Analisis Brand Liking Dan Brand Loyalty Produk Speedy

Skripsi Ekonomi ~ Analisis Brand Liking Dan Brand Loyalty Produk Speedy Pada PT. Telkom Surakarta

speedy Analisis Brand Liking Dan Brand Loyalty Produk Speedy Analisis Brand Liking Dan Brand Loyalty Produk Speedy speedy

Latar Belakang Skripsi 

Upaya penciptaan kepuasan dan loyalitas konsumen harus selalu diikuti dengan evaluasi terhadap tingkat kepuasan dan loyalitas yang dicapai oleh konsumen. Hal ini sangat diperlukan karena dengan mengetahui tingkat kepuasan atau loyalitas konsumennya, manajemen perusahaan akan dapat menentukan strategi pemasaran yang akan digunakan pada masa yang akan datang dengan baik. Kecenderungan perkembangan persaingan pemasaran di masa mendatang akan menjadi persaingan antar merek, yaitu suatu persaingan untuk memperoleh dominasi merek.

Merek akan menjadi aset perusahaan yang paling bernilai, karena merek lebih dari sekedar sebuah nama atau sebuah logo seperti sebuah hubungan lebih dari sekedar interaksi (James 2003:314). Untuk itu merek perlu dikelola, dikembangkan, diperkuat dan ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat memberikan keuntungan kompetitif yang berkelanjutan. Lebih jauh, sebenarnya merek merupakan nilai tangible dan intangible yang terwakili dalam sebuah  trademark  (merek dagang) yang mampu menciptakan nilai dan pengaruh tersendiri di pasar bila diatur dengan tepat. Bagi perusahaan, salah satu faktor penentu kesuksesan dalam menciptakan kesetiaan merek para pelanggannya adalah kepuasan terhadap kualitas yang diberikan. Dengan demikian, kualitas produk yang baik akan menciptakan, mempertahankan kepuasan serta menjadikan konsumen loyal. Karakteristik konsumen yang loyal salah satunya adalah selalu melakukan pembelian ulang secara terus–menerus.

 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat diketahui masalah penelitiannya adalah bagaimana tingkat loyalitas konsumen terhadap merek speedy pada  PT.Telkom.

Tujuan Penelitian 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengguna merek speedy dan juga untuk mengetahui bentuk piramidtesisa yang dihasilkan dari hasil analisis brand loyalty dan brand liking. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner, observasi, dan studi pustaka. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Telkom Speedy yang menggunakan Speedy. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Convenience Sampling. Pemilihan dengan menggunkan teknik ini dikarenakan jumlah populasi yang belum diketahui serta berdasarkan ketersediaan elemen dan kemudahan untuk mendapatkan responden yang berada pada tempat dan waktu yang tepat dan juga demi murah dan cepat. Dalam penelitian ini variable demografi menggambarkan pengelompokkan responden berdasarkan jenis kelamin, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, jenis pekerjaan.

Kesimpulan

Dalam hal ini mengemukakan kesimpulan mengenai tanggapan konsumen terhadap tingkat loyalitas konsumen speedy pada PT. TELKOM surakarta yang berdasarkan data yang telah diolah pada bab III, serta penulis akan mengemukakan saran-saran pada PT. TELKOM speedy. Kesimpulan dan saran diambil derdasarkan data dan informasi yang diperoleh melalui data kusioner serta tanggapan konsumen sebagai berikut :

  1. Dari tanggapan mengenai variable  demografi  idenditas responden dapat disimpulkan bahwa kebanyakan alasan responden dalam berlengganan adalah karena speedy memberikan fasilitas yang beraneka ragam dan tarif per bulan sesuai kemampuan pengguna. Responden yang menanggapi adalah berjenis kelamin laki-laki 53% memiliki pendidikan terakhir perguruan tinggi 58%, bekerja sebagai Wiraswasta 36%, dan menerima penghasilan lebih dari 2 juta sebesar 32%.
  2. Responden yang menyukai speedy berjumlah  berjumlah 75 responden (75%). Nilai rata-rata responden Telkom speedy pada tingkatan ini  masuk dalam klasifikasi  Likes The Brand tersebut (4,14) masuk dalam kategori baik. Letak nilai rata-rata dapat dilihat dalam gambar skala Likert berikut ini.
  3. Rata-rata responden yang menyukai merek speedy dibandingkan merek lain berjumlah 79 orang (79%). Nilai rata-rata responden yang masuk klasifikasi Likes The Brand tersebut (4,22) termasuk dalam kategori “sangat Baik”.
  4. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa, responden yang memfavoritkan speedy berjumlah 88 orang (88%), dengan begitu dapat disimpulkan speedy difavoritkan oleh responden dan hasil tersebut  masuk dalam kategori “Sangat baik” apabila dilihat menggunakan skala Likert, dan akan sangat berdampak baik untuk kemajuan PT. TELKOM.
  5. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa, responden yang tidak berminat menggunakan speedy berjumlah 3 orang (3%), dengan begitu dapat disimpulkan speedy diminati oleh responden walaupun hasil dalam skala  Likert menunjukan “jelek”, namun dapat dikatakan hasil tersebut sangat baik bagi speedy, karena hanya 3 responden yang menjawab tidak berminat pada speedy.
  6. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa, responden yang sensitive terhadap harga berjumlah 69 orang (69%), dengan begitu dapat disimpulkan harga /tarif per bulan sangat berpengaruh pada penjualan speedy. walaupun hasil  dalam skala  Likert menunjukan “Baik”, namun dapat dikatakan hasil tersebut merupakan hal yang perlu diperhatikan bagi speedy agar tidak kehilangan pelanggan.
  7. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa, responden yang bersedia menggunakan speedy berjumlah 85 orang (85%), dengan begitu dapat disimpulkan banyak responden yang bersedia menggunakan/membeli merek speedy.
  8. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa, responden yang setia menggunakan speedy walaupun ada komentar negatif hanya berjumlah 22 orang (22%),  dengan begitu dapat disimpulkan banyak responden sangat terpengaruh apabila ada komentar negatif tentang speedy, sehingga pihak Telkom harus waspada untuk menjaga nam baik dan menjaga kualitas agar mengurangi berita-berita negatif.

 

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *