Analisis Brand Loyalty Terhadap Produk Hygiene

Skripsi Ekonomi~ Analisis Brand Loyalty Terhadap Produk Hygiene Merek Calmic Di Surakarta

Produk Hygiene Analisis Brand Loyalty Terhadap Produk Hygiene Analisis Brand Loyalty Terhadap Produk Hygiene Produk Hygiene

Latar Belakang Skripsi

Merek adalah nama, istilah, tanda, simbol, rancangan, atau kombinasi dari hal-hal tersebut, yang dimaksudkan untuk mengidtesisentifikasi barang atau jasa dari seorang atau sekelompok penjual dan untuk membedakannya dari produk pesaing. (Kotler, 2001: 575) .Tujuan pemberian merek adalah untuk mengidentifikasi produk atau jasa yang dihasilkan sehingga berbeda dari produk atau jasa yang dihasilkan oleh pesaing.

Sebagai suatu ukuran keterkaitan pelanggan kepada sebuah merek. Ukuran ini mampu memberikan gambaran tentang mungkin tidaknya seorang pelanggan beralih ke merek lain yang ditawarkan oleh kompetitor, terutama jika pada merek tersebut didapati adanya perubahan, baik menyangkut harga ataupun atribut lainnya.

Rumusan Masalah

  1. Bagaimana tingkat loyalitas konsumen terhadap produk hygiene merek Calmic di Surakarta?
  2. Apakah tingkatan loyalitas tersebut membentuk piramida yang menunjukkan “brand loyalty  lemah” atau piramida terbalik yang menunjukkan “brand loyalty kuat” ?

Tujuan Penelitian 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat loyalitas konsumen   PT. Calmic Cabang Solo terhadap produk  hygiene merek Calmic. Dan juga untuk mengetahui apakah  brand loyalty terhadap produk  hygiene merek Calmic tersebut menunjukkan loyalitas yang kuat ataukah lemah. Metode penelitian yang digunakan adalah diskriptif dimana merupakan jenis riset yang tujuan utamanya adalah menggambarkan sesuatu.

Kesimpulan

Dari hasil analisa yang diolah, dengan membagikan kuesioner kepada 100 konsumen   PT. Calmic Cabang Solo yang menggunakan produk  hygiene merek Calmic maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

  1. Berdasarkan analisis karakteristik responden, dari 100 responden menyatakan pengguna produk  hygiene merek Calmic lebih banyak perempuan yaitu sebesar 62%, dengan rata-rata berusia 27-32 tahun sebanyak 48%, bekerja di swasta 45%, dan berpenghasilan >Rp 2.000.000,00 sebesar 72%.
  2. Sebanyak 7% dari 100 responden bersifat  switcher (berpindah) melakukan pembelian karena faktor harga.
  3. Pada tingkatan  habitual buyer (pembeli yang bersifat kebiasaan) sebanyak 77% responden menyatakan bahwa mereka terbiasa melakukan pembelian pada produk hygiene merek Calmic.
  4. Pada tingkatan  satisfied buyer (pembeli yang puas dengan biaya peralihan) sebanyak 88% responden menyatakan puas melakukan pembelian pada produk hygiene merek Calmic
  5. Pada tingkatan  likes  the brand (menyukai merek) sebanyak 86% responden menyatakan suka pada produk hygiene merek Calmic
  6.  6.  Pada tingkatan committed buyer (pembeli yang komit) sebanyak 23% responden menyatakan sering dan selalu menyarankan untuk melakukan pembelian produk hygiene merek Calmic.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *