Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impulse Buying Merek

Skripsi Ekonomi Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impulse  Buying Pada Merek Super T-Shirt (Studi pada Pengunjung Matahari Department Store Singosaren )

merek Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impulse Buying Merek Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impulse Buying Merek merek

Latar Belakang Skripsi 

Saat ini perkembangan bisnis retail di Indonesia sangat pesat. Hal tersebut berawal dari keberadaan pasar tradisional yang mulai tergeser oleh munculnya berbagai jenis pasar modern, sehingga berbagai macam pusat perbelanjaan eceran bermunculan dengan berbagai macam bentuk dan ukuran.

Beberapa contoh bentuk pusat perbelanjaan modern misalnya  mall, upermarket, department store, shopping center, dan hypermarket. Salah satu usaha yang telah berkembang pesat saat ini adalah usaha ritel dalam bentuk department store. Dengan semakin banyaknya  department store  yang ada, maka diperlukan strategi yang jitu untuk menarik para konsumen.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas, maka rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1.  Apakah terdapat pengaruh shopping lifestyle terhadap impulse buying?

2.  Apakah terdapat pengaruh fashion involvement terhadap impulse buying?

3.  Apakah terdapat pengaruh pre-decision stage terhadap impulse buying?

4.  Apakah terdapat pengaruh post-decision stage terhadap impulse buying?

5.  Apakah terdapat pengaruh  shopping lifestyle,  fashion involvement,  pre-decision stage, dan  post-decision stage  secara bersama-sama terhadap impulse buying?

Tujuan Penelitian 

Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui  pengaruh dari shopping lifestyle, fashion involvement, pre-decision stage, dan  post-decision stage  terhadap  impulse buying  baik secara parsial maupun simultan.

Kesimpulan 

Berdasarkan hasil analisis data pada bab sebelumnya maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1.  Hasil pengujian uji t atau uji parameter penduga (uji pengaruh secara parsial) diperoleh hasil: Variabel  shopping  lifestyle  dan  fashion involvement  tidtesisak  berpengaruh terhadap  impulse buying, sedangkan variabel  pre-decision stage  dan post-decision stage berpengaruh signifikan terhadap impulse buying.

2.  Dari uji secara simultan diperoleh hasil bahwa  variabel  shopping lifestyle, fashion involvement, pre-decision stage, dan  post-decision stage  secara bersama-sama atau serentak berpengaruh signifikan terhadap variabel impulse buying.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *