Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah  Di Jawa Tengah

uang laporan Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan uang laporan

Latar Belakang Skripsi 

Expenditure  merupakan  belanja rutin atau belanja operasional pemerintah daerah dalam suatu periode tertentu. Belanja tersebut dipergunakan untuk memberikan pelayanan publik sebaik-baiknya. Semakin baik pelayanan publik yang diberikan, menunjukan semakin baik pengelolaan pembelanjaan pemerintah daerah. Pengelolaan pembelanjaan yang baik menciptakan  Value for money  yang baik, sehingga penilaian akan kinerja keuangan menjadi baik pula.

Real estate merupakan jumlah keseluruhan atas nilai tanah, gedung atau bangunan dan jalan yang dimiliki dan dilaporkan oleh pemerintah daerah pada tanggal tertentu. Semakin banyak dan semakin baik jumlah bangunan, gedung dan jalan, semakin baik pula pelayanan publik yang diberikan, semakin banyak pula pendapatan yang bisa diperoleh pemerintah daerah, dengan demikian semakin baik pula kinerja keuangan pemerintah daerah tersebut.

Perumusan Masalah

Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah mengenai ada/tidtesisaknya pengaruh revenue, expenditure, real estate, capital, taxes, grant, population  dan  tourist  terhadap kinerja keuangan, yang  dapat dirumuskan sebagai berikut.

1.  Apakah  revenue  berpengaruh  terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah  di Jawa Tengah?

2.  Apakah expenditure berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah  di Jawa Tengah?

3.  Apakah  real estate  berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah  di Jawa Tengah?

4.  Apakah  capital  berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah  di Jawa Tengah?

5.  Apakah taxes berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah  di Jawa Tengah?

6.  Apakah grant berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah  di Jawa Tengah?

7.  Apakah  population  berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah  di Jawa Tengah?

8.  Apakah  tourist  berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah  di Jawa Tengah?

Tujuan Penelitian 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah di Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan menguji pengaruh  revenue, expenditure, real estate, capital, taxes, grant, population dan tourist  sebagai variabel independen, terhadap kinerja keuangan  sebagai variabel dependen yang diproksikan dengan  factor score  dari rasio kemandirian, rasio efisiensi, dan rasio efektivitas.

Simpulan

Hasil pengujian data dalam penelitian mendasari pengambilan simpulan dalam penelitian terkait nilai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah di Jawa Tengah. Hasil pengujian mengindikasikan bahwa kinerja keuangan pemerintah daerah yang diproksikan dengan tiga rasio penialaian kinerja keuangan pemerintah daeah yaitu rasio kemandirian, rasio efisiensi, dan rasio efektivitas dipengaruhi oleh  jumlah    revenue  dan  expenditure  pemerintah daerah. Dengan  revenue  yang cukup mengindikasikan bahwa pemerintah daerah mempunyai jumlah dana yang cukup untuk mendanai proses operasional dalam rangka penyediaan jasa pelayanan pada masyarakat sehingga dapat berpengaruh pada kinerja keuangan pemerintah daerah. Jumlah expenditure  yang mampu memberikan hasil yang maksimal untuk penyedian jasa pelayanan pada masyarakat dapat berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah.

Hasil pengujian data juga mengindikasikan bahwa jumlah  taxes, grant, dan  real estate  tidak berpengaruh pada kinerja pemerintah daerah. Hasil ini mengindikasikan bahwa pemerintah daerah belum mampu menggunakan hasil penerimaan pajak dan grant secara efisien sehingga tidak mampu mempengaruhi kinerja keuangan pemerintah daerah. Selain itu, hasil  ini juga mengindikasikan bahwa pemerintah daerah belum mampu melakukan pengakuan, pengukuran, penilaian serta penyajian  real estate  yang dimiliki oleh pemerintah daerah sehingga jumlah  real estate  tersebut tidak mempengaruhi kinerja pemerintah daerah.

Hasil pengujian data juga mengindikasikan bahwa jumlah population, serta tourist tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Berdasarkan hasil ini dapat diketahui bahwa bertambahnya jumlah penduduk tidak mempengaruhi pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan publik yang jauh lebih baik lagi.

Selain itu jumlah penduduk tidak memberikan pengaruh terhadap jumlah penerimaan pemerintah daerah, hal ini mungkin disebabkan masih banyaknya penduduk yang tidak patuh pajak. Selain itu, pelayanan  publik  yang diberikan oleh pemerintah  daerah belum bisa dirasakan oleh keseluruhan masyarakat. Pertambahan jumlah wisatawan yang berkunjung juga  tidak dapat memberikan kontribusi terhadap penambahan jumlah  penerimaan  yang diperoleh pemerintah daerah. Hal ini mungkin dikarenakan pemerintah  daerah belum sepenuhnya mampu mengembangkan sektor pariwisata  dan memberikan pelayanan publik secara maksimal, sehingga minat wisatawan untuk berkunjung dan membelanjakan uangnya masih rendah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *