional untuk mencapai masyarakat adil, makmur,  dan merata  berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 menyatakan bahwa daerah  Indonesia  terbagi dalam daerah yang bersifat  otonom.

Otonomi bagi daerah  telah  ditetapkan oleh pemerintah  pusat.  Sejak dilaksanakan otonomi daerah, tiap-tiap daerah berlomba-lomba untuk meningkatkan pendapatan daerahnya diantaranya dengan menarik investasi masuk/dengan  pungutan (pajak). Menaikkan pajak bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). PAD dialokasikan salah satunya  untuk  pembangunan infrastruktur  daerah. Namun pada kenyataannya yang terjadi pembangunan infrastruktur daerah masih banyak  yang kurang. Hal ini kebanyakan disebabkan oleh kurangnya dana yang ada dalam PAD dan biasanya dialami oleh daerah yang sedang berkembang seperti  yang pernah terjadi di Kota Surakarta  sehingga daerah tersebut tidtesisak memiliki modal untuk membangun daerahnya. Karena anggaran yang dimiliki relatif terbatas, pemerintah harus membuat perencanaan yang tepat agar dana yang ada bisa dimanfaatkan secara optimal. Maka dari itu, sangat penting diperhatikan oleh daerah dan sektor mana saja yang akan memberikan efek multiplier yang besar dimana dalam hal ini adalah sektor pajak.

Perumusan Masalah

Dari uraian latar belakang masalah yang dikemukakan di atas, pokok masalah yang akan dikaji dalam penulisan ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

  1. Bagaimana kontribusi  Pajak Penerangan Jalan terhadap PAD  Kota Surakarta?
  2. Bagaimana kinerja dan potensi Pajak Penerangan Jalan di Kota Surakarta?
  3. Bagaimana tingkat efektivitas (coverage ratio) dan daya Pajak Penerangan Jalan di Kota Surakarta?

Tujuan Penelitian 

Tujuan dalam penelitian  ini adalah menganalisis kinerja dan potensi Pajak Penerangan Jalan di Kota Surakarta selama tahun 2007 hingga tahun 2011. Pajak Penerangan Jalan merupakan salah satu jenis pajak daerah yang memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibandingkan jenis pajak lainnya.

Kesimpulan

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis potensi  penerimaan, kemudian efektivitas Pajak Penerangan Jalan dan daya pajaknya (tax effort) di  Kota Surakarta, dari analisis data yang telah dilakukan dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:

  1. Analisis ini menunjukkan bahwa kinerja Pajak Penerangan Jalan di  Kota Surakarta cukup bagus dan potensial, diunjukkan dengan pertumbuhan Pajak Penerangan Jalan selama 5 tahun terakhir yang cenderung positif dan berkontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah.
  2. Dari analisis ini terlihat bahwa target penerimaan Pajak  Penerangan Jalan yang ditetapkan oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset (DPPKA) Kota Surakarta belum sesuai dengan potensi riil dari Pajak Penerangan Jalan yang dimiliki Kota Surakarta.
  3. Selama dua tahun yaitu dari tahun 2010  hingga tahun 2011,  realisasi penerimaan Pajak Penerangan Jalan  belum  melampaui potensi riil penerimaan Pajak Penerangan Jalan.
  4. Terdapat selisih sebesar Rp 16.424.371.295,00 antara target yang ditetapkan oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset (DPPKA) Kota Surakarta dengan perhitungan potensi penerimaan yang telah dilakukan.
  5. Golongan tarif rumah tangga adalah golongan pelanggan listrik dari PT. PLN Persero APJ Surakarta yang memiliki potensi penerimaan Pajak Penerangan Jalan paling besar dibandingkan golongan tarif bisnis dan golongan tarif industri, dengan total potensi selama dua tahun sebesar Rp 29.134.442.782,00.
  6. Hasil perhitungan efektivitas Pajak Penerangan Jalan menunjukan bahwa pemungutan pajak di Kota Surakarta sudah sangat efektif  selama dua tahun terakhir ini, yaitu pada tahun  2010  hingga tahun 2011, sehingga disimpulkan bahwa realisasi penerimaan pajak Penerangan Jalan sudah mencapai potensi yang optimal.
  7. Terdapat perbedaan yang signifikan antara target dan realisasi penerimaan Pajak Penerangan Jalan di  Kota Surakarta dengan potensi Pajak Pajak Penerangan Jalan.
  8. Hasil pengukuran Daya Pajak (Tax Effort) menunjukan bahwa kemampuan membayar pajak (ability to pay) di Kota Surakarta masih tergolong rendah dan masih sangat perlu ditingkatkan lagi ke depan. Peningkatan kemampuan membayar pajak ini bertujuan untuk meningkatkan penerimaan pajak di masa yang akan datang dalam hal ini khususnya Pajak Penerangan Jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *