Analisis Faktor Keahlian Dan Independensi Auditor

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Beberapa Faktor Keahlian Dan Independensi Auditor Yang Mempengaruhi Kualitas Audit

auditor Analisis Faktor Keahlian Dan Independensi Auditor Analisis Faktor Keahlian Dan Independensi Auditor auditor

Latar Belakang Skripsi 

Didtesisalam melaksanakan tugas pengauditan dan tercapainya tujuan audit,   auditor dituntut memiliki keahlian yang cukup, seperti disebutkan dalam SPAP (IAI 2001:210.3)  bahwa, “dalam melaksanakan audit, untuk sampai pada suatu pendapat, auditor harus senantiasa bertindak sebagai seorang ahli dalam bidang akuntansi keuangan, sistem akuntansi, dan bidang pengauditan dan untuk dapat mempertahankan kepercayaan dari klien dan dari para pemakai laporan keuangan  auditan lainnya maka auditor dituntut menjadi seorang ahli.” Tujuan audit yang dijalankan auditor yaitu mampu memberikan laporan audit yang berkualitas.  Dilihat dari definisinya memang tidak ada definisi yang pasti mengenai kualitas audit.

Tidak adanya definisi yang pasti ini disebabkan tidak adanya pemahaman umum mengenai faktor penyusun kualitas audit.  Walaupun demikian, para peneliti mempunyai kesamaan pendapat mengenai pengukuran kualitas audit.  Pengukuran kualitas audit tersebut membutuhkan kombinasi antara ukuran hasil dan proses.  Pengukuran hasil lebih banyak digunakan karena pengukuran proses tidak banyak diobservasi secara langsung, sedangkan pengukuran hasil biasanya menggunakan firma audit besar (Sutton, 1993 dalam Alia Ariesanti, 2001).

Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang dikemukakan diatas, maka peneliti mengemukakan permasalahan pokok yang perlu dikaji yaitu :

  1. Apakah ada pengaruh dari masing-masing faktor keahlian dan independensi auditor, yaitu: komponen pengetahuan, ciri-ciri psikologis,  kemampuan berfikir, strategi penentuan keputusan, analisis tugas, lama ikatan dengan klien, tekanan dari klien dan telaah dari rekan auditor terhadap kualitas audit ?
  2.  Apakah ada pengaruh secara bersama-sama faktor-faktor keahlian dan independensi auditor yang meliputi dari: komponen pengetahuan, ciri-ciri psikologis,  kemampuan berfikir, strategi penentuan keputusan, analisis tugas, lama ikatan dengan klien, tekanan dari klien dan telaah  dari rekan auditor terhadap kualitas audit ?

Tujuan Penelitian 

Kegiatan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat berpengaruh terhadap keahlian auditor.

Kesimpulan

  1. Analisis hasil pengujian variabel independen terhadap  variabel didapat bahwa, variabel independen yang terdiri dari faktor-faktor yaitu komponen pengatahuan, ciri-ciri psikologis, kemampuan berfikir, strategi penentuan keputusan, analisis tugas, lama ikatan dengan klien, tekanan dari klien, dan telaah rekan auditor ternyata berpengaruh terhadap kualitas audit sebagai variabel dependen.  Berdasarkan hasil pengujian regresi berganda didapatkan pengaruh terhadap masing-masing hipotesis sebesar, untuk hipotesis pertama komponen pengetahuan dengan nilai 0,137 berpengaruh  terhadap kualitas audit dan signifikan pada level 0,038.  Hipotesis kedua menunjukkan ciri-ciri psikologis dengan nilai 0,594 berpengaruh terhadap kualitas audit dan signifikan pada level 0,024.  Hipotesis ketiga menunjukkan kemampuan berfikir dengan nilai 0,140 dan signifikan pada level 0,036.  Hipotesis keempat menunjukkan strategi penentuan keputusan dengan nilai 0,772 berpengaruh terhadap kualitas audit dan signifikan pada level 0,005.  Hipotesis kelima menunjukkan analisis tugas dengan nilai 0,228 berpengaruh terhadap kualitas audit dan signifikan pada level 0,033.  Hipotesis keenam menunjukkan lama ikatan dengan klien dengan nilai 0,751 berpengaruh terhadap kualitas audit dan signifikan pada level 0,000.  Hipotesis ketujuh menunjukkan ikatan dengan klien dengan nilai 0,007 berpengaruh terhadap kualitas audit dan signifikan pada level 0,001.  Hipotesis kedelapan menunjukkan telaah rekan auditor dengan nilai 0,307 berpengaruh terhadap kualitas audit tetapi tidak  signifikan pada level 0,006.
  2. Untuk hasil pengujian melalui uji t, dimana dicari masing-masing pengaruh secara parsial (sendiri-sendiri) variabel independen didapat adanya pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen.  Dilihat dari t hitung > t tabel, dimana t tabel bernilai 1,994 dengan masing-masing t hitung untuk Hipotesis pertama komponen pengetahuan dengan nilai t 2,483.Hipotesis kedua ciri-ciri psikologis dengan nilai t 2,924. Hipotesis ketiga  kemampuan berfikir dengan nilai t 2,491.  Hipotesis keempat strategi penentuan keputusan dengan nilai t 3,061.  Hipotesis kelima analisis tugas dengan nilai t 2,595.  Hipotesis keenam lama ikatan dengan klien dengan nilai 3,896.  Hipotesis ketujuh ikatan dengan klien dengan nilai t 3,882.  Hipotesis kedelapan telaah rekan auditor dengan nilai t 3,126.  semua variabel berpengaruh dan signifikan pada level 0,05 (5%).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *