Analisis Faktor-Faktor Praktik Perataan Laba

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Praktik Perataan Laba (Income Smoothing)  Pada Perusahaan Go Public Di Indonesia

modal-ventura Analisis Faktor-Faktor Praktik Perataan Laba Analisis Faktor-Faktor Praktik Perataan Laba modal ventura

Latar Belakang Skripsi 

Belkoui (1993) memberikan pendapat bahwa laporan keuangan merupakan sarana informasi penting yang diperlukan untuk mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan oleh manajemen terhadap sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan, dan dari informasi laporan keuangan tersebut salah satu parameter penting yang digunakan untuk mengukur kinerja manajemen adalah informasi laba, karena ada kecenderungan laba yang dihasilkan oleh suatu perusahaan lebih diperhatikan oleh pengguna laporan keuangan dan situasi tersebut disadari oleh manajemen.

Informasi laba pada umumnya merupakan perhatian utama dalam menaksir kinerja atau pertanggungjawaban manajemen, dan informasi laba membantu pemilik atau pihak lain dalam melakukan penaksiran atas  earnings power perusahaan  di masa yang akan datang. Pihak manajer perusahaan biasanya memiliki informasi internal perusahaan yang relatif lebih banyak dan lebih cepat untuk mengetahuinya dibanding pihak-pihak eksternal perusahaan seperti kreditur maupun investor, hal tersebut menimbulkan asimetri informasi dalam hubungan keagenan kedua pihak. Keadaan tersebut membuat manajer lebih fleksibel dalam menggunakan informasi yang diketahuinya dan dimilikinya untuk usaha memaksimalkan kepentingannya, seperti secara sistematis mempengaruhi laporan laba dari tahun ke tahun agar perubahan yang terjadi tidtesisak terlalu mencolok.

Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian sebelumnya, maka permasalahan pokok yang akan diteliti adalah:

  1. apakah ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage faktor perusahaan secara serentak maupun individu berpengaruh terhadap tindakan perataan laba pada perusahaan-perusahaan yang go public di Indonesia?
  2. Untuk lebih memusatkan penelitian pada pokok permasalahan serta untuk mencegah terlalu luasnya pembahasan yang mengakibatkan terjadinya kesalahan interpretasi terhadap kesimpulan yang dihasilkan.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisa data yang diperoleh dalam Bab IV, maka kesimpulan yang dapat dikemukakan adalah sebagai berikut: Praktik perataan laba yang merupakan usaha untuk memanipulasi laporan keuangan ternyata juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan go public di Indonesia. Dari penelitian sebelumnya yang dilakukan di luar Indonesia oleh Moses (1987), berhasil membuktikan bahwa di Amerika Serikat ukuran perusahaan yang diukur dengan total aktiva perusahaan merupakan faktor pendorong terjadinya praktik perataan laba. Namun penelitian lain yang dilakukan di Singapura oleh Ashari dkk. (1994) dan  penelitian di Indonesia oleh Zuhroh (1996) tidak berhasil membuktikan bahwa ukuran

perusahaan berpengaruh pada tindakan perataan laba. Konsistensi hasil diperoleh pula dalam penelitian ini yang tidak berhasil membuktikan pengaruh ukuran perusahaan terhadap tindakan perataan laba, sehingga hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan di Indonesia. Hasil penelitian ini memiliki konsistensi dengan hasil penelitian Ashari dkk. (1994) yang menemukan bukti pengaruh profitabilitas perusahaan  dan laverage faktor terhadap tindakan perataan laba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *