Analisis Break Even Point Terhadap Penjualan Jasa Sewa Kamar Hotel

Skripsi Ekonomi~ Analisis Break Even Point Terhadap Penjualan Jasa Sewa Kamar Pada Hotel Surya Indah Salatiga

kamar hotel Analisis Break Even Point Terhadap Penjualan Jasa Sewa Kamar Hotel Analisis Break Even Point Terhadap Penjualan Jasa Sewa Kamar Hotel kamar hotel

Latar Belakang Skripsi

Dengan adanya perencanaan yang baik maka akan memudahkan tugas manajemen karena semua kegiatan perusahaan dapat diarahkan untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan, dan perencanaan itu sendiri dapat digunakan sebagai alat pengawasan kegiatan perusahaan. Dengan adanya perencanaan dan pengawasan  yang baik maka akan memungkinkan manajemen untuk bekerja lebih efektif dan efisien.

Perencanaan yang dibuat oleh manajemen untuk kegiatan perusahaan dimasa mendatang umumnya dituangkan dalam anggaran atau program budget (Munawir, 1986:184). Sebagian besar dari program budget berisi taksiran penghasilan yang akan diperoleh dan biaya-biaya yang akan terjadi untuk memperoleh penghasilan tersebut dan akhirnya menujukkan laba yang akan dapat dicapai.

Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut:

1.Berapa jumlah penjualan jasa sewa kamar minimum yang harus dicapai hotel agar tidtesisak menderita kerugian atau mencapai break even point ?

2. Apa pengaruh perubahan harga sewa per jenis kamar terhadap analisis break even point ?

Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tingkat  break even point pada Hotel Surya Indah terutama pada penjualan jasa sewa kamar pada tahun 2004, yang meliputi penjualan jasa sewa kamar Delux, kamar Moderate, dan kamar Standar. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat diketahui tingkat penjualan yang diperlukan agar tercapai break even point  pada penjualan jasa sewa kamar di Hotel Surya Indah.

Analisis ini bertujuan untuk menghitung tingkat penjualan agar hasil penjualannya sama dengan jumlah semua biaya variabel maupun biaya tetapnya. Dalam menghitung  breakeven pada hotel Surya Indah penulis menggunakan pendekatan teknik persamaan. Untuk mengalokasikan biaya tetap dan biaya variabel penulis menggunakan metode nilai jual relatif.

Kesimpulan

Berdasarkaan hasil perhitungan break even yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1.Dari hasil penghitungan analisis  break even tahun 2004, dapat diketahui bahwa  break even untuk tahun 2004 diraih saat volume penjualan mencapai Rp 107.755.138,00 atau sebanyak 672 kamar selama setahun, dengan perincian sebagai berikut:

a.Penjualan kamar Delux sebesar Rp 24.107.549,09 atau sebanyak 112 kamar.

b.Penjualan kamar Moderate sebesar Rp 34.086.953,13 atau sebanyak 179 kamar.

c.Penjualan kamar Standar sebesar Rp 49.560.635,79 atau sebanyak 381 kamar.

2.Perubahan harga sewa per jenis kamar sangat berpengaruh terhadap analisis break even. Break even total akan turun dan laba perusahaan akan naik jika harga salah satu jenis kamar dinaikkan. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, maka kenaikan harga sewa kamar dari jenis Standar yang menghasilkan tingkat  break even terendah yaitu sebesar Rp 107.518.290,24, dan pencapaian laba yang tertinggi yaitu sebesar Rp 1.653.001.600,00 atau sebesar  1,05% dari laba sebelum terjadi perubahan tarif sewa kamar

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *